Breaking News
light_mode
Beranda » Pendidikan » Skema Akreditasi Jurnal Ilmiah 2026 Berubah, Ini 4 Peringkat yang Berlaku

Skema Akreditasi Jurnal Ilmiah 2026 Berubah, Ini 4 Peringkat yang Berlaku

  • account_circle Hasna Wulandari
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz.com – Skema akreditasi jurnal ilmiah mengalami perubahan pada 2026. Pemerintah menyederhanakan peringkat akreditasi jurnal menjadi empat tingkatan melalui Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Permendikti Saintek) Nomor 9 Tahun 2026 tentang Akreditasi Jurnal Ilmiah.

Peraturan tersebut ditetapkan pada 29 Juni 2026 dan mulai berlaku pada 7 Juli 2026. Selain itu, aturan baru ini mencabut Permenristekdikti Nomor 9 Tahun 2018 tentang Akreditasi Jurnal Ilmiah.

Skema Akreditasi Jurnal Ilmiah 2026

Melalui skema baru, nilai akreditasi menentukan peringkat jurnal berdasarkan empat rentang nilai. Berikut pembagian peringkat yang berlaku:

  • Peringkat 1: nilai 90–100
  • Peringkat 2: nilai 80–<90
  • Peringkat 3: nilai 70–<80
  • Peringkat 4: nilai 60–<70
  • Nilai di bawah 60: tidak terakreditasi

Melalui pembagian tersebut, pengelola jurnal dapat melihat posisi akreditasi berdasarkan hasil penilaian. Skema ini juga membuat tingkatan akreditasi lebih sederhana.

Fokus Skema Akreditasi Jurnal Ilmiah

Permendikti Saintek Nomor 9 Tahun 2026 tidak hanya mengatur peringkat akreditasi. Regulasi tersebut juga mengatur jurnal ilmiah, standar jurnal ilmiah, mekanisme akreditasi, ketentuan peralihan, serta ketentuan penutup.

Dalam penerapannya, pengelola jurnal perlu memperhatikan tata kelola dan proses editorial. Selain itu, kualitas artikel serta konsistensi penerbitan juga menjadi bagian penting dalam menjaga mutu jurnal.

Karena itu, pengelola perlu memastikan setiap artikel melewati proses editorial dan penelaahan sesuai standar yang berlaku.

Dengan demikian, pengelola dapat menjaga kualitas publikasi jurnal secara konsisten.

Persiapan Menghadapi Skema Akreditasi Jurnal Ilmiah

Perubahan skema akreditasi jurnal ilmiah menjadi momentum bagi pengelola untuk mengevaluasi pengelolaan jurnal. Evaluasi dapat mencakup proses penerbitan, kualitas naskah, pengelolaan editorial, hingga konsistensi penerbitan.

Selanjutnya, pengelola jurnal perlu memahami ketentuan baru sebelum mengajukan atau mempertahankan akreditasi. Pemahaman tersebut membantu pengelola menyiapkan jurnal sesuai standar yang berlaku.

Dengan adanya aturan baru ini, perguruan tinggi dan pengelola jurnal memiliki acuan yang lebih sederhana untuk memahami tingkatan akreditasi. Pada akhirnya, perubahan tersebut mendukung peningkatan relevansi, kuantitas, dan kualitas publikasi ilmiah di Indonesia.

Pengelola jurnal juga dapat menggunakan perubahan ini sebagai kesempatan untuk memperbaiki proses penerbitan secara berkelanjutan. Langkah tersebut penting agar kualitas jurnal tetap terjaga dari waktu ke waktu.

LPPM UBSI Sukabumi Dorong Budaya Publikasi Ilmiah

Perubahan skema akreditasi jurnal ilmiah juga menjadi perhatian bagi perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas publikasi. Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UBSI Sukabumi terus mendorong dosen dan mahasiswa untuk menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas.

Melalui pengelolaan jurnal ilmiah, LPPM UBSI Sukabumi menyediakan wadah bagi dosen, mahasiswa, dan peneliti untuk mempublikasikan hasil penelitian sesuai bidang keilmuan. Kehadiran jurnal tersebut juga mendukung pengembangan budaya riset dan publikasi di lingkungan perguruan tinggi.

LPPM UBSI Sukabumi mengelola empat jurnal ilmiah, yaitu Jurnal SWABUMI, Jurnal JUSTIKA, Jurnal LARIK, dan Jurnal JATIK. Masing-masing jurnal memiliki fokus keilmuan yang berbeda sehingga penulis dapat memilih media publikasi yang sesuai dengan topik penelitiannya.

