Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Dari Nongkrong Jadi Berbagi: Perjalanan Komunitas Happy to Share di Jalanan Jakarta

Dari Nongkrong Jadi Berbagi: Perjalanan Komunitas Happy to Share di Jalanan Jakarta

  • account_circle Dilan
  • calendar_month Rabu, 27 Sep 2023
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz.com – Di tengah kepadatan kota Jakarta, ada sekelompok anak muda yang memiliki jiwa sosial yang tinggi. Mereka merangkul ide untuk membentuk “Happy to Share,” sebuah komunitas yang lahir dari momen santai bersama teman-teman. Saat itulah mereka menyadari bahwa hanya ngobrol dan bermain uno tidak memberikan dampak yang berarti.

Dari situlah muncul tekad mereka untuk beraksi positif. Happy to Share hadir dengan satu tujuan mulia yaitu berbagi kebahagiaan kepada mereka yang membutuhkan. Mereka mengerti bahwa kebahagiaan sejati terletak dalam tindakan sederhana yang membawa dampak besar.

Kegiatan utama yang menjadi fokus komunitas ini adalah memberikan nasi bungkus kepada individu yang kurang beruntung yang berada di jalanan Jakarta. Biasanya, mereka melaksanakan kegiatan ini satu kali dalam sebulan di minggu kedua pada akhir pekan. Anggota Happy to Share dengan ikhlas menjelajahi kota untuk menemukan mereka yang memerlukan bantuan.

“Kami mengumpulkan donasi dari teman-teman kami untuk dibagikan kepada mereka yang membutuhkan di jalanan Jakarta. Donasi yang terkumpul kita belikan nasi kotak, lalu kita bagikan,” kata Wahyutama Prawirahidayat, salah satu anggota komunitas kepada media, Rabu (27/9).

Dengan semangat sukarela ini, mereka berhasil menciptakan kesempatan berharga untuk memberikan dukungan kepada mereka yang berada dalam situasi kurang beruntung.

Sementara itu, Rangga Pebrianto, anggota lainnya menambahkan, “Awalnya kami hanya nongkrong-nongkrong aja di akhir pekan, ngopi-ngopi gitu. Namun, seiring berjalannya waktu, kami menyadari bahwa nongkrong saja tidak menghasilkan apa-apa. Kami berunding dan memutuskan untuk melakukan kegiatan berbagi ini,” jelasnya.

Happy To Share

Komunitas ini memilih nama “Happy to Share” karena ingin mengekspresikan niat mereka untuk menyebarkan kebahagiaan kepada individu yang mereka bantu.

Qudsiah N Azizah, salah satu anggota menceritakan kenapa nama tersebut dipilih. “Kita semua harus bahagia, meskipun kehidupan kita sulit. Kami berkumpul bersama untuk saling menguatkan dan memberi harapan tentang masa depan,” ceritanya.

“Kami mulai berkeliling dari Senen, Jakarta Pusat sebagai titik startnya. Kemudian lanjut berkeliling mengikuti arah dari hati kami sebagai petunjuk arahnya,” ujarnya.

Komunitas Happy To Share saat membagikan nasi bungkus kepada orang yang kurang beruntung di jalanan jakarta

Jika donasi yang terkumpul banyak, Qudsiah dengan tegas menyatakan bahwa mereka tidak hanya akan membagikan nasi bungkus. Mereka juga akan menyumbangkan bantuan dalam bentuk uang tunai.

Qudsiah berharap bahwa dirinya dan teman-temannya dapat menjadi sumber harapan bagi individu yang kurang beruntung. Selain itu, ia juga mengajak generasi muda untuk bersedia memberikan bantuan kepada sesama dalam lingkungan mereka masing-masing.

“Sekarang dan di masa depan, kami berharap akan ada lebih banyak masyarakat yang bersatu saling membahu untuk membantu sesama di lingkungan terdekat mereka. Melalui Happy to Share, kami tidak hanya ingin melakukan kebaikan, namun juga ingin menginspirasi orang lain untuk berbuat baik,” ujar Qudsiah.

Komunitas Happy to Share juga memiliki akun media sosial untuk menginformasikan kegiatan-kegiatan mereka, meskipun para anggotanya mengakui merasa kurang nyaman ketika harus mempublikasikan saat mereka membagikan makanan. Namun, mereka memiliki niat untuk menginspirasi lebih banyak orang dengan tindakan baik mereka.

Bagi generasi milenial yang ingin memberikan donasi atau menjadi bagian dari komunitas Happy to Share, dapat menghubungi mereka melalui akun Instagram @happyto.share.

