Breaking News
light_mode
Beranda » Gaya Hidup » Diabetes Penyakit Serius yang Bisa Dikelola dengan Perubahan Gaya Hidup

Diabetes Penyakit Serius yang Bisa Dikelola dengan Perubahan Gaya Hidup

  • account_circle Redaksi Smi
  • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

sukabumihitz – Diabetes melitus terus menjadi salah satu masalah kesehatan global yang memerlukan perhatian serius. Berdasarkan data terbaru dari International Diabetes Federation  (IDF), jumlah penderitanya telah mencapai 537 juta orang pada tahun 2023. Peningkatan ini terutama terjadi pada negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Prevalensi penyakit ini perkiraan mencapai 19,5 juta kasus, menjadikannya salah satu penyakit tidak menular yang paling mengkhawatirkan.

Menyadari besarnya dampak  terhadap kesehatan masyarakat, penting untuk memahami penyebab, gejala, faktor risiko, cara penanganan, dan langkah pencegahan penyakit ini. Dengan pengetahuan yang tepat, kita dapat mengurangi risiko dan mengelola secara lebih efektif.

Penyebab Ketidakseimbangan Gula Darah

Penyakit ini terjadi ketika tubuh tidak mampu memproduksi insulin secara cukup atau tidak dapat menggunakan insulin secara efektif. Insulin adalah hormon yang mengatur kadar gula darah. Ketidakseimbangan ini menyebabkan kadar gula darah tinggi (hiperglikemia), yang dapat merusak organ dan sistem tubuh jika tidak terkelola dengan baik.

Gejala Umum yang Sering Muncul

Sering kali tidak menunjukkan gejala yang jelas pada tahap awal. Beberapa tanda atau gejalanya adalah :

  1. Sering Haus dan Buang Air Kecil: Kadar gula darah tinggi menyebabkan tubuh menarik lebih banyak cairan, sehingga penderita sering merasa haus dan buang air kecil lebih sering.
  2. Lelah Berlebihan: Tubuh tidak dapat menggunakan gula darah sebagai energi secara efektif, menyebabkan kelelahan yang terus-menerus.
  3. Penurunan Berat Badan Tanpa Sebab: Meski nafsu makan normal atau meningkat, penderita diabetes tipe 1 sering mengalami penurunan berat badan yang signifikan.
  4. Penglihatan Kabur: Kadar gula darah tinggi dapat memengaruhi lensa mata, menyebabkan penglihatan menjadi buram.
  5. Luka Sulit Sembuh: Penyakit ini dapat memengaruhi sirkulasi darah dan sistem kekebalan tubuh, membuat luka lebih lama sembuh.
  6. Kesemutan atau Mati Rasa: Kerusakan saraf akibat gula darah tinggi dapat menyebabkan sensasi kesemutan atau mati rasa, terutama pada tangan dan kaki.

Jika Anda mengalami gejala-gejala ini, segera konsultasikan ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Baca juga : Nyeri Sendi Tak Tertahankan? Waspadai Gejala Asam Urat Tinggi dan Temukan Solusi Ampuhnya!

Faktor Risiko 

Beberapa faktor dapat meningkatkan risiko seseorang terkena diabetes, antara lain:

  1. Riwayat Keluarga: Memiliki keluarga dengan riwayat diabetes meningkatkan risiko terkena penyakit ini.
  2. Obesitas: Kelebihan berat badan, terutama di sekitar perut, adalah faktor risiko utama.
  3. Gaya Hidup Tidak Sehat: Kurangnya aktivitas fisik, pola makan tinggi gula, dan konsumsi alkohol berlebihan.
  4. Usia: Risiko diabetes meningkat seiring bertambahnya usia, terutama di atas 45 tahun.
  5. Kondisi Medis Lain: Hipertensi, kolesterol tinggi, dan sindrom ovarium polikistik (PCOS) juga berkontribusi terhadap penyakit ini.

Cara Penanganan 

Penanganan memerlukan pendekatan holistik yang meliputi pengobatan, perubahan gaya hidup, dan pemantauan rutin. Berikut adalah langkah-langkah nya:

  1. Terapi Insulin dan Obat-Obatan : Beberapa penderita memerlukan terapi insulin atau obat oral untuk mengatur kadar gula darah.
  2. Pola Makan Sehat : Konsumsi makanan rendah gula, tinggi serat, dan rendah lemak jenuh. Hindari makanan olahan, minuman manis, dan karbohidrat sederhana.
  3. Aktivitas Fisik Rutin : Olahraga seperti jalan kaki, bersepeda, atau yoga dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan mengontrol gula darah.
  4. Pemantauan Gula Darah : Penderita perlu memeriksa kadar gula darah secara rutin untuk memastikan tetap dalam batas normal.
  5. Edukasi dan Dukungan : Mengikuti program edukasi diabetes dan bergabung dengan komunitas pendukung dapat membantu penderita mengelola kondisi mereka dengan lebih baik.