Informasi mengenai fokus jurnal, template penulisan, hingga proses pengiriman naskah dapat diakses melalui portal resmi jurnal UBSI di jurnal.bsi.ac.id.

Dengan adanya wadah publikasi tersebut, mahasiswa dan dosen dapat terus mengembangkan hasil riset sekaligus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas publikasi ilmiah di Indonesia.

  • Penulis: Hasna Wulandari

Rekomendasi Untuk Anda

  • ONIC Indonesia Tersingkir Usai Dikalahkan Team Liquid PH 3–1 di Semifinal MSC × EWC 2025 | Sumber : Elshinta.com

    ONIC Esports Gagal Tembus Grand Final Setelah Ditumbangkan Team Liquid PH 1–3

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Anita Rahmawati
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Riyadh, 1 Agustus 2025 – Perjalanan ONIC Esports (ONIC ID) di Knockout Stage Mobile Legends: Bang Bang Mid Season Cup 2025 × Esports World Cup harus terhenti di semifinal setelah takluk 1–3 dari wakil Filipina, Team Liquid PH (TLPH). Kekalahan ini memupus peluang ONIC untuk langsung melangkah ke Grand Final. Jalannya Pertandingan Game […]

  • Gak Semua Kampus Di Sukabumi Memiliki Lembaga Entrepreneur

    Gak Semua Kampus Di Sukabumi Memiliki Lembaga Entrepreneur

    • calendar_month Jumat, 26 Jul 2024
    • account_circle Decul
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Salah satu kampus di Sukabumi yang menyediakan lembaga Entrepreneur kampus yaitu Universitas BSI Sukabumi. Universitas BSI Sukabumi dengan bangga menghadirkan BSI Entrepreneur Center (BEC) sebagai pusat entrepreneur yang menyediakan berbagai layanan untuk mendukung mahasiswa untuk jadi pengusaha sebelum wisuda. BSI Entrepreneur Center menjadi wadah atau lembaga pengembangan kewirausahaan yang disediakan oleh Universitas BSI […]

  • Bsi Career Center (BCC) : Persiapkan Diri Untuk Karier Impianmu!

    BSI Career Center (BCC) UBSI Kampus Sukabumi: Langkah Awal Menuju Karier Sukses!

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Memasuki dunia kerja tidak hanya bergantung pada ijazah semata. Persaingan semakin ketat, dan perusahaan kini mencari kandidat yang memiliki keterampilan, pengalaman, serta kesiapan mental yang matang. Untuk itu, BSI Career Center (BCC) hadir guna membantu mahasiswa dan lulusan Universitas BSI menjadi profesional yang siap bersaing di dunia kerja. 1. Buat CV dan Portofolio […]

  • Transformasi Digital 2025: Tren Teknologi Informatika yang Wajib Diketahui

    Transformasi Digital 2025: Tren Teknologi Informatika yang Wajib Diketahui

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Nana
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Dunia teknologi terus mengalami perkembangan pesat, membawa perubahan signifikan di berbagai industri. Tahun 2025 diprediksi menjadi titik penting dalam transformasi digital, dengan tren teknologi yang semakin canggih dan terintegrasi. Berikut adalah beberapa tren utama yang akan mendominasi dunia informatika di tahun ini. 1. Kecerdasan Buatan (AI) Semakin Canggih AI telah mengalami lonjakan inovasi, […]

  • Peran Statistika

    Peran Statistika dalam Era Big Data dan Kecerdasan Buatan

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Shinta Septi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Era digital menjadikan data sebagai sumber daya paling berharga di dunia. Setiap detik, jutaan informasi muncul dari berbagai aktivitas manusia, mulai dari transaksi online, media sosial, hingga perangkat IoT (Internet of Things). Dalam tumpukan data inilah, statistika berperan besar sebagai fondasi utama untuk memahami, mengolah, dan memanfaatkan data secara efektif, terutama dalam bidang Big […]

  • ICIPA 2024

    Kolaborasi UNJ dan Cyber University, Sukseskan Konferensi Internasional ICIPA 2024

    • calendar_month Minggu, 22 Sep 2024
    • account_circle Dian
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan Universitas Siber Indonesia (Cyber University) resmi menjalin kerja sama dalam penyelenggaraan Konferensi Internasional “Interdisciplinary Physics Application” (ICIPA) 2024. Kolaborasi ini diumumkan melalui penandatanganan perjanjian yang digelar pada Rabu (18/9) di Aula Gedung Cyber University, Jakarta Selatan, dengan dihadiri oleh berbagai akademisi dan ilmuwan dari seluruh dunia. ICIPA 2024 […]

expand_less