Melalui keberanian dan semangat sukarela, komunitas yang terdiri dari tujuh orang yaitu Wahyutama Prawirahidayat, Rangga Pebrianto, Qudsiah N Azizah, Fani Nurona Cahya, Riki Supriyadi, Muhammad Rifqi Firdaus dan M Fahmi Julianto. Mereka telah menjadi bukti nyata tentang bagaimana tindakan baik bisa menyebar dan membawa kebahagiaan kepada orang lain dalam setiap aspek kehidupan sehari-hari.

Baca Juga : Langkah Nyata Menuju Perubahan: Peran Generasi Milenial Dalam Inisiatif Darsawira Group

 

PMB Universitas BSI

  • Penulis: Dilan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT GSI Sukabumi

    Demo Ricuh di PT GSI Sukabumi: Buruh Desak Hentikan Pungli dan Audit CSR

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Ratusan buruh dan warga yang tergabung dalam Forum Sukabumi Bergerak (FSB) turun ke jalan pada Kamis, (8/5/2025). Mereka menggelar aksi protes di depan PT Glostar Indonesia (GSI) Sukalarang, Kabupaten Sukabumi. Aksi ini menyoroti dugaan pungutan liar (pungli) dalam rekrutmen tenaga kerja dan menuntut audit terhadap program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan. FSB Tuntut […]

  • Man 1

    MAN 1 Sukabumi Pertahankan Tahta Juara di BSI FLASH 2025

    • calendar_month Jumat, 29 Nov 2024
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – MAN 1 Sukabumi kembali menunjukkan dominasinya di ajang Volleyball Competition BSI FLASH 2025 Kota Bogor Raya. Dalam laga final yang berlangsung di Sport Center Universitas BSI Kampus Cilebut pada 18-19 November 2024, mereka sukses menundukkan SMAN 4 Cibinong untuk mempertahankan gelar juara. Pelatih tim MAN 1 Sukabumi, Yopi Hermawan, mengaku sangat bangga dengan […]

  • Mengapa Anak Muda Mudah Terkena Penyakit Asam Lambung?

    Mengapa Anak Muda Mudah Terkena Penyakit Asam Lambung?

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Belakangan ini aku sering mendengar keluhan teman-teman sebaya tentang perut yang tiba-tiba perih, dada panas, atau rasa mual yang datang tanpa permisi. Yang mengejutkan, keluhan ini sudah tidak lagi terbatas pada orang dewasa. Justru semakin banyak anak muda—termasuk mahasiswa kampus Sukabumi—yang mulai akrab dengan penyakit asam lambung. Aku sendiri pernah mengalaminya, dan dari […]

  • Jay Idzes resmi masuk club Sassuolo

    Jay Idzes Merapat ke Sassuolo: Bek Timnas Indonesia Kini Berseragam Neroverdi

    • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihtz – Bek dan kapten Tim Nasional Indonesia, Jay Noah Idzes, secara resmi menjadi pemain baru US Sassuolo Calcio untuk musim Serie A 2025–2026. Transfer permanen dari Venezia ini mencetak rekor sebagai pembelian termahal dalam sejarah Sassuolo. Memecahkan rekor sebelumnya nilai transfernya mencapai €8 juta, atau sekitar Rp152 miliar, belum termasuk bonus yang dapat menambah […]

  • Menemukan Jalan Hidup di Tengah Persimpangan Karier | Sumber: REFO Indonesia

    Bingung Soal Karier? Saatnya Temukan Arah Masa Depanmu

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Anita Rahmawati
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Masa depan dan karier sering kali menjadi topik yang menimbulkan kebingungan di kalangan remaja dan mahasiswa. Banyak yang merasa tertekan karena ditanya, “Nanti mau jadi apa?” padahal mereka sendiri masih dalam tahap mencari jati diri. Di era modern, jalan menuju karier tidak lagi sesederhana lulus sekolah, kuliah, lalu bekerja. Dunia kerja terus berubah, […]

  • Edufair SMAN 1 Nagrak

    Hadirkan Puluhan Kampus! Edufair SMAN 1 Nagrak 2026 Bekali Siswa Hadapi Masa Depan Pendidikan

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Shinta Septi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – SMAN 1 Nagrak sukses menggelar kegiatan Edufair pada (22/01), sebagai upaya membekali siswa kelas XII dalam mempersiapkan masa depan pendidikan dan karier. Kegiatan ini menghadirkan puluhan perguruan tinggi negeri dan swasta guna memberikan informasi langsung terkait dunia perkuliahan, jurusan, hingga peluang beasiswa. Edufair 2026 menghadirkan 17 perguruan tinggi swasta (PTS) dan 15 perguruan tinggi […]

expand_less