Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Banjir Rob Mengakibatkan Puluhan Warung di Pesisir Pantai Citepus Mengalami Kerusakan

Banjir Rob Mengakibatkan Puluhan Warung di Pesisir Pantai Citepus Mengalami Kerusakan

  • account_circle Dilan
  • calendar_month Kamis, 14 Mar 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Banjir rob dengan gelombang tinggi menerjang pesisir pantai Citepus, kabupaten Sukabumi, sehingga menyebabkan kerusakan pada warung dan tempat warga. Akibatnya, puluhan warga Kampung Pantai Wisata, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi mengungsi.

Asep Saepulloh, Kepala Diklat Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Jabar dan juga pemilik warung wisata mengatakan sebanyak 150 warung dan rumah warga mengalami kerusakan parah. terutama yang berada tepat di sekitar pantai. Menurut keterangan warga, gelombang laut mulai menghantam pada hari Senin (11/3) dan terus meningkat hingga saat ini.

“Kejadian banjir rob sudah terjadi di dua hari ini, awal di hari Senin, sekitar pukul 20.30 WIB malam kemarin dan ini sudah hari kedua, kerusakan di area kami di RW 3 hampir semua warung dan lesehan hilang, dan rusak berat di RW 3 sekitar 150 warung,” ujar Asep mengutip dari detik.com, Rabu (13/3).

Dari total 150 warung tersebut, hampir setengah dari para penghuninya memutuskan untuk mengungsi terutama anak-anak dan lansia.

“Hampir seluruhnya mengungsi, terutama mereka yang lanjut usia dan anak kecil kemudian yang sakit. Yang bertahan itu yang dewasa masih muda, mereka mengantisipasi yang iseng ada yang ambil barang. Jadi masyarakat hanya membawa barang berharga yang kecil saja. Jadi masih banyak barang berharga di warung,” tuturnya.

Baca juga: Nelayan Sukabumi Terancam, Kerugian Mencapai Miliaran Rupiah Akibat Banjir Rob

Asep juga menjelaskan bahwa kondisi seperti ini terjadi setiap tahunnya, meskipun kejadian serupa dengan dampak yang sama terjadi pada tahun 2017 yang lalu.

“Kejadian seperti ini tahunan, namun ini hampir sama dengan yang 2017 sama kerusakannya seperti ini. Dampak dan kejadian sama setiap saya dokumentasikan,” jelasnya.

Ia berharap bantuan datang untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. Salah satunya membangun joging trek yang juga berfungsi untuk penahan ombak. Ia juga menunjukkan bangunan yang hancur, beberapa dindingnya hilang terseret ombak, sementara yang lain retak-retak dan berlubang. Beberapa bahkan jebol, memperlihatkan pemandangan laut.

“Harapan kami terutama benar-benar perlu perhatian, kami bukan pendatang ada dari RT 1, RT 2 di RW 3 ini sudah hunian sekaligus warung. Kami berharap pemerintah turun tangan, terutama untuk pengamanan salah satunya membuatkan joging trek sekaligus penahan ombak. Seperti yang sudah dibangun di Pantai Istana Presiden (IP) sampai ke kantor desa, ini meminimalisir dampak ombak atau banjir rob,” tutur Asep.

Asep juga berharap ada mobilisasi kendaraan untuk membantu evakuasi barang-barang warga. Namun sampai saat ini bantuan belum juga tiba.

“Untuk bantuan sampai saat ini belum ada, padahal kami berharap ada mobilisasi kendaraan karena banyak barang warga yang belum dievakuasi. Kemarin kami patungan dengan warga dan relawan untuk kendaraan,” ungkapnya.

