Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Transformasi Pembelajaran di Universitas BSI melalui Outcome Based Education

Transformasi Pembelajaran di Universitas BSI melalui Outcome Based Education

  • account_circle Redaksi Smi
  • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menyelenggarakan evaluasi kegiatan akademik semester gasal 2025/2026 sekaligus persiapan perkuliahan semester genap 2025/2026. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan pembelajaran berjalan adaptif, fleksibel, dan sesuai standar mutu pendidikan tinggi.

Pada hari kedua, forum berfokus pada dua isu utama, yaitu rekognisi dosen dan implementasi kurikulum Outcome Based Education (OBE) sebagai fondasi peningkatan kualitas pembelajaran.

Rekognisi Dosen sebagai Instrumen Manajemen Mutu

Wakil Rektor I UBSI, Dr. Diah Puspitasari, membuka sesi dengan menegaskan bahwa rekognisi dosen harus dipahami sebagai alat manajemen mutu, bukan sekadar bentuk apresiasi simbolik.

Rekognisi mendorong konsistensi kinerja dosen dalam tridharma perguruan tinggi, mulai dari pendidikan, penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, kebijakan ini mempercepat pengembangan karier akademik dosen secara terukur dan transparan.

Kebijakan rekognisi dosen merujuk pada Permendikbudristek Nomor 44 Tahun 2024. Regulasi ini mengatur standar profesionalisme, tata kelola, serta kepatuhan hukum dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi.

Rekognisi dan Indikator Kinerja Utama (IKU)

Dr. Diah juga menjelaskan bahwa rekognisi dosen terhubung langsung dengan Indikator Kinerja Utama (IKU). Penilaian mencakup kontribusi nyata dosen yang berdampak pada masyarakat, dunia usaha, pemerintah, hingga pengakuan internasional.

Pendekatan ini menempatkan karya dosen tidak hanya sebagai capaian internal kampus, tetapi juga sebagai solusi nyata bagi kebutuhan pemangku kepentingan eksternal.

Baca Juga: Universitas BSI Kampus Sukabumi Gelar Evaluasi Akademik dan Persiapan Semester Genap 2025/2026

Kurikulum OBE sebagai Pilar Transformasi Pembelajaran

Kurikulum OBE

Dekan Rachmat Adipurnama memaparkan implementasi kurikulum OBE | Doc: Istimewa

Pada sesi berikutnya, Dekan Rachmat Adipurnama memaparkan konsep dan implementasi kurikulum Outcome-Based Education (OBE). Kurikulum ini menekankan pencapaian hasil belajar dan penguasaan kompetensi lulusan.

Pendekatan OBE menggeser fokus pembelajaran dari “materi tersampaikan” menjadi “kompetensi tercapai”. Hal ini dilakukan melalui perumusan profil lulusan, Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), strategi pembelajaran, serta sistem penilaian yang selaras.

Integrasi CPL dalam Desain Pembelajaran

Dalam pengembangan kurikulum OBE, CPL menjadi dasar dalam penyusunan struktur kurikulum, peta kurikulum, RPS, hingga alat evaluasi pembelajaran. Integrasi ini memastikan setiap proses pembelajaran memiliki arah, indikator, dan ukuran keberhasilan yang jelas.

Model ini juga memudahkan program studi melakukan penyesuaian kurikulum berdasarkan hasil evaluasi dan kebutuhan masa depan.

Implementasi kurikulum OBE ini turut menjadi perhatian Program Studi Sistem Informasi UBSI Kampus Sukabumi. Sebagai program studi yang berorientasi pada kebutuhan industri digital, Sistem Informasi menyesuaikan CPL dengan kompetensi analisis sistem, pengelolaan data, serta pengembangan solusi berbasis teknologi informasi.

Melalui pendekatan OBE, pembelajaran di Prodi Sistem Informasi diarahkan untuk menghasilkan lulusan yang adaptif, profesional, dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Penguatan Strategi Akademik Menyambut Semester 2025/2026

Melalui evaluasi akademik ini, UBSI menegaskan dua prioritas utama. Pertama, mengakui dosen dan mahasiswa sebagai individu profesional yang bermutu. Kedua, memastikan penerapan kurikulum OBE berjalan konsisten dan terukur.

Dengan strategi tersebut, UBSI siap menyambut semester 2025/2026 dengan kebijakan akademik yang lebih kuat, pembelajaran yang inklusif, serta peningkatan kualitas layanan pendidikan secara berkelanjutan.

