Seminar Kemerdekaan Digital UBSI Sukabumi, DICO Ajak Guru Maksimalkan AI untuk Pembelajaran
- account_circle Ina haryani
- calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Seminar Kemerdekaan Digital UBSI Sukabumi, DICO Ajak Guru Maksimalkan AI untuk Pembelajaran| Doc: Istimewa
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sukabumihitz.com – UBSI Sukabumi terus mendorong guru meningkatkan kemampuan digital. Upaya tersebut hadir melalui Seminar Kemerdekaan Digital UBSI Sukabumi.
Seminar bertajuk “AI for Education Excellence: Dari AI hingga Robotika” itu berlangsung di Laska Hotel Sukabumi pada Rabu (26/8). Kegiatan tersebut mengusung subtema “Inovasi Teknologi untuk Guru Kreatif di Era Digital”.
Para guru mengikuti seminar dengan antusias. Mereka mendapat wawasan tentang perkembangan teknologi yang bisa mendukung kegiatan belajar mengajar. Pembahasan semakin menarik saat memasuki materi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
UBSI menghadirkan I Setiawan selaku Korwas KCD Wilayah V dan Dadi Afyaman selaku Ketua MKPS SMK KCD Wilayah V sebagai keynote speaker. Keduanya menyoroti pentingnya kemampuan guru dalam mengikuti perkembangan teknologi.
Mereka menilai penguasaan teknologi dapat membantu guru menghadapi perubahan dunia pendidikan. Kemampuan tersebut juga dapat mendukung lahirnya generasi yang adaptif dan berdaya saing.
DICO Kenalkan AI untuk Mendukung Pembelajaran
Nurul Ichsan, Head of Digital Creative Community (DICO), kemudian menyampaikan materi tentang pemanfaatan AI dalam pendidikan. Ia membawakan materi dengan gaya komunikatif dan penuh energi.
Nurul mengenalkan beberapa platform digital kepada para guru. Platform tersebut meliputi ChatGPT, Google Flow, dan CapCut.
Berbagai platform itu dapat membantu guru membuat materi pembelajaran yang lebih kreatif. Guru juga dapat memanfaatkannya untuk mengembangkan konten visual sesuai kebutuhan kelas.
Nurul tidak hanya memberikan penjelasan teori. Ia juga mengajak peserta mengikuti sesi AI Clay Master Class.
Dalam sesi tersebut, peserta langsung mempraktikkan penggunaan AI. Para guru mengembangkan ide pembelajaran menjadi konten visual dengan bantuan teknologi tersebut.
Peserta mengikuti setiap tahapan secara langsung. Mereka kemudian melihat bagaimana AI dapat membantu proses pembuatan video interaktif.
Sesi praktik pun membuat suasana seminar semakin hidup. Para guru tampak antusias saat melihat AI mengubah ide sederhana menjadi materi visual dalam waktu singkat.
Nurul juga menjelaskan pentingnya memberikan instruksi yang jelas kepada AI. Menurutnya, kualitas prompt turut menentukan relevansi hasil yang muncul.
“Kunci utama dalam berinteraksi dengan AI ada pada kejelasan instruksi. Semakin bagus dan presisi inputan atau prompt yang dikirimkan ke AI, maka akan semakin bagus dan relevan pula hasil atau output yang dihasilkan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar kita di sekolah,” tegas Nurul di hadapan peserta, Rabu (26/8).
Nurul Ichsan Dorong Guru Berani Gunakan Teknologi
Nurul kemudian mengajak para guru untuk tidak takut menghadapi perubahan teknologi. Ia melihat perkembangan digital sebagai peluang untuk menghasilkan karya baru.
Guru juga dapat memanfaatkan teknologi untuk menciptakan metode belajar yang lebih menarik. Cara tersebut dapat membantu pendidik menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan generasi saat ini.
“Jangan pernah takut dengan perubahan teknologi. Kuncinya adalah terus konsisten berkarya, jangan pernah berhenti belajar hal-hal baru, dan yang paling utama: jangan takut untuk memulai!” ujar Nurul.
Peserta menyambut pesan tersebut dengan tepuk tangan. Antusiasme mereka juga terlihat hingga seminar berakhir.
Melalui Seminar Kemerdekaan Digital UBSI Sukabumi, UBSI terus memperkuat perannya dalam meningkatkan kompetensi digital guru. Kampus tersebut juga mendorong pendidik agar semakin percaya diri menggunakan teknologi dalam pembelajaran.
Pemanfaatan AI dapat membantu guru menghasilkan materi yang lebih kreatif dan interaktif. Teknologi tersebut juga membuka peluang bagi guru untuk mengembangkan pengalaman belajar yang sesuai dengan perkembangan zaman.
UBSI Sukabumi berharap kegiatan ini dapat mendorong lebih banyak pendidik untuk beradaptasi dengan teknologi. Dengan kemampuan digital yang semakin baik, guru dapat menghadirkan pembelajaran yang inovatif, kreatif, dan relevan bagi peserta didik.
- Penulis: Ina haryani
