Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Delegasi UBSI Berbagi Budaya dalam International Community Service di Thailand

Delegasi UBSI Berbagi Budaya dalam International Community Service di Thailand

  • account_circle Salsabila
  • calendar_month 4 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz.com, Bangkok – Delegasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menggelar kegiatan International Community Service di Sleeping Bag Foundation, Bangkok, Thailand, pada Sabtu (4/7). Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Global Youth Congress (GYC) 2026 ini mengusung tema “Enjoy Learning Multicultural Games and Dances”. Melalui program tersebut, para delegasi mengajak anak-anak binaan yayasan belajar mengenal keberagaman budaya melalui permainan, tarian, dan aktivitas interaktif.

Sejak awal kegiatan, para delegasi menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan. Mereka mengenalkan berbagai permainan tradisional, mengajak peserta berdiskusi, serta memperkenalkan nilai-nilai toleransi melalui pendekatan yang lebih dekat dengan dunia anak-anak. Selain menambah wawasan budaya, kegiatan ini juga mendorong anak-anak untuk saling menghargai dan berinteraksi dengan teman-teman mereka.

Permainan Tradisional Jadi Media Belajar Budaya

Delegasi UBSI membuka kegiatan dengan berbagai permainan tradisional yang melibatkan seluruh peserta. Anak-anak mengikuti setiap aktivitas dengan penuh semangat. Mereka bermain bersama sambil belajar bekerja sama dan membangun komunikasi dengan peserta lainnya.

Mahna Zakiah Nadhif merupakan delegasi UBSI dari Program Studi Sistem Informasi. Menurutnya, pendekatan melalui permainan membantu anak-anak memahami keberagaman budaya dengan cara yang lebih mudah.

“Kami ingin menunjukkan bahwa belajar tentang budaya tidak harus dilakukan secara formal. Melalui permainan dan aktivitas bersama, anak-anak bisa mengenal perbedaan sekaligus belajar menghargainya,” Ujar Mahna.

Selain memperkenalkan budaya, para delegasi mengajak peserta aktif berdiskusi dan saling berinteraksi. Mereka juga mendorong anak-anak untuk membangun rasa percaya diri selama mengikuti setiap sesi.

Permainan Perkuat Kerja Sama dan Toleransi

Setelah sesi pembuka, delegasi mengajak peserta mengikuti berbagai permainan yang menekankan pentingnya kerja sama dan komunikasi antartim. Setiap permainan memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk saling membantu sekaligus mengenal budaya dari berbagai negara dalam suasana yang santai.

Bella Amelia merupakan delegasi UBSI dari Program Studi Sistem Informasi. Menurutnya, permainan tradisional menjadi sarana yang efektif untuk mempererat hubungan antarpeserta. Permainan itu juga mengenalkan nilai-nilai kebersamaan.

“Melalui permainan tradisional, anak-anak tidak hanya bermain, tetapi juga belajar bekerja sama, saling menghormati, dan memahami bahwa setiap budaya memiliki keunikan yang patut diapresiasi,” ujar Bella.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka aktif mengikuti setiap tantangan, saling mendukung, dan menikmati proses belajar yang dikemas dalam bentuk permainan.

Tarian Multikultural Lengkapi Kegiatan

Selain permainan tradisional, delegasi UBSI juga mengajak peserta mempelajari berbagai tarian multikultural. Anak-anak mempraktikkan gerakan dasar tari secara bertahap. Setelah itu, mereka mengikuti games and dance challenge. Kegiatan tersebut memadukan permainan dan tarian budaya dalam satu sesi interaktif.

Kayla Shabirah Putri, delegasi UBSI dari Program Studi Ilmu Komunikasi, berharap pengalaman tersebut dapat memberikan kesan yang lebih mendalam bagi peserta.

“Kami berharap anak-anak tidak hanya mengingat permainannya atau tariannya, tetapi juga memahami pesan tentang toleransi, kerja sama, dan pentingnya menghargai perbedaan,” ujar Kayla.

Melalui International Community Service ini, delegasi UBSI tidak hanya memperkenalkan budaya Indonesia kepada anak-anak di Thailand, tetapi juga memperkuat nilai toleransi, kerja sama, dan persahabatan lintas budaya. Kegiatan tersebut menunjukkan komitmen mahasiswa UBSI untuk berkontribusi di tingkat internasional melalui program edukasi yang kreatif, bermanfaat, dan berdampak positif bagi masyarakat.