Baca Juga: Kuliah Aja Gak Cukup? Ini Pentingnya Jadi SDM T-Shaped Lewat Kurikulum OBE!

  • Penulis: Redaksi Smi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Drama di Jeddah! Indonesia Sempat Unggul, Akhirnya Kalah Tipis 2-3 dari Arab Saudi

    Drama di Jeddah! Indonesia Sempat Unggul, Akhirnya Kalah Tipis 2-3 dari Arab Saudi

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle Rizky Akbar
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Timnas Indonesia tampil penuh semangat, tetapi harus menyerah 2-3 dari Arab Saudi dalam laga putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah, pada (9/10/2025). Meski kalah, skuad Garuda memperlihatkan permainan yang berani dan disiplin sepanjang pertandingan. Indonesia Buka Keunggulan Lebih Dulu Sejak awal laga, Indonesia langsung […]

  • SCADA

    PLN Tinggalkan Sistem GSM, Hadirkan Fiberisasi SCADA untuk Distribusi Listrik Lebih Handal

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Dilan
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – PLN Icon Plus SBU Regional Jakarta dan Banten resmi menjalin kerjasama strategis dengan PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Jakarta dalam rangka meningkatkan kualitas pengaturan distribusi listrik di wilayah Jakarta. Kolaborasi ini fokus pada fiberisasi perangkat keypoint SCADA dengan Layanan Paniki Mekar, menggantikan sistem lama berbasis jaringan GSM sebelumnya. Penandatanganan perjanjian […]

  • Telaga Warna : Mutiara Indah Dibalik Indahnya Berbagai Warna Di Telaga

    Telaga Warna : Mutiara Indah Dibalik Indahnya Berbagai Warna Di Telaga

    • calendar_month Sabtu, 20 Jan 2024
    • account_circle Sisil
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Tidak terlalu jauh dari Sukabumi  terdapat sebuah telaga yang airnya bisa berubah rubah warna. Nama telaga ini adalah Telaga warna. Warna dari air telaga ini bisa berubah karena pantulan dari cahaya matahari, sehingga menimbulkan warna gradasi bervariasi. Terletak di antara Kabupaten Bogor dan Kabupaten Cianjur, telaga warna berada pada ketinggian 1.400 MDPL. Berbagai […]

  • Insomnia – Dampak, Penyebab, dan Solusi untuk Tidur Berkualitas

    Insomnia – Dampak, Penyebab, dan Solusi untuk Tidur Berkualitas

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Insomnia kini semakin menarik perhatian masyarakat modern. Data terbaru dari World Health Organization (WHO) menyebutkan bahwa sekitar 30% populasi dunia kesulitan tidur pada berbagai tingkat, dengan 10% di antaranya menderita insomnia kronis. Kondisi ini tidak hanya merusak kualitas hidup tetapi juga meningkatkan risiko gangguan kesehatan lainnya. Dampak Insomnia terhadap Kesehatan Insomnia tidak sekadar […]

  • Pendidikan Bermakna: Membangun Generasi Muda Adaptif dan Berkarakter

    Pendidikan Bermakna: Membangun Generasi Muda Adaptif dan Berkarakter

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Ina haryani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Pendidikan adalah fondasi utama dalam membentuk arah sebuah bangsa. Namun, di tengah perubahan teknologi dan sosial yang terus bergerak, pendidikan tidak bisa hanya mengandalkan kemampuan akademik. Generasi muda kini dituntut untuk berpikir kritis, cepat beradaptasi, dan memiliki karakter yang kuat. Karena itu, pendidikan harus kembali pada esensi utamanya: membantu manusia berkembang secara utuh. […]

  • Galih Setiawan, Dosen Universitas BSI Kampus Solo yang mengajar Laravel

    Belajar Laravel Dengan Memahami Struktur Folder Laravel

    • calendar_month Rabu, 27 Sep 2023
    • account_circle DDAMDOMM
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com, Dalam pengembangan web, ada banyak kerangka kerja (framework) yang membantu dalam proses pembuatan aplikasi secara efisien dan terstruktur. Salah satu framework yang sangat populer ialah Laravel. Pada tahun 2011, Taylor Otwell memperkenalkan Laravel untuk pertama kalinya. Sejak itu, framework ini telah berkembang menjadi salah satu yang paling populer dalam dunia pengembangan web. Alasan utamanya […]

expand_less