Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Garuda Juara! Begini Jalan Pertandingan Indonesia vs Thailand di Final

Garuda Juara! Begini Jalan Pertandingan Indonesia vs Thailand di Final

  • account_circle Rizky Akbar
  • calendar_month 0 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz.com – Timnas Indonesia berhasil menorehkan sejarah dengan menjadi juara perdana FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand melalui drama adu penalti. Bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026), Indonesia menang 4-2 dalam adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 2-2 selama 120 menit.

Pertandingan Indonesia vs Thailand berlangsung sengit sejak awal. Skuad Garuda lebih berani menguasai bola dan membangun serangan, sedangkan Thailand memilih bermain lebih dalam sambil mengandalkan serangan balik.

Babak Pertama Indonesia vs Thailand

Indonesia langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal. Calvin Verdonk dan Mitchell Baker sempat mendapatkan peluang, tetapi belum mampu mengarahkan bola tepat ke sasaran.

Thailand juga beberapa kali mencoba keluar dari tekanan melalui transisi cepat. Namun, lini belakang Indonesia mampu meredam serangan yang dibangun Chanathip Songkrasin dan kawan-kawan.

Hingga 45 menit pertama berakhir, kedua tim belum mampu mencetak gol. Skor 0-0 bertahan sampai turun minum.

Thailand Kehilangan Satu Pemain

Memasuki babak kedua, Indonesia terus meningkatkan tekanan. Peluang kembali hadir, tetapi kiper Thailand Saranon Anuin tampil sigap menjaga gawangnya.

Situasi berubah pada menit ke-81 ketika bek Thailand, Nicholas Mickelson, menerima kartu kuning kedua. Thailand pun harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain.

Keunggulan jumlah pemain membuat Indonesia semakin leluasa menyerang. Tekanan tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-84.

Dean James Bawa Indonesia Unggul

Indonesia membuka keunggulan melalui Dean James. Bek kiri tersebut melepaskan tendangan bebas yang kemudian berubah arah setelah mengenai Iklas Sanron. Bola meluncur melewati Saranon Anuin dan membawa Indonesia unggul 1-0.

Namun, keunggulan Indonesia hanya bertahan beberapa menit.

Pada menit ke-87, Thailand berhasil menyamakan kedudukan. Iklas Sanron memanfaatkan umpan silang dalam serangan balik dan melepaskan tembakan voli dari sisi belakang pertahanan Indonesia.

Skor berubah menjadi 1-1 dan bertahan hingga waktu normal berakhir. Pertandingan pun harus berlanjut ke babak tambahan.

Thailand Berbalik Unggul di Babak Tambahan

Memasuki extra time, kedua tim mulai menunjukkan tanda-tanda kelelahan. Indonesia tetap mencoba mengambil kendali permainan meski Thailand harus bermain dengan 10 orang.

Petaka justru datang bagi Indonesia pada menit ke-111.

Anan Yodsangwal berhasil merebut bola dari Elkan Baggott sebelum mengirimkannya kepada Peeradol Chamrasamee. Peeradol kemudian melepaskan tembakan yang menaklukkan Emil Audero.

Thailand berbalik unggul 2-1.

Elkan Baggott Selamatkan Indonesia

Tertinggal satu gol, Indonesia langsung meningkatkan tekanan. Upaya tersebut membuahkan hasil lima menit kemudian.

Elkan Baggott menjadi penyelamat Garuda setelah mencetak gol pada menit ke-116. Bek kelahiran Bangkok tersebut melepaskan tembakan yang mengenai bagian bawah mistar sebelum masuk ke gawang Thailand.

Gol tersebut membuat skor kembali imbang 2-2. Indonesia dan Thailand kemudian saling menyerang hingga babak tambahan berakhir, tetapi tidak ada gol tambahan.

Indonesia Menang Adu Penalti 4-2

Hasil imbang 2-2 setelah 120 menit membuat penentuan juara harus dilakukan melalui adu penalti.

Indonesia menunjuk Kevin Diks, Dean James, Elkan Baggott, dan Shayne Pattynama sebagai empat eksekutor. Keempatnya sukses menjalankan tugas masing-masing.

Sementara itu, Thailand hanya mampu mencetak dua gol melalui Manuel Bihr dan Waris Choolthong. Dua eksekutor berikutnya, Sarach Yooyen dan Nattapong Sayriya, gagal mencetak gol.

