Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Gita Korban Kecelakaan Kereta, Kisah Calon Reporter

Gita Korban Kecelakaan Kereta, Kisah Calon Reporter

  • account_circle Ardila Khaylila
  • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Suasana haru menyelimuti rumah duka almarhumah Gita Septia Wardani pada Kamis (30/4) sore. Rasa kehilangan yang mendalam terasa di tengah keluarga dan kerabat. Rombongan dari Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) yang dipimpin Dwi Astuti turut hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada mahasiswi berprestasi tersebut.

Gita merupakan mahasiswa semester enam Program Studi Ilmu Komunikasi UBSI kampus Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur. Ia memiliki cita-cita besar menjadi reporter. Namun, kecelakaan tragis di lintasan kereta pada Senin (27/4) di Stasiun Bekasi Timur mengakhiri perjalanan hidupnya. Meski peristiwa ini meninggalkan duka, kisah hidup Gita menghadirkan makna yang mendalam.

Baca Juga: Bekasi Timur Tabrakan KA, 15 Tewas dan Puluhan Terluka

Pesan Terakhir yang Mengharukan

Sang ayah masih mengingat jelas momen pukul 10.30 pagi saat ia mengantar Gita berangkat belajar. Ia dikenal mandiri dan bersemangat mengejar cita-citanya sebagai jurnalis. Ia memilih kampus UBSI Pemuda karena akses transportasi yang mudah dengan kereta dan JakLingko.

Pada malam hari sekitar pukul 21.00 WIB, Gita mengirim pesan kepada ayahnya. Ia memberi kabar bahwa keretanya tertahan di Stasiun Bekasi Timur akibat insiden tabrakan. Dalam pesan itu, ia menulis, “Yah, jemputnya santai saja.” Kalimat sederhana tersebut menjadi komunikasi terakhir mereka.

Setelah itu, keluarga mencoba menghubungi Gita, namun tidak mendapat jawaban. Rasa khawatir pun perlahan berubah menjadi firasat buruk.

Pencarian yang Penuh Harapan

Hingga dini hari, Gita belum pulang. Keluarga kemudian mencari ke berbagai lokasi, mulai dari stasiun hingga terminal. Di tengah hujan deras saat subuh, sang ayah mendatangi sejumlah rumah sakit seperti RS Plumbon, Siloam, Mitra Keluarga, hingga RSUD Kota Bekasi, tetapi belum menemukan hasil.

Harapan muncul saat petugas menemukan tas milik Gita di pos informasi. Tas tersebut berisi identitas dan barang pribadinya. Petunjuk ini mengarahkan sang ayah ke RS Polri Kramat Jati. Di tempat itu, ia akhirnya mengenali putrinya melalui ciri-ciri fisik yang sangat ia kenal.

Kenangan dan Penghormatan Terakhir

Di balik tragedi ini, keluarga merasakan ketenangan saat melihat wajahnya yang tampak bersih dan damai. Senyuman tipis di wajahnya menjadi kenangan yang sulit dilupakan.

Baca Juga: Mahasiswi UBSI Meninggal: Insiden Kereta Bekasi Timur Tinggalkan Duka Mendalam

Selama beberapa bulan terakhir, ia juga menunjukkan perubahan positif. Ia semakin rajin beribadah, sering berpuasa, dan lebih mendekatkan diri kepada Tuhan. Di kampus, teman-temannya mengenalnya sebagai sosok ramah dan ceria.

Sebagai bentuk penghormatan, pihak UBSI mengembalikan seluruh biaya kuliah yang telah keluarga bayarkan sejak semester awal hingga semester enam.

“Kami ingin meringankan beban keluarga. Semua berkas kami bantu urus agar pihak keluarga tidak perlu lagi repot datang ke kampus,” ujar Dwi Astuti.

Meski Gita belum sempat meraih mimpinya menjadi reporter profesional, kisah hidupnya tetap menghadirkan pelajaran tentang ketulusan, perjuangan, dan bakti kepada orang tua.

