Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Warga Sukabumi Diduga Jadi Korban Perdagangan Orang di Kamboja, Disekap dan Disiksa

Warga Sukabumi Diduga Jadi Korban Perdagangan Orang di Kamboja, Disekap dan Disiksa

  • account_circle Dilan
  • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Muhammad Bagas Saputra, pemuda asal Kota Sukabumi, menjadi korban jaringan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di luar negeri. Ia dikabarkan disekap dan mengalami kekerasan fisik di Kamboja, setelah sebelumnya berangkat untuk bekerja sebagai anak buah kapal (ABK).

Keluarga korban mengaku menerima ancaman dan permintaan tebusan sebesar Rp40 juta agar Bagas bisa pulang dalam kondisi selamat. Informasi ini awalnya menyebar di media sosial, dan kini tengah ditangani oleh aparat penegak hukum di Sukabumi.

Kasi Humas Polres Sukabumi Kota AKP Astuti Setyaningsih membenarkan pihaknya tengah menindaklanjuti informasi tersebut. Unit PPA Sat Reskrim telah melakukan pengecekan dan mendatangi rumah keluarga korban. Polisi juga sudah menggali informasi dan mengumpulkan sejumlah dokumen pendukung. Polisi juga menggandeng sejumlah instansi, termasuk Dinas Ketenagakerjaan Kota Sukabumi, Imigrasi, dan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).

“Kami telah mendatangi rumah keluarga korban untuk mengumpulkan informasi dan dokumen. Saat ini, proses pendalaman kasus terus kami lakukan,” jelas AKP Astuti Setyaningsih, Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, Rabu (2/7).

Kronologi: Berangkat sebagai ABK, Terjebak di Kamboja

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Sukabumi, Abdul Rachman, menjelaskan bahwa Bagas berangkat bekerja ke luar negeri pada April 2025 bersama empat rekannya melalui PT RNT Utama Indonesia yang berkantor di Tegal. Mereka dikontrak sebagai ABK selama satu tahun.

Namun, masalah mulai muncul ketika gaji Bagas tidak dibayarkan selama tiga bulan. Ketegangan dengan kru kapal membuat Bagas dan teman-temannya diturunkan di pelabuhan China. Tanpa uang dan kemampuan berbahasa yang memadai, mereka akhirnya menerima tawaran kerja yang justru menjebak mereka dalam jaringan kerja paksa di Kamboja.

Baca juga: Truk Terguling Timpa Mobil di Padabeunghar Sukabumi Satu Orang Meninggal

Disiksa dan Diancam Lewat Video Call

Keluarga korban, yang semula rutin berkomunikasi dengan Bagas, sempat kehilangan kontak. Hingga pada Jumat (27/6), Bagas kembali menghubungi keluarga dalam kondisi tertekan dan mengaku mengalami penyekapan.

Rangga Saputra, kakak Bagas, mengungkapkan bahwa pelaku sempat melakukan ancaman langsung melalui video call.

“Ngancam langsung lewat video call. Intinya mereka bilang kalau tebusannya nggak dikirim cepat, adik saya bakal disiksa terus. Ngomongnya pakai bahasa asing, tapi ada yang menerjemahkan ke bahasa Indonesia,” ujar kakak korban mengutip dari detik.com.

Ancaman tersebut membuat keluarga panik dan segera melapor ke Unit Pelaksana Teknis Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (UPT P4TKI). Disnaker Sukabumi juga telah melakukan kunjungan ke rumah keluarga korban di Kelurahan Subang Jaya, Kecamatan Cikole.

Pemerintah Lakukan Penanganan

Pemerintah Kota Sukabumi kini fokus untuk membantu proses pemulangan Bagas dan menelusuri kemungkinan pelanggaran oleh pihak perekrut. Koordinasi antara Disnaker, BP3MI, UPT P4TKI, dan aparat kepolisian terus berjalan.

“Kami terus berkoordinasi dengan UPT P4TKI, BP3MI, dan pihak terkait untuk mengawal proses pemulangan korban dan penanganan kasus ini,” tegas Abdul.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa penipuan dengan kedok lowongan kerja ke luar negeri masih marak terjadi. Warga diimbau untuk memastikan keabsahan agen perekrut dan tidak mudah tergiur tawaran kerja tanpa prosedur resmi.

