Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » KPK Bongkar Modus Baru Korupsi Haji 2024, PBNU Tegas Membantah

KPK Bongkar Modus Baru Korupsi Haji 2024, PBNU Tegas Membantah

  • account_circle Rizky Akbar
  • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan modus baru dalam dugaan korupsi haji 2024. Para penyelenggara membuat jadwal cicilan sangat mepet, hanya lima hari sebelum batas akhir pembayaran. Akibatnya, banyak calon jemaah gagal melunasi biaya perjalanan. Kursi kosong itu kemudian mereka jual kepada pihak lain yang ingin berangkat tanpa menunggu antrean panjang.

KPK menjelaskan, trik cicilan mepet memberi peluang keuntungan bagi pihak tertentu. Calon jemaah yang sudah membayar sebagian tidak bisa melanjutkan, sedangkan pembeli baru langsung mengambil alih kursi dengan biaya penuh. Cara ini merugikan jemaah reguler yang sudah menunggu bertahun-tahun untuk berangkat.

Baca juga: Pemkab Sukabumi Copot Kepala DLH Usai Jadi Tersangka Korupsi Truk Sampah, Kerugian Negara Capai Rp 877 Juta

Dugaan Aliran Dana

Melansir dari republika KPK juga menelusuri dugaan aliran dana ke Kementerian Agama dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). KPK menggandeng Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk melacak pergerakan uang dalam kasus ini.

PBNU langsung membantah tuduhan tersebut. Anggota A’wan PBNU, KH Abdul Muhaimin, menegaskan bahwa organisasi tidak pernah menerima dana dari praktik korupsi kuota haji. “Kami sudah mengecek ke bendahara, tidak ada transaksi semacam itu. Kalau ada, itu murni ulah oknum, bukan institusi PBNU,” ujarnya.

Desakan Penetapan Tersangka

Sejumlah pihak meminta KPK segera menetapkan tersangka. Mereka menilai langkah tegas akan mencegah kesan bahwa organisasi besar atau lembaga negara terseret tanpa bukti jelas.

KPK memastikan masih mengumpulkan data tambahan. Lembaga antirasuah itu berjanji mengumumkan nama tersangka setelah memiliki bukti yang kuat.

Kasus ini membuat publik kembali mempertanyakan transparansi penyelenggaraan haji di Indonesia. Dengan antrean yang bisa mencapai puluhan tahun, masyarakat menilai praktik jual-beli kuota dan manipulasi cicilan semakin menyulitkan calon jemaah.

Pengamat kebijakan publik mendorong Kementerian Agama memperbaiki sistem pembayaran dan memperketat pengawasan. Mereka menekankan, keterbukaan informasi menjadi kunci untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan ibadah haji.

Baca juga: Kejari Sukabumi Usut Dugaan Korupsi Rp1,5 Miliar di DLH, Hampir 60 Saksi Diperiksa

  • Penulis: Rizky Akbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • .Feast - Nina

    Lagu “Nina” dari .Feast: Cinta, Harapan, dan Keluarga.

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Lagu “Nina” milik band .Feast mencatatkan pencapaian luar biasa pada awal 2025, dengan lebih dari 100 juta streamer di Spotify. Lagu ini menduduki posisi puncak sebagai lagu terpopuler band yang terbentuk sejak 2013, menjadikannya salah satu karya ikonik mereka. Feast dikenal dengan lagu-lagu yang kritis terhadap isu sosial dan politik, namun kali ini, […]

  • fornas

    Jawa Barat Raih Juara Umum FORNAS VIII 2025, Atlet Bekasi Sumbang 22 Medali

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle Neng Merly
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Kontingen Jawa Barat berhasil mempertahankan gelar juara umum dalam Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII yang diselenggarakan di Nusa Tenggara Barat. Selain itu, atlet dari Kabupaten Bekasi memberikan kontribusi besar dengan menyumbangkan 22 medali dari total 56 atlet yang mereka kirimkan. Baca Juga : Tim Voli Putri U-21 Indonesia Ukir Kemenangan Perdana […]

  • bulutangkis

    Teknik Dasar Bulu Tangkis untuk Pemula yang Wajib Dikuasai

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • account_circle Anisa Azskia
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Bulu tangkis merupakan salah satu olahraga paling digemari di Indonesia, menggabungkan kecepatan, kelincahan, dan strategi permainan. Untuk itu, agar dapat bermain dengan efektif, setiap pemain — terutama pemula perlu menguasai teknik dasar yang menjadi fondasi dalam bertahan maupun menyerang. 1. Pegangan Raket (Grip) Pegangan yang tepat akan mempengaruhi arah, kekuatan, dan kontrol pukulan. […]

  • SD Bina Insani Sambut Guru Korea   

    SD Bina Insani Sambut Guru Korea  

    • calendar_month Selasa, 22 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com, Bogor– Dalam rangka pertukaran guru Indonesia-Korea, SD Bina Insani menyambut hangat guru Korea. Pada Senin, 21 Agustus 2023,  dua guru yang berasal dari Korea Selatan, yakni Ms. Kim Boseon dan Ms. Joo Hyemin disambut oleh keluarga besar SD Bina Insani mulai dari kelas dua sampai enam. Kegiatan yang diadakan di halaman SD Bina Insani […]

  • Hati-Hati Memilih Universitas: Pentingnya Memilih Univ yang Tepat

    Hati-Hati Memilih Universitas: Pentingnya Memilih Univ yang Tepat

    • calendar_month Sabtu, 14 Sep 2024
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Memilih Universitas adalah keputusan yang sangat penting dan berdampak besar pada masa depan seseorang. Keputusan ini tidak hanya menentukan jurusan atau gelar yang akan diperoleh, tetapi juga bagaimana universitas membentuk karakter dan pola pikir mahasiswanya. Oleh karena itu, memilih universitas yang tepat memerlukan pertimbangan yang matang. Universitas yang berkualitas tidak hanya fokus pada […]

  • Jenggala | Dok: Istimewa

    Jenggala – Bagian 4

    • calendar_month Minggu, 30 Okt 2022
    • account_circle gangika
    • 0Komentar

    Aku terus berjalan hingga tiba-tiba seorang pria menghampiriku. “Hai cewe. Boleh kenalan gak?” Dalam hati aku menggerutu. Jika aku ada pada tubuhku, tentu akan aku tendang perutnya. “Jangan ganggu saya. Pergi kau sana.” “Galak amat lo,” balas pria itu. Aku berpikir, apa aku manfaatkan dia saja, ya? Agar dia bisa membantuku. “Kalau kau ingin berkenalan […]

expand_less