Pelatihan Dosen dan Tendik FTI 2026 Batch 2 Dorong Pemanfaatan No-Code AI dan Digital Forensics
- account_circle Asti Septiani
- calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Dorong Kampus Semakin Berkualitas, BPMA UBSI Gelar RTM dan Tindak Lanjut AMI | Doc: Istimewa
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sukabumihitz — Fakultas Teknik dan Informatika (FTI) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menggelar Pelatihan Dosen dan Tendik FTI 2026 Batch 2 secara online pada Jumat, 4 September 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Akselerasi Kurikulum Berbasis No-Code AI dan Penguatan Kompetensi Digital Forensics Menuju Transformasi Kampus Digital Kreatif.”
Dosen Program Studi Sistem Informasi Akuntansi (SIA) Kampus Kota Sukabumi turut mengikuti pelatihan tersebut. FTI UBSI menggelar kegiatan ini untuk meningkatkan kompetensi digital sivitas akademika. Pelatihan juga mengenalkan teknologi yang relevan dengan kebutuhan pendidikan. Peserta mendapatkan materi tentang kecerdasan buatan hingga keamanan dan bukti digital.
Kenalkan No-Code AI untuk Penyusunan RPS
Sesi pertama menghadirkan Rian Septian Anwar, M.Kom. sebagai narasumber. Ia menyampaikan materi “Generator RPS dengan Base44 (No-Code AI)”.
Peserta mempelajari pemanfaatan No-Code AI untuk membantu menyusun Rencana Pembelajaran Semester (RPS). Teknologi tersebut menawarkan cara yang lebih praktis dalam menyiapkan perangkat pembelajaran.
Dosen tetap memiliki peran penting dalam proses tersebut. Peserta dapat menyesuaikan hasil yang dibuat teknologi AI dengan kebutuhan mata kuliah dan karakteristik pembelajaran.
Pemanfaatan teknologi ini juga dapat membantu dosen menghemat waktu. Dengan demikian, dosen dapat lebih fokus pada penyempurnaan materi dan proses pembelajaran.
Pelajari Dasar Digital Forensik dan UU ITE
Sesi berikutnya menghadirkan Ir. Nanda Diaz Arizona, S.Kom., M.M., M.Kom., IPP. Ia membawakan materi “Dasar Digital Forensik & UU ITE: Mengungkap Bukti Digital yang Sah dan Teknis Digital Evidence.”

Pemaparan materi dalam kegiatan RTM dan tindak lanjut AMI UBSI. | Doc: Istimewa
Materi tersebut membahas konsep dasar digital forensics serta aspek hukum dalam UU ITE. Peserta juga mempelajari prinsip pengelolaan digital evidence.
Pengetahuan tentang digital forensik semakin relevan seiring meningkatnya aktivitas berbasis teknologi. Pemahaman tersebut dapat membantu sivitas akademika mengenali aspek keamanan dan legalitas dalam penggunaan bukti digital.
Perkuat Kompetensi Digital Sivitas Akademika
Pelatihan Dosen dan Tendik FTI 2026 Batch 2 memberikan dua sudut pandang teknologi kepada peserta. Materi pertama membahas pemanfaatan AI untuk mendukung pembelajaran. Materi kedua memperkenalkan digital forensik serta aspek hukum teknologi informasi.
Kombinasi materi tersebut memperluas wawasan peserta terhadap perkembangan teknologi digital. Dosen juga dapat mengenali peluang pemanfaatan teknologi untuk mendukung kegiatan akademik.
FTI UBSI berharap pelatihan ini dapat mendorong dosen dan tenaga kependidikan untuk terus mengembangkan kompetensi digital. Kegiatan tersebut juga mendukung upaya UBSI membangun kampus yang kreatif, adaptif, dan siap menghadapi perkembangan teknologi.
Melalui pelatihan yang berkelanjutan, FTI UBSI terus mendorong sivitas akademika untuk mengikuti perubahan teknologi. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat transformasi digital dalam lingkungan pendidikan.
- Penulis: Asti Septiani
- Editor: Rifa Fitriyani
