IEEE YESIST12 2026 Hadirkan Cyber University sebagai Co-Host Ajang Inovasi Global
- account_circle Hasna Wulandari
- calendar_month 56 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Cyber University Jadi Co-Host Ajang Inovasi Global IEEE YESIST12 2026 | Doc: Istimewa
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sukabumihitz.com, Bekasi – Universitas Siber Indonesia (Cyber University) menjadi co-host dalam ajang internasional IEEE YESIST12 2026. Grand Finale ajang tersebut mempertemukan inovator muda, akademisi, dan praktisi teknologi dari berbagai negara.
Kegiatan IEEE YESIST12 2026 berlangsung di BSI Convention Center, Jakarta, pada 2 hingga 3 Oktober 2026. Ajang ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk memperkenalkan ide dan inovasi berbasis teknologi.
IEEE YESIST12 2026 Jadi Ajang Kolaborasi Kampus
Cyber University berkolaborasi dengan sejumlah perguruan tinggi dalam kegiatan tersebut. Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) dan Universitas Nusa Mandiri (UNM) juga berkolaborasi dalam kegiatan ini.
Kolaborasi tersebut memperlihatkan peran perguruan tinggi dalam mendukung inovasi teknologi. Kegiatan ini juga membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk berinteraksi dengan peserta dari berbagai latar belakang.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan plakat penghargaan kepada pihak mitra atas dukungan mereka. Ketua Program Studi (Prodi) Teknologi Informasi Cyber University, Dicky Hariyanto, menerima langsung plakat penghargaan di panggung utama.
Menurut Dicky, keikutsertaan Cyber University dalam ajang tersebut menjadi sebuah kehormatan bagi kampus. Ia juga melihat kegiatan ini sebagai langkah strategis bagi kampus.
“Ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan jembatan bagi generasi muda dan mahasiswa kami untuk berinteraksi langsung dengan ekosistem inovasi global,” kata Dicky.
Dorong Ide Inovasi Berbasis Digital
Melalui keikutsertaan dalam IEEE YESIST12 2026, Cyber University turut mendorong mahasiswa dan generasi muda untuk mengembangkan gagasan berbasis teknologi. Kolaborasi antarkampus juga dapat memperluas kesempatan untuk bertukar pengetahuan dan pengalaman.
Dicky berharap sinergi tersebut dapat melahirkan berbagai ide solutif berbasis digital. Ia menilai ide-ide tersebut dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini memberikan ruang bagi peserta untuk mengenal perkembangan teknologi dan inovasi dari berbagai negara. Pengalaman tersebut membantu generasi muda menghadapi perkembangan industri digital.
Kegiatan seperti IEEE YESIST12 2026 juga dapat mempertemukan peserta dengan berbagai perspektif baru. Pertukaran gagasan tersebut dapat menjadi bagian dari proses pengembangan inovasi di lingkungan akademik.
Keterlibatan perguruan tinggi dalam kegiatan teknologi internasional turut membuka ruang bagi mahasiswa untuk mengenal perkembangan inovasi secara lebih luas. Pengalaman tersebut dapat membantu mereka memahami kebutuhan industri digital yang terus berkembang.
“Cyber University berkomitmen untuk terus mendorong civitas akademikanya agar semakin adaptif dan berdaya saing di tengah pesatnya kemajuan teknologi global,” tutupnya.
- Penulis: Hasna Wulandari