Baca juga: Seleksi Paskibraka Kota Sukabumi 2024, Membangun Semangat Kebangsaan dan Kekompakan Generasi Muda

  • Penulis: Dilan

Rekomendasi Untuk Anda

  • FeWCeFootball console

    Timnas Indonesia Juara Dunia eFootball 2024

    • calendar_month Sabtu, 14 Des 2024
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Tim Nasional (Timnas) eFootball Indonesia mencetak sejarah dengan meraih gelar juara dunia di ajang Piala Dunia eFootball 2024. Dalam final yang berlangsung sengit di Riyadh, Kamis (12/12/2024) malam WIB, Indonesia mengalahkan Brasil dengan skor tipis 2-1. Kemenangan ini menjadi tonggak penting dalam sejarah eSports Indonesia. Trio andalan Timnas Indonesia, Elga Cahya, Rizky Faidan, […]

  • Similarity Turnitin Rendah Belum Tentu Aman, Simak Penjelasannya | Sumber: Pinterest

    Similarity Turnitin Rendah Belum Tentu Aman, Simak Penjelasannya

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle Rifa Fitriyani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Di dunia akademik, banyak mahasiswa masih beranggapan bahwa angka similarity yang tinggi pada Turnitin selalu menunjukkan plagiarisme. Sebaliknya, sebagian orang menganggap similarity yang rendah berarti karya ilmiah sudah aman dan bebas dari pelanggaran akademik. Padahal, pemahaman tersebut tidak sepenuhnya tepat. Turnitin berfungsi sebagai alat untuk membandingkan kemiripan teks dengan berbagai sumber yang tersimpan […]

  • Mahasiswa Universitas Nusa Mandiri Rintis Startup Ngrekso Digital sebagai Digital Agency Masa Kini

    Mahasiswa Universitas Nusa Mandiri Rintis Startup Ngrekso Digital sebagai Digital Agency Masa Kini

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Jakarta, Mahasiswa Universitas Nusa Mandiri (UNM) kembali menunjukkan prestasinya di dunia startup. Ahmad Faqih, mahasiswa dari Program Studi Sistem Informasi UNM, sukses mendirikan Ngrekso Digital (ngreksodigital.com), sebuah digital agency yang menawarkan berbagai layanan guna membantu bisnis berkembang di era digital. Ngrekso Digital adalah solusi bagi pelaku usaha yang ingin memperkuat kehadiran mereka di dunia […]

  • voli

    SEA V.League Putri 2025: Timnas Voli Putri Indonesia Kalah 1–3 dari Filipina di Leg Pertama

    • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
    • account_circle Neng Merly
    • 0Komentar

    Sukabumihitz –  Timnas voli putri Indonesia menutup leg pertama SEA V.League 2025 tanpa satu pun kemenangan setelah tumbang 1–3 (20–25, 20–25, 25–16, 13–25) dari Filipina di Terminal 21 Korat, Thailand. Hasil ini menempatkan Indonesia di posisi terbawah klasemen. Baca Juga : Vietnam Kalahkan Indonesia 3-0 di Pembuka SEA V League Putri 2025 Pertandingan yang Menyisakan Penyesalan […]

  • Kasus Pembunuhan di Cikahuripan Sukabumi, Sengketa Tanah Berujung Maut

    Kasus Pembunuhan di Cikahuripan Sukabumi, Sengketa Tanah Berujung Maut

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Kasus pembunuhan yang terjadi di Kampung Sayangkaak, RT 04/01, Desa Cikahuripan, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (22/2/2025), akhirnya mulai terungkap. Peristiwa tragis ini terjadi antara kakak beradik yang berselisih karena masalah tanah. Korban, berinisial H (55), yang berdomisili di Gang Moci Kaswari, Bhayangkara, Kota Sukabumi, meninggal di tangan adiknya, F (sebelumnya disebut […]

  • Waspadai Hepatitis Penyakit Hati yang Bisa Berujung Komplikasi Berat

    Waspadai Hepatitis Penyakit Hati yang Bisa Berujung Komplikasi Berat

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Lusi Mardiana
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Hepatitis adalah peradangan pada hati (liver), organ penting yang membantu dalam proses metabolisme, penyaringan racun, dan produksi empedu. Penyakit ini bisa terjadi secara mendadak (akut) atau berlangsung lama (kronis), tergantung jenis dan penyebabnya. Penyebab Hepatitis Hepatitis bisa muncul karena berbagai faktor, antara lain: Virus, seperti hepatitis A, B, C, D, dan E. Konsumsi […]

expand_less