Breaking News
light_mode
Beranda » Pendidikan » Menelusuri Makna Al-Asham: Alasan Mengapa Rajab Disebut Bulan Tuli?

Menelusuri Makna Al-Asham: Alasan Mengapa Rajab Disebut Bulan Tuli?

  • account_circle Rahma Putri
  • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Dalam kalender Hijriah, bulan Rajab menempati posisi yang sangat istimewa sebagai salah satu dari empat Asyhurul Hurum atau bulan yang disucikan. Namun, di balik kemuliaannya, terdapat satu julukan unik yang menyertai bulan ini, yaitu Al-Asham. Secara terminologi dan sejarah, penamaan ini menyimpan filosofi mendalam yang merefleksikan kedamaian dan limpahan kasih sayang Sang Pencipta kepada hamba-Nya.

Secara harfiah, banyak literatur Islam mengaitkan Rajab dengan sebutan Al-Asham yang berarti “tuli”. Mengutip dari NU Online, julukan ini bukan tanpa alasan, pada era jahiliyah hingga awal perkembangan Islam, masyarakat Arab sangat menghormati kesucian bulan Rajab dengan menghentikan segala bentuk pertikaian dan gencatan senjata.

Keheningan dari Denting Pedang

Penyebutan “Bulan Tuli” merujuk pada suasana sunyi yang tercipta selama tiga puluh hari tersebut. Pada bulan ini, tidak terdengar sama sekali suara gemerincing pedang, deru peperangan, maupun teriakan minta tolong akibat konflik bersenjata. Keheningan ini menjadi simbol bahwa Rajab adalah zona waktu yang aman bagi siapa pun.

Baca juga: Strategi Spiritual: Cara Efektif Menyusun Worship Planner di Bulan Rajab

Para ulama menjelaskan bahwa “tuli”-nya bulan Rajab merupakan bentuk penghormatan terhadap perdamaian. Umat Muslim diajak untuk menulikan telinga dari segala provokasi yang memicu perpecahan serta menutup rapat pintu konflik. Hal ini sejalan dengan perintah Allah SWT untuk tidak menzalimi diri sendiri dan orang lain selama berada di bulan-bulan haram.

Relevansi Spiritual di Era Modern

Di tengah hiruk-pikuk dunia modern yang penuh dengan disinformasi dan konflik sosial, memaknai kembali Rajab sebagai “Bulan Tuli” menjadi sangat relevan. Muslim masa kini diharapkan mampu menerapkan prinsip Al-Asham dengan cara “menulikan diri” dari pengaruh buruk media sosial, ghibah, dan ujaran kebencian yang dapat merusak pahala ibadah.

Menghidupkan kembali semangat Rajab berarti mengutamakan kedamaian batin dan sosial. Dengan memahami bahwa Rajab adalah waktu di mana rahmat Allah tercurah deras, mendorong setiap individu untuk menebarkan kebaikan bagi sesama. Dengan meneladani nilai-nilai perdamaian yang terkandung di dalamnya, umat Muslim dapat mempersiapkan spiritualitas yang lebih kokoh menjelang bulan suci Ramadhan.

Baca juga: Keistimewaan Malam 27 Rajab 2026 Bertepatan Malam Jumat dan Isra Miraj

  • Penulis: Rahma Putri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa UBSI dibimbing BSI Entrepreneur Center untuk memulai usaha sejak kuliah

    Dari Mahasiswa Jadi Pengusaha Bareng BSI Entrepreneur Center

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
    • account_circle Ina haryani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Punya ide bisnis tapi belum tahu mulai dari mana? Ingin punya usaha sendiri agar tidak terus-terusan melamar pekerjaan setelah lulus? Kamu tidak sendiri! BSI Entrepreneur Center (BEC) dari Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) hadir untuk mendampingi mahasiswa dan alumni mewujudkan impian jadi entrepreneur muda yang kreatif, tangguh, dan sukses. 1. Ide Bisnismu Sangat […]

  • Sidang kasus pencurian Box FAT Iconnet

    Hakim Putuskan Hukuman 1 Tahun Penjara Terhadap Kasus Pencurian Box FAT Iconnet di Depok

    • calendar_month Jumat, 26 Apr 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com – Sidang kasus pencurian Box FAT Iconnet di daerah Sukma Jaya, Cilodong, Depok sudah ditetapkan putusannya oleh Pengadilan Negeri Depok pada Rabu (3/4) lalu. Kasus yang menghebohkan warga sejak Senin, 25 Desember 2023 tahun lalu itu, akhirnya mendapatkan kejelasan hukum. Dalam persidangan tersebut, hakim menetapkan hukuman pidana penjara selama 1 (satu) tahun bagi terdakwa, […]

  • MBG

    MBG SMAN 1 Kalapanunggal Sajikan Menu Lezat, Siswa Semakin Semangat Belajar

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Anisa Azskia
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Program MBG (Makan Bersama Gratis) di SMAN 1 Kalapanunggal selalu menciptakan antusiasme besar dari para siswa. Setiap hari mereka bisa merasakan variasi menu yang berbeda, mulai dari ayam, telur, mie, hingga tambahan minuman susu segar. Menu bervariasi ini tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga menambah semangat belajar sepanjang hari. Salah satu siswa, Dwi Cahyo […]

  • Pengapuran Tulang: Penyebab, Gejala, dan Cara Atasi

    Pengapuran Tulang: Penyebab, Gejala, dan Cara Atasi

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Ardila Khaylila
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Pengapuran tulang merupakan kondisi yang sering berhubungan dengan osteoartritis, yaitu penyakit degeneratif pada sendi. Kondisi ini terjadi ketika bantalan tulang rawan yang melindungi ujung tulang mengalami kerusakan secara bertahap. Akibatnya, jadi saling bergesekan dan menimbulkan rasa nyeri serta keterbatasan gerak. Pengapuran tulang dapat menyerang berbagai bagian tubuh, seperti lutut, pinggul, tangan, hingga tulang […]

  • Kecelakaan Maut! Pria di Sukabumi Tewas Tertabrak KA Pangrango

    Kecelakaan Maut! Pria di Sukabumi Tewas Tertabrak KA Pangrango

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Seorang pria kehilangan nyawanya setelah tertabrak KA Pangrango yang melaju di jalur Sukabumi-Bogor. Insiden ini terjadi pada Senin (3/3/2025) sekitar pukul 05.15 WIB di perlintasan rel yang berada di Jalan Saniin, Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Jawa Barat. Korban, HA (33), warga Gang Berdikari, Kelurahan Benteng, terlihat duduk dekat rel sekitar satu […]

  • hari kebebasan pers sedunia 2024

    Hari Kebebasan Pers Sedunia 2024

    • calendar_month Jumat, 3 Mei 2024
    • account_circle Nana
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa menetapkan 3 Mei sebagai Hari Kebebasan Pers Sedunia atau World Press Freedom City. Yang merupakan kesempatan untuk mengakui peran penting jurnalisme dan kebebasan berbicara, terutama dalam menghadapi tantangan lingkungan global yang kritis saat ini. Fungsi merayakan hari pers sedunia adalah untuk meningkatkan kesadaran, menghormati dan menjunjung tinggi hak kebebasan […]

expand_less