Baca juga: Viral! Warga Cidahu Sukabumi Gerebek Rumah Singgah yang Diduga Jadi Tempat Ibadah

  • Penulis: Dilan

Rekomendasi Untuk Anda

  • BSI Explore 2026 Matangkan KKN Tematik, Ciracap Siap Sambut Mahasiswa Pengabdian | Doc. Istimewa

    Mengabdi untuk Negeri, BSI Explore 2026 Bangun Kolaborasi Bersama Masyarakat Ciracap

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Anita Rahmawati
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com, Sukabumi – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) terus mempersiapkan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik melalui program BSI Explore 2026. Sebagai bagian dari persiapan tersebut, tim survei wilayah Sukabumi melakukan kunjungan ke Kecamatan Ciracap pada 22–24 Juni 2026. Tim juga berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan pemerintah desa untuk mematangkan pelaksanaan program. BSI Explore merupakan […]

  • Heboh Ular Piton Masuk Permukiman, Warga Sukabumi Jadi Korban | Doc. Warga

    Ular Piton 2,5 Meter Serang Lansia di Sukabumi, Warga Panik

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Anita Rahmawati
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Seorang warga Sukabumi, Latif (65), harus menjalani perawatan medis setelah seekor ular menyerangnya saat ia hendak memberi makan ayam peliharaannya di Kampung Kabandungan RT 01/11, Desa Parungseah, Kecamatan Sukabumi, Jawa Barat, pada Senin pagi (25/5/2026). Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 07.00 WIB itu sempat membuat warga sekitar panik dan berbondong-bondong mendatangi lokasi kejadian. […]

  • FKKS Sukabumi Tingkatkan Kesadaran Pendidikan Melalui Event EXPO-3

    FKKS Sukabumi Tingkatkan Kesadaran Pendidikan Melalui Event EXPO-3

    • calendar_month Jumat, 10 Mar 2023
    • account_circle Dilan
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Pada tanggal 9 Maret 2023, bertempat di GOR Merdeka, Forum Komunikasi Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Swasta (FKKS) Kota Sukabumi menggelar acara bertajuk EXPO-3 yang diresmikan oleh Walikota, Achmad Fahmi. Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) juga hadir dalam pembukaan tersebut. Walikota menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan FKKS dalam sambutannya dan memaparkan tantangan yang ada di […]

  • Babak Penyisihan Olimpiade Akuntansi 2025 Sukses Digelar Universitas BSI Sukabumi

    Babak Penyisihan Olimpiade Akuntansi 2025 Sukses Digelar Universitas BSI Sukabumi

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Universitas BSI Sukabumi kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong prestasi generasi muda di bidang akuntansi dengan menyelenggarakan Babak Penyisihan Olimpiade Akuntansi 2025. Acara bergengsi ini berlangsung pada Jumat, 31 Januari 2025, mulai pukul 10.00 hingga 11.00 WIB secara daring melalui platform quizziz.com. Panitia mengawasi jalannya kompetisi melalui aplikasi Zoom untuk memastikan transparansi dan keadilan. […]

  • UniRank

    Reputasi Kampus di Era Digital, Universitas BSI Masuk 10 Besar PTS Terpopuler Jakarta versi UniRank 2025

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Dian
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Di tengah persaingan ketat antar perguruan tinggi swasta (PTS), Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) kembali menorehkan prestasi dengan masuk ke dalam daftar Top 10 PTS Terpopuler di Jakarta versi UniRank 4icu tahun 2025. Capaian ini bukan soal ukuran kampus atau gelar panjang dosennya, melainkan bagaimana mampu membangun eksistensi digital yang kuat dan berkelanjutan. […]

  • I-CATS University College Malaysia

    Tingkatkan Kualitas Pendidikan, UBSI Belajar Implementasi AI dari I-CATS University College Malaysia

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle LIL
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Pontianak – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Pontianak terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan. Tiga dosennya, Latifah, Nurmalasari, dan Wanty Eka Jayanti, baru-baru ini mengikuti program benchmarking internasional di I-CATS University College, Kuching, Malaysia, pada Jumat (26/9). Program ini merupakan inisiatif Aliansi Program Doktor Ilmu Manajemen Indonesia (APDMI). Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman […]

expand_less