Cara Mencegahnya

Penyebab utamanya adalah gaya hidup tidak sehat, sebenarnya mencegahnya bisa melalui perubahan pola hidup. Berikut adalah langkah-langkah pencegahannya:

  1. Jaga Pola Makan: Perbanyak konsumsi sayuran, buah, biji-bijian, dan protein rendah lemak. Kurangi gula, garam, dan lemak jenuh.
  2. Rutin Berolahraga: Lakukan aktivitas fisik minimal 30 menit sehari, 5 kali seminggu.
  3. Jaga Berat Badan Ideal: Obesitas adalah faktor risiko utama. Menjaga berat badan sehat dapat mengurangi risiko secara signifikan.
  4. Hindari Rokok dan Alkohol: Kedua kebiasaan ini dapat meningkatkan risiko dan komplikasinya.
  5. Pemeriksaan Kesehatan Berkala: Deteksi melalui tes gula darah dapat membantu mencegah perkembangan penyakit ini.

Gaya Hidup Sehat untuk Menjaga Keseimbangan

Diabetes adalah penyakit serius yang dapat terkelola dan mencegah dengan langkah-langkah tepat. Dengan memahami penyebab, gejala, faktor risiko, dan menerapkan gaya hidup sehat, kita dapat mengurangi risiko dan dampaknya. Mari bersama-sama meningkatkan kesadaran akan pentingnya pencegahan dan penanganan untuk hidup yang lebih sehat.

Baca juga : Terlalu Banyak Stres? Ini Cara Mudah Mengatasi Agar Tidak Membuat Hidup Semakin Ruwet!

 

  • Penulis: Redaksi Smi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Literasi Digital Jadi Fokus PKM Mahasiswa UBSI di SD Sriwidari 1

    Literasi Digital Jadi Fokus PKM Mahasiswa UBSI di SD Sriwidari 1

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Ardila Khaylila
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Kelompok Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Akuntansi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Sukabumi menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Mandiri di SD Negeri Sriwidari 1, Kota Sukabumi. Kegiatan ini mengusung tema pengenalan aplikasi pengolah angka Microsoft Excel untuk siswa kelas VI. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa ingin meningkatkan literasi digital dan kemampuan numerasi […]

  • Siap Menjadi Pemimpin Teknologi? Mulai Perjalananmu di S2 MTI UBSI

    Siap Menjadi Pemimpin Teknologi? Mulai Perjalananmu di S2 MTI UBSI

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle Aulia Ramadhani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Di era transformasi digital yang berkembang sangat cepat, kebutuhan tenaga ahli teknologi informasi tingkat lanjut semakin tinggi. S2 MTI UBSI (Magister Teknologi Informasi Universitas Bina Sarana Informatika) hadir sebagai program pendidikan terbaik untuk mencetak profesional yang kompeten di bidang kecerdasan buatan (AI) dan keamanan siber. Program ini menjawab tantangan industri modern yang membutuhkan […]

  • Siksa Kubur

    Tembus 3 Juta Penonton, Film “SIKSA KUBUR”: Mempertanyakan Ketidakpercayaan akan Siksa di Alam Kubur

    • calendar_month Kamis, 2 Mei 2024
    • account_circle Dilan
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Pecinta film horor, sambut kedatangan “Siksa Kubur”! Film ini dinantikan sepanjang April 2024 dan kini telah tayang di berbagai bioskop di Indonesia. Film yang disutradarai oleh Joko Anwar ini menarik perhatian dengan alur cerita yang misterius dan pesan yang mendalam. Semejak pengumumannya, film ini mendapat sorotan, terutama karena pemeran utamanya adalah aktor dan […]

  • Program Studi Sistem Informasi Raih Akreditasi Unggul

    Prestasi Gemilang! Program Studi Sistem Informasi UBSI Kampus Sukabumi Terakreditasi Unggul

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Aulia Ramadhani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Program Studi Sistem Informasi UBSI Kampus Sukabumi resmi menyandang predikat Unggul setelah Lembaga Akreditasi Mandiri Informatika dan Komputer (LAM INFOKOM) menerbitkan Surat Keputusan (SK) pada (16/08). Predikat tertinggi ini mencerminkan mutu pendidikan tinggi yang semakin kuat dan teruji. Momentum Pencapaian dan Respons Akademik Ketua Program Studi Sistem Informasi UBSI Kampus Sukabumi, Agung Wibowo, […]

  • Foto Ki Hadjar Dewantara dan logo Hardiknas 2024

    Tanggal 2 Mei Diperingati Sebagai Hardiknas, Begini Sejarahnya!

    • calendar_month Kamis, 2 Mei 2024
    • account_circle DDAMDOMM
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) adalah momen penting dalam kalender nasional, meskipun tidak termasuk dalam daftar hari libur nasional. Berdasarkan situs web Universitas Insan Cita Indonesia, penetapan Hardiknas sebagai hari nasional sesuai dengan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 316 Tahun 1959. Hari Pendidikan Nasional jatuh pada tanggal 2 Mei bertepatan dengan hari kelahiran sosok Bapak […]

  • Perpustakaan Tanpa Batas: Akses Mudah untuk Semua di Era Digital

    Perpustakaan Tanpa Batas: Akses Mudah untuk Semua di Era Digital

    • calendar_month Minggu, 19 Jan 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Jakarta, Perpustakaan telah lama menjadi pusat pengetahuan dan informasi. Namun, di tengah pesatnya kemajuan teknologi, perpustakaan dihadapkan pada tantangan baru terkait inklusi dan aksesibilitas. Untuk itu, perpustakaan perlu berinovasi agar semua individu, termasuk penyandang disabilitas, dapat mengakses sumber daya yang ada tanpa hambatan di era digital. Perpustakaan Universitas Nusa Mandiri (UNM) telah mengambil […]

expand_less