Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Kabupaten Sukabumi Menduduki Peringkat ke 2 Tertinggi Kasus Stunting, Dinkes Kabupaten Sukabumi Percepat Penurunan Stunting

Kabupaten Sukabumi Menduduki Peringkat ke 2 Tertinggi Kasus Stunting, Dinkes Kabupaten Sukabumi Percepat Penurunan Stunting

  • account_circle Dilan
  • calendar_month Kamis, 28 Mar 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Di Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Sukabumi menempati peringkat kedua tertinggi dalam kasus Stunting, menunjukkan bahwa prevalensi masalah gizi buruk pada anak masih cukup signifikan.

Berdasarkan catatan resmi pemerintah pusat, angka kejadian Stunting di Kabupaten Sukabumi saat ini mencapai 27,5 persen. Hal tersebuat menjadikan Kabupaten Sukabumi berada pada peringkat kedua setelah Kabupaten Sumedang yang memiliki prevalensi 27,6 persen.

Agus Sanusi selaku Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi mengatakan pihaknya mencatat bahwa angka tersebut menempatkan Kabupaten Sukabumi di posisi kedua tertinggi di Provinsi Jawa Barat.

“Iya, Kabupaten Sukabumi menduduki peringkat ke 2 terbesar di Jawa Barat, dalam angka kasus penyakit stunting itu,” ujar Agus pada Rabu (27/03) mengutip dari radarsukabumi.com.

Oleh karena itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi bersama dengan berbagai pihak atau lembaga terkait lainnya turut serta dalam kegiatan monitoring dan evaluasi untuk mempercepat penurunan kasus stunting. Sesuai dengan arahan dari Kementerian Kesehatan di Gedung Negara Pendopo Sukabumi.

“Kami memiliki target penurunan angka kejadian stunting mejadi 14 persen di tahun 2024 ini, untuk Kabupaten Sukabumi,” ungkap Agus.

Agus mengungkapkan bahwa untuk mencapai target penurunan menjadi 14 persen di Kabupaten Sukabumi, hal tersebut telah disesuaikan dengan target nasional. Untuk itu, ia mengajak semua pihak untuk bekerja sama dalam mempercepat upaya penurunan stunting di wilayah tersebut.

“Iya, ini perlu dorongan dari semua elemen masyarakat, terutama dari dinas-dinas terkait yang ada di Kabupaten Sukabumi. Pak Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi juga sudah menginstruksikan hal itu, agar semua bahu membahu menurunkan stunting,” pungkasnya.

Baca juga: Antisipasi Penyebaran DBD, Pemerintah Desa Gunungguruh Lakukan Fogging dan Edukasi PHBS

  • Penulis: Dilan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Minum Air Putih 8 Gelas : Si Penyelamat Sunyi yang Bisa Bikin Hidupmu Lebih Fokus dan Happy | Sumber : KlikDokter

    8 Gelas Sehari, Bukan Mitos Tapi Rahasia Hidup Anti-Loyo

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Anita Rahmawati
    • 0Komentar

    Sukabumihitz –  Air putih memainkan peran vital dalam menjaga keseimbangan fungsi tubuh. Namun, tidak semua orang memenuhi anjuran minum minimal 8 gelas atau sekitar dua liter air per hari. Kebiasaan ini, jika terus berlanjut, berpotensi menimbulkan berbagai gangguan kesehatan yang kerap tidak disadari. Kekurangan cairan dapat mengganggu fungsi organ-organ penting seperti ginjal, jantung, dan sistem […]

  • Dari kelas ke industri: BSI Dukung Siswa RPL SMK Al Husaeniyah Unjuk Kompetensi di UKK 2025

    Dari kelas ke industri: BSI Dukung Siswa RPL SMK Al Husaeniyah Unjuk Kompetensi di UKK 2025

    • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – SMK Al Husaeniyah kembali menunjukkan keseriusannya dalam mencetak tenaga kerja siap pakai melalui pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) untuk jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL). Diselenggarakan pada Sabtu (19/04), kegiatan ini diikuti oleh 24 siswa kelas XII yang telah menempuh proses pembelajaran intensif selama tiga tahun terakhir. UKK RPL: Ujian Praktik sebagai Penentu Kualitas […]

  • isra mi'raj

    Menggali Hikmah di Balik Peristiwa Isra Mi’raj

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Isra Mi’raj adalah dua perjalanan Rasulullah SAW yang terjadi dalam satu malam. Dalam Isra, Allah SWT memberangkatkan Rasulullah SAW dari Masjidil Haram di Mekah ke Masjidil Aqsa di Yerusalem. Kemudian, dalam Mi’raj, Allah mengangkat Rasulullah SAW dari Masjidil Aqsa ke langit hingga Sidratulmuntaha. Peristiwa ini terjadi pada malam 27 Rajab tahun ke-10 kenabian. […]

  • Sadbor

    Joget Sadbor: Tren Viral dari Sukabumi yang Menghibur dan Mengundang Pro-Kontra

    • calendar_month Rabu, 23 Okt 2024
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Fenomena unik Joget Sadbor dari Kampung Margasari, Desa Bojongkembar, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, baru-baru ini menjadi viral di Tiktok dan menuai beragam tanggapan dari masyarakat luas. Gunadwan, pemilik akun Tiktok @sadbor86, memprakarsai aksi joget ini yang tidak hanya menghibur warganet, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi warga sekitar yang ikut terlibat dalam tren […]

  • Final Classmeeting SMP Prestasi Global Depok Berlangsung Sukses

    Final Classmeeting SMP Prestasi Global Depok Berlangsung Sukses

    • calendar_month Minggu, 15 Okt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com, Depok– Classmeeting merupakan pertemuan antar kelas yang dilaksanakan dalam rangka mengisi waktu setelah ujian. Seperti biasanya, classmeeting sangat dinantikan oleh peserta didik. Bukan tanpa tujuan. Hal itu pun berlaku di SMP Prestasi Global Depok. Sekolah tersebut melaksanakan classmeeting. Pasca pelaksanaan sumatif tengah semester tahun ajaran 2022-2023, SMP Prestasi Global, Depok mengadakan sejumlah perlombaan yang […]

  • Menjaga Jati Diri di Tengah Dinamika Kehidupan Kampus

    Menjaga Jati Diri di Tengah Dinamika Kehidupan Kampus

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Rahma Putri
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Dunia kampus bukan hanya tempat mencari gelar dan prestasi akademik. Bagi mahasiswa Muslim, kampus juga menjadi ruang penting untuk membentuk cara berpikir, sikap hidup, serta karakter keislaman. Di sinilah iman sering diuji, sekaligus dikuatkan. Beragam latar belakang, perbedaan pandangan, dan kebebasan berpikir menuntut mahasiswa Muslim untuk bersikap terbuka, namun tetap berpegang pada prinsip. […]

expand_less