  • Penulis: Ardila Khaylila

Rekomendasi Untuk Anda

  • Smartwatch Anak: Solusi atau Kekhawatiran bagi Orang Tua?

    Smartwatch Anak: Solusi atau Kekhawatiran bagi Orang Tua?

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Rahma Putri
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Perkembangan teknologi kini tidak hanya menyasar orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Salah satu perangkat yang semakin populer adalah smartwatch anak. Jam tangan pintar ini menawarkan berbagai fitur menarik, mulai dari pelacakan lokasi, panggilan darurat, hingga pengingat aktivitas harian. Namun, apakah smartwatch anak benar-benar solusi bagi orang tua atau justru menimbulkan kekhawatiran baru? Fitur […]

  • Telaga Warna : Mutiara Indah Dibalik Indahnya Berbagai Warna Di Telaga

    Telaga Warna : Mutiara Indah Dibalik Indahnya Berbagai Warna Di Telaga

    • calendar_month Sabtu, 20 Jan 2024
    • account_circle Sisil
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Tidak terlalu jauh dari Sukabumi  terdapat sebuah telaga yang airnya bisa berubah rubah warna. Nama telaga ini adalah Telaga warna. Warna dari air telaga ini bisa berubah karena pantulan dari cahaya matahari, sehingga menimbulkan warna gradasi bervariasi. Terletak di antara Kabupaten Bogor dan Kabupaten Cianjur, telaga warna berada pada ketinggian 1.400 MDPL. Berbagai […]

  • Getaran Gempa 4,5 Magnitudo Terasa di Sukabumi Selatan

    Getaran Gempa 4,5 Magnitudo Terasa di Sukabumi Selatan

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Ardila Khaylila
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Gempa bumi berkekuatan 4,5 Magnitudo mengguncang wilayah selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Minggu malam, 17 Mei 2026 sekitar pukul 22.15 WIB. Sejumlah warga di beberapa wilayah Sukabumi dan sekitarnya merasakan getaran gempa. Namun, hingga saat ini belum muncul laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat peristiwa tersebut. Berdasarkan informasi resmi Badan […]

  • Wednesday Season 2

    Wednesday Kembali! Siap Pecahkan Misteri Baru Bersama Keluarga Addams

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle LIL
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Pernahkah kamu bertanya-tanya bagaimana seorang Wednesday Addams menghadapi ketenaran yang dibencinya? Wednesday Season 2, Part 1 (2025), serial Netflix karya sutradara Tim Burton, membawa Jenna Ortega kembali sebagai remaja gothic yang dingin, sarkastik, dan tak kenal takut. Dengan misteri baru, keluarga Addams yang lebih menonjol, dan humor kelam yang khas, musim ini menawarkan […]

  • Kuku Sebagai Cermin Kesehatan Tubuh | Sumber: Viva

    5 Tanda Gangguan Kesehatan yang Bisa Terlihat dari Kuku

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Anita Rahmawati
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Kuku sering kali dianggap hanya sebagai bagian kecil dari tubuh yang berfungsi melindungi ujung jari atau sebagai elemen estetika. Padahal, kuku menyimpan banyak informasi penting mengenai kondisi kesehatan tubuh kita. Perubahan warna, bentuk, maupun tekstur kuku bisa menjadi sinyal awal adanya gangguan kesehatan. Dengan memperhatikan kuku, kita sebenarnya sedang membaca “kode” tubuh yang […]

  • Ojek Online

    Tragedi Dini Hari di Sukabumi: Driver Ojek Online Jadi Korban Pembacokan Geng Motor Misterius

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Shinta Septi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Suasana senyap di Jalan RA Kosasih, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, mendadak pecah oleh aksi kekerasan brutal pada Sabtu (10/01) dini hari. Seorang pengemudi ojek online (ojol) berinisial AN (28) menjadi korban penyerangan sekelompok geng motor saat dirinya tengah berjuang mencari nafkah. Peristiwa mencekam ini terjadi sekitar pukul 02.30 WIB di depan sebuah toko ponsel […]

expand_less