Breaking News
light_mode
Beranda » Gaya Hidup » Kesehatan » Mengenal Demensia Lebih Dekat Ancaman Kognitif yang Kian Meningkat di Indonesia

Mengenal Demensia Lebih Dekat Ancaman Kognitif yang Kian Meningkat di Indonesia

  • account_circle Lusi Mardiana
  • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SukabumihitzDemensia bukan sekadar “pikun” akibat penuaan melainkan sindrom serius yang memengaruhi ingatan, kemampuan berpikir, dan bahkan kepribadian seseorang. Dalam era di mana populasi lansia di Indonesia terus bertambah, pengetahuan mendalam tentang penyakit ini sangat penting.

Apa Itu Demensia & Angka Prevalensinya

Demensia adalah gangguan neurodegeneratif progresif yang terjadi ketika terjadi kerusakan pada sel saraf otak, mengakibatkan penurunan fungsi kognitif seperti memori, bahasa, orientasi, hingga kemampuan pemecahan masalah.

Secara global, lebih dari 55 juta orang hidup dengan demensia. Setiap tahun, sekitar 10 juta kasus baru dilaporkan, dan angka ini diperkirakan meroket hingga 78 juta pada 2030 dan 139 juta pada 2050.

Di Indonesia sendiri, proyeksi tahun 2016 menunjukkan jumlah penderita mencapai 1,2 juta. Perhitungan tersebut memperkirakan angka meningkat menjadi 2 juta pada 2030 dan bisa melampaui 4 juta pada 2050 jika tidak ada intervensi efektif.

Gejala yang Wajib Diwaspadai

Demensia sering kali tampak sebagai lupa biasa, tetapi terdapat tanda khas yang membedakannya:

  1. Tahap awal: Lupa percakapan baru, kesulitan merencanakan, mengulang pertanyaan, atau tersesat di tempat familiar.
  2. Menengah: Sulit melakukan tugas harian seperti berpakaian atau memasak, kaburnya orientasi ruang-waktu, kesulitan berkomunikasi, dan perubahan suasana hati .
  3. Tahap lanjut: Kehilangan kemampuan dasar, tidak mengenal keluarga, hingga ketergantungan total pada orang lain.

Jenis, Faktor Risiko, dan Penyebab

Beberapa jenis demensia umum adalah:

  • Alzheimer – Jenis paling umum ini muncul karena penumpukan protein yang mengganggu fungsi saraf.
  • Demensia vaskular – akibat gangguan aliran darah ke otak, sering berhubungan dengan stroke atau hipertensi.
  • Lewy Body dan Frontotemporal, serta tipe campuran juga dapat terjadi.

Faktor risiko meliputi usia lanjut, genetika, penyakit jantung (hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi), serta gaya hidup tak sehat seperti merokok, konsumsi alkohol berlebihan, dan pola makan buruk.

Baca juga: Kenapa Kepala Berkunang-Kunang Saat Berdiri? Ini Penjelasannya

  • Penulis: Lusi Mardiana

Rekomendasi Untuk Anda

  • ICONNET "Spirit Run & Charity 2024".

    ICONNET Kolaborasi dengan Jago Bahasa Hadirkan Event Lari “Spirit Run & Charity 2024”

    • calendar_month Selasa, 24 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com, Kediri – ICONNET berkolaborasi dengan Jago Bahasa sukses menggelar event lari perdana bertajuk “Spirit Run & Charity 2024“. Event yang berlangsung pertama kalinya di Kampung Inggris, Pare ini, berhasil menarik perhatian ratusan pelari dari Kediri dan sekitarnya, yang memadati Lapangan Tulungrejo sejak Minggu (22/12) pagi. Mengusung semangat gaya hidup sehat dan kepedulian sosial, acara […]

  • DevOps Engineer Jadi Profesi Masa Depan, Simak Skill yang Wajib Kamu Kuasai

    DevOps Engineer Jadi Profesi Masa Depan, Simak Skill yang Wajib Kamu Kuasai

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Shinta Nur Septi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com, Perkembangan teknologi digital mendorong perusahaan untuk menghadirkan layanan yang cepat, aman, dan mampu mengikuti kebutuhan pengguna. Kondisi tersebut membuat kebutuhan terhadap talenta teknologi informasi terus meningkat, termasuk profesi DevOps Engineer. Peran ini semakin penting karena mampu menghubungkan proses pengembangan aplikasi dengan operasional sistem agar berjalan lebih efisien. DevOps Engineering bukan sekadar kemampuan teknis dalam […]

  • Aplikasi Pemberdayaan Blue Economy, Solusi Digital untuk Cegah Stunting di Desa Karangtengah

    Aplikasi Pemberdayaan Blue Economy, Solusi Digital untuk Cegah Stunting di Desa Karangtengah

    • calendar_month Senin, 14 Okt 2024
    • account_circle Dian
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas BSI Sukabumi kembali menggelar program pelatihan bertajuk “Aplikasi Pemberdayaan Blue Economy untuk Mencegah Stunting.” Acara ini diadakan pada Sabtu (12/10) di Kantor Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Pelatihan ini melibatkan 37 peserta yang terdiri dari ibu-ibu kader posyandu dan guru-guru PAUD setempat. Para peserta sangat […]

  • sertifikasi dosen ubsi

    UBSI Raih Rekor Baru, 97 Dosen Lulus Serdos 2025 dan Buktikan Kualitas Pendidikan Makin Unggul

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Rahma Putri
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Jakarta, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kembali menorehkan pencapaian luar biasa dalam dunia pendidikan tinggi. Pada tahun 2025, UBSI berhasil meluluskan 97 dosen dalam program Sertifikasi Dosen (Serdos), sekaligus mencetak rekor baru dalam sejarah kampus. Langkah ini semakin memperkuat posisi UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif yang terus berfokus pada peningkatan mutu dan profesionalisme […]

  • olahraga

    Haornas 2025: Olahraga Satukan Bangsa, Kobarkan Semangat Persatuan

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Anisa Azskia
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Tanggal 9 September Hari Olahraga Nasional (Haornas) mengajak seluruh masyarakat menyalakan kembali semangat juang dan menjadikan olahraga bagian dari kehidupan sehari-hari. Melalui olahraga, seseorang belajar disiplin, pantang menyerah, sekaligus membangun kekuatan fisik dan mental. Sejarah Lahirnya Haornas Kisah Haornas bermula tahun 1948 ketika indonesia berencana ikut Olimpiade ke-14 di London. Inggris belum mengakui kemerdekaan […]

  • Mahasiswa SIA UBSI Sukabumi Siap Melangkah di Program BSI Explore 2026 | Sumber: Instagram @bsiexplore

    Mahasiswa SIA UBSI Sukabumi Siap Melangkah di Program BSI Explore 2026

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Rifa Fitriyani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Program Studi Sistem Informasi Akuntansi (SIA) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Sukabumi mencatatkan capaian positif dalam program BSI Explore 2026. Sebanyak 38 mahasiswa SIA UBSI Sukabumi berhasil lolos Tahap Seleksi Kemampuan Dasar (SKD). Akun Instagram resmi bsiexplore mengumumkan hasil seleksi tersebut pada Selasa (20/01). Pengumuman ini langsung mendapat perhatian luas dari sivitas […]

expand_less