Jenggala
Jenggala – Bagian 5 (Tamat)
- calendar_month Minggu, 30 Okt 2022
- 0Komentar
Aku melihat ekspresi ayah yang kaget dan keringatnya bercucuran. “Kenapa kamu bisa ada di sini?” tanya ayahku. Mendengar itu aku langsung menceritakan bagaimana aku bisa berada di tubuh Glora dan bertemu nenek Subi. Kemudian nenek Subi memberitahuku akan dendamnya dan bagaimana aku bisa sampai di sini. Selesai aku bercerita air mata kedua orang tuaku mengalir […]
Jenggala – Bagian 4
- calendar_month Minggu, 30 Okt 2022
- 0Komentar
Aku terus berjalan hingga tiba-tiba seorang pria menghampiriku. “Hai cewe. Boleh kenalan gak?” Dalam hati aku menggerutu. Jika aku ada pada tubuhku, tentu akan aku tendang perutnya. “Jangan ganggu saya. Pergi kau sana.” “Galak amat lo,” balas pria itu. Aku berpikir, apa aku manfaatkan dia saja, ya? Agar dia bisa membantuku. “Kalau kau ingin berkenalan […]
Jenggala – Bagian 3
- calendar_month Minggu, 30 Okt 2022
- 0Komentar
Mendengar itu aku terkejut, “Apa maksud nenek?” Nenek Subi menatapku dengan pandangan yang dalam, “Kamu tahu siapa yang membunuh Glora? Dia adalah ayahmu. AYAH KANDUNGMU! Aku yang membuatmu menempati tubuh Glora.” Mendengar perkataan nenek Subi aku terkejut, tapi aku tidak percaya begitu saja. “Apa maksud nenek menuduh ayahku? Dan jika benar itu adalah ayahku mana […]
Jenggala – Bagian 2
- calendar_month Minggu, 30 Okt 2022
- 0Komentar
Waktu tak terasa terus berlalu. Sekarang tepat 5 hari jiwaku menempati tubuh Glora. Semakin hari aku bisa menyesuaikan kehidupannya sebagai Glora. Pagi ini aku berencana memberitahu nenek Subi bahwa aku bukan Glora tetapi seorang pemuda yang bernama Jenggala. Tak lama suara nenek Subi terdengar, “Glora sarapan dulu cuk!!!”. Kesadaranku mulai kembali lalu aku menjawab, “Baik […]
Jenggala – Bagian 1
- calendar_month Minggu, 30 Okt 2022
- 0Komentar
Jenggala namaku. Kata ayah, artinya hutan. Biar suatu saat diriku bisa mendapatkan hal yang baik seluas hutan yang tersebar di bumi yang memberikan banyak manfaatnya. Namun, makin dewasa, aku tak tahu makna sebenarnya mengapa aku diberi nama itu. Aku benci. Mereka membuangku. Menghancurkan mimpi-mimpiku. Ya, seperti makna hutan yang sering kita lihat. Dibakar. Dirusak. Dihanguskan. […]
