Breaking News
light_mode
Beranda » Gaya Hidup » GEDE PANGRANGO, GUNUNG YANG COCOK BUAT PENDAKI BARU

GEDE PANGRANGO, GUNUNG YANG COCOK BUAT PENDAKI BARU

  • account_circle Redaksi Smi
  • calendar_month Senin, 1 Jul 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Gunung Gede adalah sebuah gunung berapi yang terletak di bagian barat Pulau Jawa, Indonesia. Gunung Gede merupakan bagian dari Taman Nasional Gede Pangrango, salah satu dari lima taman nasional pertama di Indonesia sejak tahun 1980. Gunung ini terletak di dua wilayah, yaitu Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Sukabumi, dengan ketinggian 1.000 mdpl hingga 2.958 mdpl dan garis lintang 106°51′ hingga 107°02’BT dan 64°1′ hingga 65°1 Lintang Selatan. Suhu rata-rata di puncak Gunung Gede adalah 18 °C pada siang hari, suhu maksimum pada malam hari sekitar 5 °C, dan curah hujan rata-rata 3.600 mm per tahun. Gunung Gede tercakup dalam hutan pegunungan, termasuk daerah subpegunungan, pegunungan, dan subalpin dekat puncak. Hutan pegunungan di wilayah ini termasuk hutan yang paling kaya spesiesnya di Indonesia.

RUTE PENDAKIAN

Akses utama menuju gunung ini adalah jalur Cibodas dan Cipanas (Gunung Putri) di utara, serta jalur Selabintana di selatan yang jarang dikunjungi pendaki. Jalur Selabintana ini masih banyak berkeliaran binatang liar, itulah kenapa jarang sekali para pendaki yang menggunakan jalur ini.

Untuk dari arah Jakarta, rute bisa menuju ke arah Bogor lalu ke Cibodas dengan waktu tempuh kurang lebih 2,5 jam (± 100 km ).  Jika dari arah Bandung, rute bisa menuju ke arah Cipanas hingga Cibodas dengan waktu tempuh kurang lebih 2 jam (± 89 km).

SEJARAH PARA TOKOH TERKENAL

Gunung Gede mempunyai kondisi alam yang istimewa dan unik. Oleh karena itu, Gunung Gede telah lama menjadi salah satu laboratorium alam yang diminati para peneliti. Gubernur Stamford Raffles berhasil menginjakan kaki di puncak Gunung Gede pada bulan Februari 1815. Pada tahun 1819, Caspar Reinwardt menjadi orang Belanda pertama yang mencapai puncak Gunung Gede, disusul Franz Junghuhn (1839 – 1861), Johannes Teijsmann (1839), Alfred Wallace (1861), Sijfert Koorders (1890), Melchior Treub (1891), Willem van Leeuwen (1911). Dan Cornelis van Steenis (1920-1952) menciptakan koleksi tumbuhan pegunungan ini sebagai dasar bukunya The Mountain Plants of Java yang terbit tahun 1972.

BACA JUGA – Situ Gunung : Mbah Jalun si Pembuat Danau

Taman Surya Kencana Gungung Gede Pangrango

Alun-Alun Barat Surya Kencana | Dokumentasi Istimewa

BASECAMP

Sebelum memulai perjalanan biasanya para pendaki menginap terlebih dahulu di basecamp sekitar Gunung Gede Pangrango. Adapun basecamp ternyaman dengan fasilitas peristirahatan yang syahdu dengan pemandangannya dan pelayanan yang begitu baik, berada pada jalur Cibodas maupun Cipanas (Gunung Putri). Basecamp ini juga menyediakan penyewaan dari mulai Equipment sampai dengan jasa diantaranya :

  • Tenda kap 2 – 4
  • Tracking foll
  • Matras
  • Sepatu
  • Cerierr
  • Kompor portable
  • Nesting
  • Alat makan
  • Kursi
  • Meja
  • Headlamp
  • Lampu Tenda
  • Jaket
  • Celana
  • Radio HT
  • Sepatu running HOKA
  • Sepatu Eiger
  • Cerierr Osprey Atmos 65 L
  • Tenda Aloy Big Adventure kap 2
  • Porter
  • Guide

BEBERAPA OBJEK WISATA YANG MENARIK UNTUK DIKUNJUNGI

Berikut beberapa tempat yang menarik di sekitaran Gunung Gede Pangrango :

