Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Delegasi UBSI Berbagi Budaya dalam International Community Service di Thailand

Delegasi UBSI Berbagi Budaya dalam International Community Service di Thailand

  • account_circle Salsabila
  • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz.com, Bangkok – Delegasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menggelar kegiatan International Community Service di Sleeping Bag Foundation, Bangkok, Thailand, pada Sabtu (4/7). Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Global Youth Congress (GYC) 2026 ini mengusung tema “Enjoy Learning Multicultural Games and Dances”. Melalui program tersebut, para delegasi mengajak anak-anak binaan yayasan belajar mengenal keberagaman budaya melalui permainan, tarian, dan aktivitas interaktif.

Sejak awal kegiatan, para delegasi menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan. Mereka mengenalkan berbagai permainan tradisional, mengajak peserta berdiskusi, serta memperkenalkan nilai-nilai toleransi melalui pendekatan yang lebih dekat dengan dunia anak-anak. Selain menambah wawasan budaya, kegiatan ini juga mendorong anak-anak untuk saling menghargai dan berinteraksi dengan teman-teman mereka.

Permainan Tradisional Jadi Media Belajar Budaya

Delegasi UBSI membuka kegiatan dengan berbagai permainan tradisional yang melibatkan seluruh peserta. Anak-anak mengikuti setiap aktivitas dengan penuh semangat. Mereka bermain bersama sambil belajar bekerja sama dan membangun komunikasi dengan peserta lainnya.

Mahna Zakiah Nadhif merupakan delegasi UBSI dari Program Studi Sistem Informasi. Menurutnya, pendekatan melalui permainan membantu anak-anak memahami keberagaman budaya dengan cara yang lebih mudah.

“Kami ingin menunjukkan bahwa belajar tentang budaya tidak harus dilakukan secara formal. Melalui permainan dan aktivitas bersama, anak-anak bisa mengenal perbedaan sekaligus belajar menghargainya,” Ujar Mahna.

Selain memperkenalkan budaya, para delegasi mengajak peserta aktif berdiskusi dan saling berinteraksi. Mereka juga mendorong anak-anak untuk membangun rasa percaya diri selama mengikuti setiap sesi.

Permainan Perkuat Kerja Sama dan Toleransi

Setelah sesi pembuka, delegasi mengajak peserta mengikuti berbagai permainan yang menekankan pentingnya kerja sama dan komunikasi antartim. Setiap permainan memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk saling membantu sekaligus mengenal budaya dari berbagai negara dalam suasana yang santai.

Bella Amelia merupakan delegasi UBSI dari Program Studi Sistem Informasi. Menurutnya, permainan tradisional menjadi sarana yang efektif untuk mempererat hubungan antarpeserta. Permainan itu juga mengenalkan nilai-nilai kebersamaan.

“Melalui permainan tradisional, anak-anak tidak hanya bermain, tetapi juga belajar bekerja sama, saling menghormati, dan memahami bahwa setiap budaya memiliki keunikan yang patut diapresiasi,” ujar Bella.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka aktif mengikuti setiap tantangan, saling mendukung, dan menikmati proses belajar yang dikemas dalam bentuk permainan.

Tarian Multikultural Lengkapi Kegiatan

Selain permainan tradisional, delegasi UBSI juga mengajak peserta mempelajari berbagai tarian multikultural. Anak-anak mempraktikkan gerakan dasar tari secara bertahap. Setelah itu, mereka mengikuti games and dance challenge. Kegiatan tersebut memadukan permainan dan tarian budaya dalam satu sesi interaktif.

Kayla Shabirah Putri, delegasi UBSI dari Program Studi Ilmu Komunikasi, berharap pengalaman tersebut dapat memberikan kesan yang lebih mendalam bagi peserta.

“Kami berharap anak-anak tidak hanya mengingat permainannya atau tariannya, tetapi juga memahami pesan tentang toleransi, kerja sama, dan pentingnya menghargai perbedaan,” ujar Kayla.

Melalui International Community Service ini, delegasi UBSI tidak hanya memperkenalkan budaya Indonesia kepada anak-anak di Thailand, tetapi juga memperkuat nilai toleransi, kerja sama, dan persahabatan lintas budaya. Kegiatan tersebut menunjukkan komitmen mahasiswa UBSI untuk berkontribusi di tingkat internasional melalui program edukasi yang kreatif, bermanfaat, dan berdampak positif bagi masyarakat.

