Bangun Komunitas Desa Tangguh Lawan Penipuan
- account_circle Rahma Sri Melati Putri
- calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Tim BSI Explore Desa Cikangkung berfoto bersama Kepala Desa, perwakilan BPD, LPM, dan peserta usai sosialisasi keamanan data pribadi di Aula Kantor Desa Cikangkung | Doc: Istimewa
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sukabumihitz.com, Cikangkung – Upaya bangun komunitas desa yang tangguh menghadapi penipuan digital menjadi perhatian Tim BSI Explore Desa Cikangkung. Melalui sosialisasi bertema “Data Adalah Harta: Komunitas Desa Tangguh Lawan Penipuan”, mahasiswa mengajak masyarakat untuk lebih waspada dalam menjaga informasi pribadi dari berbagai bentuk penipuan digital.
Sosialisasi berlangsung pada Jumat (21/8), pukul 13.30–15.00 WIB di Aula Kantor Desa Cikangkung, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi. Kegiatan menghadirkan Amanda Shofia Afifa sebagai narasumber dan Fauziah Fitriani sebagai moderator.
Bangun Komunitas Desa Melalui Edukasi Keamanan Data
Kegiatan tersebut melibatkan perwakilan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Cikangkung. Peserta kemudian dapat meneruskan pengetahuan mengenai keamanan data kepada keluarga dan masyarakat di lingkungan masing-masing.
Dalam sosialisasi ini, Tim BSI Explore membahas pentingnya menjaga data pribadi dalam kehidupan sehari-hari. Perkembangan teknologi memang memberikan berbagai kemudahan. Namun, kondisi tersebut juga dapat membuka peluang bagi pihak yang tidak bertanggung jawab untuk menyalahgunakan informasi pribadi.

Narasumber Amanda Shofia Afifa saat memaparkan materi mengenai pentingnya menjaga kerahasiaan data pribadi di hadapan para peserta | Doc: Istimewa
Amanda Shofia Afifa menjelaskan nilai penting data pribadi dalam kehidupan digital. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap sepele informasi yang mereka bagikan kepada orang lain.
“Jangan terburu-buru memberikan data hanya karena ada yang menghubungi atau meminta. Kita harus memastikan dulu sumbernya, karena satu informasi yang kita berikan bisa saja dimanfaatkan untuk melakukan penipuan,” tegas Amanda.
Kenali Data Pribadi dan Modus Penipuan
Materi sosialisasi juga mengenalkan berbagai informasi yang perlu masyarakat lindungi. Nomor telepon, alamat, identitas kependudukan, informasi rekening, kata sandi, hingga kode OTP termasuk data yang perlu dijaga kerahasiaannya.
Karena itu, masyarakat perlu memahami perbedaan antara informasi yang aman untuk dibagikan dan data yang harus dirahasiakan. Peserta juga mendapat pemahaman agar lebih waspada ketika menerima pesan, tautan, telepon, atau permintaan informasi dari pihak yang mengatasnamakan lembaga tertentu.
Melalui tema “Data Adalah Harta”, Tim BSI Explore menekankan bahwa data pribadi memiliki nilai penting. Masyarakat perlu memeriksa kebenaran informasi sebelum memberikan data atau mengikuti instruksi dari orang lain.
Selain itu, edukasi ini mendorong peserta untuk mengenali berbagai modus penipuan digital. Kebiasaan sederhana seperti memeriksa identitas pengirim dan tidak membuka tautan mencurigakan dapat membantu mengurangi risiko menjadi korban.
Kepala Desa Cikangkung Apresiasi Edukasi Keamanan Data

Momen Kepala Desa Cikangkung, Sapudin, memberikan apresiasi secara langsung kepada perwakilan Tim BSI Explore Desa Cikangkung | Doc: Istimewa
Kepala Desa Cikangkung, Sapudin, menyambut baik kegiatan sosialisasi tersebut. Menurutnya, edukasi mengenai keamanan data semakin penting karena masih banyak warga yang belum memahami risiko membagikan data pribadi kepada pihak lain.
“Kami menyambut baik kegiatan ini karena memang masih banyak warga yang belum sadar akan pentingnya menjaga data diri. Edukasi seperti ini sangat membantu agar masyarakat lebih berhati-hati ketika memberikan informasi pribadi,” ujar Sapudin.
Ia berharap peserta dapat meneruskan pengetahuan yang mereka peroleh kepada keluarga dan masyarakat di lingkungan masing-masing.
“Harapannya, setelah mengikuti kegiatan ini, peserta bisa menyampaikan kembali kepada masyarakat. Dengan begitu, semakin banyak warga yang memahami cara menjaga data pribadi dan tidak mudah menjadi korban penipuan,” tambahnya.
Bangun Komunitas Tangguh di Era Digital
Pelaksanaan sosialisasi menjadi salah satu bentuk kepedulian Tim BSI Explore Desa Cikangkung terhadap persoalan yang dekat dengan kehidupan masyarakat di era digital. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya menjalankan program pendidikan dan pemberdayaan, tetapi juga memberikan pengetahuan yang dapat masyarakat terapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Tim BSI Explore juga mengajak peserta membangun kebiasaan sederhana untuk menjaga keamanan data. Beberapa di antaranya yaitu tidak memberikan kode OTP kepada orang lain, menggunakan kata sandi yang kuat, berhati-hati saat membuka tautan, serta memeriksa identitas pihak yang meminta informasi pribadi.
Dengan edukasi tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga data pribadi. Keamanan data bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun komunitas desa yang aman dan tangguh dalam menghadapi penipuan digital.
- Penulis: Rahma Sri Melati Putri
- Editor: Siti Hasna Wulandari