  • Penulis: Salsabila
  • Editor: Salsabila Adzani

Rekomendasi Untuk Anda

  • Irama Magis Bambu Sayang Iwung Pukau Peserta Pelatihan Pribumi Batch 3

    Irama Magis Bambu Sayang Iwung Pukau Peserta Pelatihan Pribumi Batch 3

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Ina haryani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Suara gemeretak bambu yang beradu harmonis memecah keheningan Aula UBSI Sukabumi Kampus A Grup musik etnik, Sayang Iwung, sukses menghadirkan atmosfer pedesaan Jawa Barat yang kental dalam balutan melodi tradisional pada pembukaan pelatihan offline Pribumi Batch 3, Sabtu (2/5). Kehadiran grup musik ini bukan sekadar menjadi penghibur acara. Lebih dari itu, Sayang Iwung […]

  • Punya Passion di IT? Kuliah Jadi Awal Seru Belajar Coding!

    Punya Passion di IT? Kuliah Jadi Awal Seru Belajar Coding!

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Perkembangan teknologi informasi yang pesat telah mendorong lahirnya berbagai inovasi digital dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini menjadikan peran para profesional di bidang IT semakin krusial dan sangat dibutuhkan. Jika kamu tertarik dengan teknologi dan penasaran bagaimana aplikasi bekerja, kamu pasti punya passion di dunia IT. Masa kuliah adalah waktu yang tepat untuk menyalurkan […]

  • Jenggala | Dok: Istimewa

    Jenggala – Bagian 1

    • calendar_month Minggu, 30 Okt 2022
    • account_circle gangika
    • 0Komentar

    Jenggala namaku. Kata ayah, artinya hutan. Biar suatu saat diriku bisa mendapatkan hal yang baik seluas hutan yang tersebar di bumi yang memberikan banyak manfaatnya. Namun, makin dewasa, aku tak tahu makna sebenarnya mengapa aku diberi nama itu. Aku benci. Mereka membuangku. Menghancurkan mimpi-mimpiku. Ya, seperti makna hutan yang sering kita lihat. Dibakar. Dirusak. Dihanguskan. […]

  • Brain Computer Interface dalam pendidikan

    Brain Computer Interface dalam Pendidikan untuk Belajar Cerdas

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Brain Computer Interface dalam pendidikan kini menjadi inovasi besar di dunia belajar modern. Teknologi ini memungkinkan komunikasi langsung antara otak dan komputer, membantu siswa memahami materi dengan lebih cepat dan personal. Melalui pendekatan neurotechnology, cara belajar yang efektif semakin mudah diwujudkan. Apa Itu Brain Computer Interface dalam Pendidikan? Brain Computer Interface menghubungkan aktivitas […]

  • foto bahagia

    Cara Membuat Perasaan Jadi Senang dan Bahagia

    • calendar_month Sabtu, 9 Jul 2022
    • account_circle One
    • 0Komentar

    The Happy Brain Pertama-tama coba pikirkan pertanyaan berikut. Rasa senang membuat kita bahagia, bukan…? Setiap akhir bulan ada yang kita harapkan yaitu gajian, saat waktunya tiba ada notifikasi uang gajian sudah masuk rekening rasanya senang dan itu membuat kita bahagia, benar. Kemudian sekarang bayangkan, kita menemukan uang 100 ribu rupiah di saku celana lama dalam […]

  • Tips Mahasiswa Biar Lebih Siap Hadapi Rekrutmen Kerja

    Tips Mahasiswa Biar Lebih Siap Hadapi Rekrutmen Kerja

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Ardila Khaylila
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Proses rekrutmen kerja sering menjadi tantangan bagi mahasiswa tingkat akhir maupun lulusan baru. Persaingan yang ketat membuat perusahaan semakin selektif dalam memilih kandidat. Tidak cukup hanya mengandalkan nilai akademik, mahasiswa juga perlu menunjukkan kesiapan dari segi keterampilan, pengalaman, dan sikap profesional. Agar tidak merasa gugup atau bingung saat menghadapi proses rekrutmen, mahasiswa perlu […]

expand_less