  • Penulis: Salsabila
  • Editor: Salsabila Adzani

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indonesia Kalah dari Thailand di SEA V League

    Indonesia Kalah dari Thailand di SEA V League Meski Sempat Unggul di Awal Pertandingan

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Anisa Azskia
    • 0Komentar

    Sukabumihitz– Timnas voli putri Indonesia harus mengakui keunggulan tuan rumah Thailand setelah kalah 1-3 (25-22, 15-25, 25-27, 12-25) pada laga putaran pertama SEA V League 2025 yang berlangsung di Terminal 21 Korat, Sabtu (2/8). Set Pertama: Awal Gemilang Skuad Merah PutihPermainan Indonesia di awal pertandingan terlihat jauh lebih solid dibanding saat melawan Vietnam. Setelah skor […]

  • ptn

    Jangan Ketinggalan! 10 Kampus Swasta Ternama Ini Masih Terima Mahasiswa Baru Agustus 2025, Plus Beasiswa Menarik

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Nana
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Tahun ajaran baru 2025/2026 untuk semester ganjil akan segera dimulai pada Agustus hingga September mendatang. Meski begitu, bagi calon mahasiswa yang belum mendapatkan kampus, khususnya di perguruan tinggi negeri (PTN), masih tersedia peluang untuk mendaftar di sejumlah perguruan tinggi swasta (PTS) ternama di Indonesia. Baca juga: Seminar Parenting di Sukabumi Ratusan Siswa dan Orang […]

  • Beasiswa

    Pendidikan Tinggi Lebih Terjangkau! Beasiswa Kuliah Ini Siap Bantu Wujudkan Impianmu

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Rahma Putri
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi kini bukan lagi hal yang sulit diwujudkan, khususnya bagi siswa di Sukabumi. Seiring berkembangnya dunia pendidikan, berbagai kampus mulai menghadirkan program beasiswa dengan syarat yang lebih sederhana dan proses yang fleksibel. Salah satu kampus yang membuka peluang tersebut adalah Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Sukabumi. Beasiswa Indonesia […]

  • Konsistensi dan Kerja Keras Mengantar Siswi SMAN 1 Warungkiara Raih Juara Desain Grafis ASMILA x BSI FLASH 2025

    Konsistensi dan Kerja Keras Mengantar Siswi SMAN 1 Warungkiara Raih Juara Desain Grafis ASMILA x BSI FLASH 2025

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Aulia Ramadhani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Kompetisi Desain Grafis yang menjadi bagian dari Ajang Seni Islami dan Olahraga (ASMILA) x BSI FLASH 2025 menjadi wadah ekspresi dan adu kreativitas bagi pelajar tingkat SLTA se-Kabupaten dan Kota Sukabumi. Kegiatan ini digelar di Aula Kampus A UBSI Sukabumi pada (19-20/12). Dalam kompetisi tersebut, Sunyi Safitri, siswi kelas XII SMAN 1 Warungkiara, […]

  • Cyber University Siap Gelar Kuliah Umum Perbankan Digital, Tingkatkan Literasi Fintech untuk Mahasiswa dan UMKM

    Cyber University Siap Gelar Kuliah Umum Perbankan Digital, Tingkatkan Literasi Fintech untuk Mahasiswa dan UMKM

    • calendar_month Kamis, 22 Agt 2024
    • account_circle Dian
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Cyber University, yang dikenal sebagai Kampus Fintech Pertama di Indonesia, akan menyelenggarakan kuliah umum bertajuk “Edukasi Perbankan Digital untuk Mahasiswa, UMKM, dan Umum. Acara ini akan berlangsung pada bulan September 2024 di Kampus Cyber University, beralamat di Jl. TB Simatupang No.6, RT.7/RW.5, Tanjung Barat, Kec. Jagakarsa, Jakarta Selatan. Selain itu kuliah umum ini […]

  • Kuda Lumping Putra Amarta, Tradisi 14 Tahun yang Terus Dijaga Warga Desa Pangumbahan | Doc. Istimewa

    Menjaga Tradisi Lintas Generasi, Kuda Lumping Putra Amarta Tetap Eksis di Desa Pangumbahan

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Anita Rahmawati
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com, Sukabumi – Kesenian tradisional Kuda Lumping masih hidup di Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi. Masyarakat setempat terus menjaga kesenian tersebut melalui Sanggar Putra Amarta yang telah berdiri selama 14 tahun. Menariknya, sanggar tersebut melibatkan anggota dari berbagai kelompok usia. Anak-anak, remaja, hingga orang tua ikut bergabung dan mempelajari Kuda Lumping. Para anggota juga […]

expand_less