  1. Telaga Biru. Danau kecil berukuran lima hektare (1.575 meter dpl.) terletak 1,5 km dari pintu masuk Cibodas. Danau ini selalu tampak biru diterpa sinar matahari, karena ditutupi oleh ganggang biru.
  2. Air terjun Cibereum (I). Air terjun yang mempunyai ketinggian sekitar 50 meter terletak sekitar 2,8 km dari Cibodas. Di sekitar air terjun tersebut pengunjung dapat melihat sejenis lumut merah yang endemik di daerah Jawa Barat.
  3. Air terjun Cibereum (II). Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 60 meter dan terletak sekitar 2,5 km dari Perbawati, Sukabumi. Terletak diantara jalur pendakian via Salabintana.
  4. Sumber Air Panas Cibodas. Terletak sekitar 5,3 km atau 2 jam perjalanan dari Cibodas, berada di jalur pendakian via Cibodas.
    Kandang Batu dan Kandang Badak. Tempat singgah untuk kegiatan berkemah dan pengamatan flora/fauna. Berada di ketinggian 2.220 mdpl dengan jarak 7,8 km atau 3,5 jam perjalanan dari Cibodas.
  5. Puncak dan Kepundan Gunung Gede. Panorama berupa pemandangan matahari saat terbenam/terbit, hamparan kota Cianjur-Sukabumi-Bogor terlihat dengan jelas ketika cuaca cerah, dengan atraksi geologi yang menarik dan pengamatan tumbuhan khas sekitar kepundan. Di puncak ini terdapat tiga kepundan yang masih aktif dalam satu kompleks yaitu kawah Lanang, Ratu, dan Wadon. Puncak Gunung Gede berada pada ketinggian 2.958 mdpl dengan jarak 9,7 km atau 5 jam perjalanan dari Cibodas.
  6. Alun-Alun Suryakencana. Dataran lembah seluas 50 hektare yang menutupi hamparan bunga edelweiss. Berada pada ketinggian 2.750 mdpl dengan jarak 11,8 km atau 6 jam perjalanan dari Cibodas

BACA JUGA – Catat Tanggalnya! Gunung Gede Pangrango Tutup Mulai Akhir Tahun

  • Penulis: Redaksi Smi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LLDIKTI Wilayah III Serahkan SK Pembukaan 6 Prodi Baru, Universitas BSI Perkuat Komitmen Pendidikan Berkualitas

    LLDIKTI Wilayah III Serahkan SK Pembukaan 6 Prodi Baru, Universitas BSI Perkuat Komitmen Pendidikan Berkualitas

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Dilan
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Universitas Bina Sarana Informatika menambah deretan program studi baru setelah resmi menerima Surat Keputusan (SK) pembukaan enam prodi dari LLDIKTI Wilayah III. Penyerahan berlangsung di Ruang Kartini, Jakarta, pada Senin (17/11), dengan delapan perwakilan UBSI hadir langsung dalam agenda tersebut. LLDIKTI Wilayah III menuntaskan proses penerbitan SK dengan waktu yang jauh lebih cepat […]

  • Demi Masa Depan: Upaya Meningkatkan Pendidikan di Daerah Terpencil

    Demi Masa Depan: Upaya Meningkatkan Pendidikan di Daerah Terpencil

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Setiap anak di Indonesia berhak mendapatkan pendidikan yang layak sebagai bekal untuk masa depan mereka. Namun, beberapa daerah terpencil masih menghadapi masalah serius dalam kualitas dan akses pendidikan. Pelajar di wilayah-wilayah ini menghadapi berbagai kendala, seperti minimnya fasilitas dan kurangnya tenaga pengajar berkualitas. Tantangan Pendidikan di Daerah Terpencil Akses Terbatas Akses sekolah yang […]

  • Kecelakaan Beruntun di Cibadak, Polisi Selidiki Dugaan Rem Blong Truk Trailer | Sumber: Sukabumi Ku

    Suara Keras Gegerkan Warga, Truk Trailer Tabrak Enam Kendaraan di Sukabumi

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Anita Rahmawati
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Raya Sukabumi–Bogor, tepatnya di kawasan tanjakan Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (7/10/2025) sekitar pukul 09.50 WIB. Sebuah truk trailer yang diduga mengalami rem blong menabrak enam kendaraan yang berada di depannya. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, sejumlah kendaraan mengalami kerusakan parah, dan […]

  • Temuan Kerangka Manusia Bikin Geger Warga Kampung Cipari Sukabumi

    Temuan Kerangka Manusia Bikin Geger Warga Kampung Cipari Sukabumi

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Aulia Ramadhani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Warga Kampung Cipari RT 003/001, Dusun Cimerak, Desa Cihaur, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, terkejut dengan penemuan kerangka manusia pada Senin pagi (02/02). Kerangka tersebut warga temukan sekitar pukul 08.40 WIB di area kebun yang berada tidak jauh dari pemukiman penduduk. Informasi penemuan kerangka cepat menyebar karena masyarakat kerap melintasi kebun tersebut. Sejumlah warga […]

  • Kuliah Hybrid vs Online

    Kuliah Hybrid atau Online? Kenali Perbedaannya Sebelum Memilih!

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Perkembangan teknologi telah mengubah cara mahasiswa belajar di perguruan tinggi. Kini, dua metode pembelajaran yang populer adalah kuliah hybrid dan kuliah online. Keduanya berbasis digital, tetapi memiliki perbedaan mendasar yang perlu dipahami agar mahasiswa dapat memilih metode yang paling sesuai. Kuliah Hybrid: Perpaduan Tatap Muka dan Pembelajaran Daring Kuliah hybrid menggabungkan sesi pertemuan […]

  • Hindun Hulopi, Putri Indonesia Gorontalo 2024

    Putri Indonesia Gorontalo 2024 Pilih S2 di UNM untuk Raih Karier Cemerlang di Era Digital

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Acara Studium Generale di kampus UNM Margonda, Depok, kian istimewa berkat kehadiran Hindun Hulopi, Putri Indonesia Gorontalo 2024. Acara yang berlangsung pada Sabtu (15/3), menjadi hari yang penuh semangat bagi mahasiswa baru program Magister Ilmu Komputer (S2) dan Doktor Informatika (S3) Universitas Nusa Mandiri (UNM). Hindun hadir sebagai pembicara dalam sesi testimoni mahasiswa […]

expand_less