Pantai Citepus Jadi Lokasi Pencarian Pelajar Terseret Ombak hingga Ditemukan Meninggal
- account_circle Rayna Afraunisa
- calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Pencarian Pelajar Hilang Terseret Ombak di Pantai Citepus Sukabumi Berakhir Ditemukan Meninggal | Sumber: visi.news
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sukabumihitz.com, Sukabumi – Tim SAR gabungan menemukan pelajar berinisial DKI (17) yang sebelumnya hilang di Pantai Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Petugas menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (7/10) sore.
DKI merupakan wisatawan asal Nagrak, Kabupaten Sukabumi. Sebelumnya, korban terseret gelombang tinggi saat berenang di kawasan pesisir pantai selatan.
Tim SAR Sisir Pantai Citepus
Tim SAR gabungan langsung melakukan pencarian setelah menerima laporan kejadian. Personel Basarnas, Satpolairud, Balawista, dan potensi SAR lokal ikut dalam operasi tersebut.
Petugas membagi pencarian menjadi dua jalur. Tim pertama menyisir garis pantai melalui jalur darat. Sementara itu, tim lainnya menggunakan perahu untuk mencari korban di perairan.
Upaya pencarian berlangsung secara intensif hingga akhirnya tim gabungan menemukan korban. Petugas menemukan DKI tidak jauh dari titik awal lokasi kejadian.
“Korban akhirnya ditemukan pada Rabu (7/10) sekitar pukul 07.05 WIB, bermula dari informasi seorang nelayan yang melihat korban mengapung di sekitar perairan PLTU Tengah. Tim SAR Gabungan langsung menuju lokasi dan berhasil mengevakuasi korban sekitar pukul 07.50 WIB pada radius 2,6 NM (Nautical Miles) dari lokasi kejadian,” kata Suryo dalam keterangan tertulisnya yang dikutip Kompas.com pada Rabu (7/10/2026) sore.
Petugas kemudian mengevakuasi korban dari perairan. Tim membawa korban ke RSUD Palabuhanratu untuk penanganan medis lebih lanjut sebelum menyerahkannya kepada pihak keluarga.
Proses pencarian dilakukan dengan menyisir area sekitar lokasi kejadian. Tim SAR juga mengerahkan personel dari beberapa unsur untuk membantu pencarian korban. Pembagian jalur pencarian membantu petugas memeriksa area darat dan perairan secara bersamaan.
Penemuan korban mengakhiri pencarian yang dilakukan tim gabungan sejak laporan kejadian diterima. Petugas kemudian melanjutkan proses evakuasi hingga korban tiba di RSUD Palabuhanratu.
Waspada Gelombang Tinggi di Pantai Selatan Sukabumi
Peristiwa tersebut kembali mengingatkan wisatawan untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pantai selatan Sukabumi.
Pihak kepolisian dan petugas penjaga pantai mengimbau pengunjung untuk memperhatikan kondisi cuaca serta gelombang laut. Wisatawan juga perlu mematuhi rambu-rambu dan larangan berenang di area yang berbahaya.
Kondisi gelombang di perairan Palabuhanratu dapat berubah. Karena itu, pengunjung perlu mengutamakan keselamatan selama berada di kawasan pantai.
Wisatawan juga perlu memperhatikan arahan petugas ketika berada di kawasan pantai. Aktivitas berenang sebaiknya dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi perairan dan aturan keselamatan yang berlaku di lokasi wisata. Keselamatan tetap menjadi hal utama bagi setiap pengunjung pantai.
- Penulis: Rayna Afraunisa
- Editor: Siti Hasna Wulandari