Tendangan Sarach membentur tiang, sedangkan eksekusi Nattapong berhasil ditepis Emil Audero.

Indonesia akhirnya menang 4-2 dalam adu penalti dan memastikan diri sebagai juara perdana FIFA ASEAN Cup 2026.

Kemenangan tersebut sekaligus menjadi momen bersejarah bagi skuad Garuda. Setelah melalui pertandingan selama 120 menit dan drama adu penalti, Indonesia akhirnya mampu mengangkat trofi di hadapan puluhan ribu pendukung yang memadati SUGBK.

  • Penulis: Rizky Akbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cyber University: Mendorong Inovasi Pendidikan Keamanan Siber

    Cyber University: Mendorong Inovasi Pendidikan Keamanan Siber

    • calendar_month Sabtu, 24 Agt 2024
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Sinergi antara lembaga pendidikan dan militer dalam menjaga keamanan siber nasional semakin jelas terlihat dengan kehadiran Cyber University, kampus fintech pertama di Indonesia. Pada Rabu, 22 Agustus, Cyber University menerima kunjungan dari Staf Personalia Markas Besar TNI Angkatan Udara (MABES AU). Komitmen kampus ini untuk mengembangkan pendidikan keamanan siber sangat penting di tengah […]

  • Mentoring Internal HIMASA Perkuat Soliditas Pengurus dan Strategi Organisasi

    Mentoring Internal HIMASA Perkuat Soliditas Pengurus dan Strategi Organisasi

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Rahma Putri
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi Akuntansi (HIMASA) Kampus UBSI Sukabumi kembali menghadirkan kegiatan Mentoring Internal sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pengurus sekaligus mempererat kebersamaan dalam organisasi. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (15/04) di Aula Kampus B dan diikuti oleh seluruh jajaran pengurus HIMASA dengan penuh antusias. Para peserta hadir tepat waktu dan menunjukkan […]

  • Peran Supervisor Data Entry dalam Sistem Informasi Akuntansi

    Peran Supervisor Data Entry dalam Sistem Informasi Akuntansi

    • calendar_month Kamis, 25 Jul 2024
    • account_circle Nana
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Di era digital saat ini, peran Supervisor Data Entry menjadi semakin penting dalam mendukung sistem informasi akuntansi modern. Dengan meningkatnya volume dan kompleksitas data yang harus dikelola, posisi ini memastikan bahwa data keuangan yang masuk ke sistem akuntansi perusahaan akurat, tepat waktu, dan konsisten. Salah satu profil lulusan dari Program Studi Sistem Informasi […]

  • Mental Health

    Lebih dari IPK, Kesehatan Mental Juga Harus Jadi Prioritas

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle LIL
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Kuliah itu memang masa yang super seru. Kamu bisa ketemu teman baru dan belajar hal-hal menarik. Tapi, kadang ada banyak tekanan juga, lho. Kamu mungkin sibuk banget dengan tugas, mungkin juga pusing sama ujian, atau ada tuntutan harus punya IPK tinggi. Semua hal ini bisa bikin stres. Nah, di tengah semua kesibukan itu, […]

  • Maraknya Generasi Sandwich

    Rahasia Sukses Generasi Sandwich dalam Meraih Masa Depan Gemilang

    • calendar_month Sabtu, 8 Mar 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Dalam beberapa tahun terakhir, istilah “Generasi Sandwich” semakin populer di masyarakat. Istilah ini menggambarkan individu yang berada di posisi menantang karena harus menanggung beban dua generasi sekaligus: merawat orang tua yang telah lanjut usia dan membesarkan anak-anak yang masih membutuhkan dukungan finansial dan perhatian. Situasi ini memang tidak mudah, namun dengan strategi yang […]

  • Gagal SNBP? Tenang, Masih Ada Peluang Untuk Meraih Impian Besarmu

    Belum Lulus SNBP 2024? Tenang, Masih Ada Peluang Untuk Meraih Impian Besarmu

    • calendar_month Kamis, 28 Mar 2024
    • account_circle LIL
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2024 telah resmi diumumkan pada tanggal 26 Maret 2024. Namun, jika namamu belum dinyatakan lulus pada SNBP tahun ini, jangan biarkan semangatmu surut! Masih ada pintu lain yang terbuka untuk mewujudkan impian besarmu. Meskipun kabar tidak lolos SNBP 2024 mungkin mengecewakan bagi sebagian besar siswa. Tapi tetap […]

expand_less