Mahasiswa Prestasi UBSI Raih Medali Perunggu di Malaysia
- account_circle OZI
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Dua Mahasiswa UBSI Raih Medali Perunggu di Ajang Internasional Malaysia | Sumber: Dok. Istimewa
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sukabumihitz.com, Bekasi – Mahasiswa prestasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Kaliabang membawa kabar membanggakan dari ajang internasional. Muhammad Sayyid Az Zahiri dan Shaskia Najla Putri Kayla meraih Juara 3 atau medali perunggu nomor ganda campuran pada Asia Pacific Deaf Multi-Sport Championships 2026. Kompetisi tersebut berlangsung di Penang, Malaysia, Minggu (4/10).
Keduanya merupakan mahasiswa Program Studi (Prodi) Teknologi Informasi UBSI Kampus Kaliabang. Dalam kompetisi tersebut, Muhammad Sayyid Az Zahiri dan Shaskia Najla Putri Kayla menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Selain itu, capaian tersebut menambah catatan prestasi mahasiswa UBSI pada ajang olahraga tingkat internasional.
Perjuangan Mahasiswa UBSI di Ajang Internasional
Prestasi tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan melalui berbagai aktivitas. Selain mengasah kemampuan, pengalaman mengikuti kompetisi juga memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk membangun mental bertanding dan meningkatkan rasa percaya diri. Dengan begitu, mahasiswa dapat membawa nama kampus ke tingkat yang lebih luas.
Koordinator Unit Prestasi Kemahasiswaan UBSI, Rahmat Hidayat, turut memberikan apresiasi atas perjuangan Muhammad Sayyid dan Shaskia. Menurutnya, pencapaian keduanya menjadi kebanggaan bagi kampus. Selain itu, prestasi tersebut menunjukkan potensi mahasiswa untuk berkembang melalui kompetisi.
“Alhamdulillah, mahasiswa UBSI kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional dengan meraih Juara 3 atau medali perunggu pada nomor ganda campuran di Asia Pacific Deaf Multi-Sport Championships 2026 di Penang, Malaysia. Ini tentu menjadi kebanggaan bagi UBSI dan sekaligus menunjukkan bahwa mahasiswa kita memiliki potensi untuk berprestasi hingga tingkat internasional,” ujar Rahmat, Minggu (4/10).
Menurut Rahmat, prestasi tersebut juga dapat mendorong mahasiswa lain untuk berani mengembangkan kemampuan. Karena itu, ia berharap semakin banyak mahasiswa yang mengikuti kompetisi sesuai minat dan potensi masing-masing. Selain pengalaman, kegiatan tersebut juga dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengenali kemampuan mereka.
“Kami akan terus mendorong dan mendukung mahasiswa untuk aktif mengikuti berbagai ajang kompetisi. Setiap prestasi yang diraih mahasiswa merupakan bagian dari kontribusi dalam mengharumkan nama UBSI,” tambahnya.
Kompetisi Jadi Ruang untuk Mengembangkan Potensi
Kompetisi tingkat internasional memberikan pengalaman yang berbeda bagi mahasiswa. Selain mengasah kemampuan teknis sesuai bidang masing-masing, kegiatan tersebut membantu mahasiswa membangun keberanian, kedisiplinan, sportivitas, dan kemampuan beradaptasi. Dengan pengalaman itu, mahasiswa dapat menghadapi berbagai situasi baru dengan lebih percaya diri.
Selain menghadapi lawan dari berbagai daerah, mahasiswa juga dapat mengenal lingkungan baru. Di sisi lain, interaksi dengan peserta dari berbagai latar belakang turut memperluas pengalaman selama mengikuti kompetisi. Bahkan, pengalaman tersebut dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk mengikuti ajang lain pada masa mendatang.
“Capaian Muhammad Sayyid Az Zahiri dan Shaskia Najla Putri Kayla di Penang menjadi salah satu catatan prestasi mahasiswa UBSI pada 2026. Lebih dari sekadar medali, pencapaian ini menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki ruang untuk bertumbuh dan membuktikan kemampuan mereka di panggung yang lebih luas,” tegasnya.
Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI terus membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi. Selain melalui kegiatan akademik, kampus juga menyediakan ruang bagi mahasiswa untuk aktif dalam berbagai kegiatan nonakademik. Dengan demikian, mahasiswa dapat memilih aktivitas sesuai minat sekaligus membangun pengalaman untuk meraih prestasi.
- Penulis: OZI
- Editor: Ardila Khaylila
