Breaking News
light_mode
Beranda » Pendidikan » Literasi Budaya Jadi Cara Mahasiswa Tetap Dekat dengan Budaya Lokal di Era Digital

Literasi Budaya Jadi Cara Mahasiswa Tetap Dekat dengan Budaya Lokal di Era Digital

  • account_circle Rifa Fitriyani
  • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz — Perkembangan teknologi dan media sosial membuat arus budaya global semakin cepat masuk ke kehidupan generasi muda. Kondisi tersebut mendorong pentingnya literasi budaya agar mahasiswa tetap mengenal, memahami, dan menghargai budaya lokal di tengah perkembangan era digital.

Saat ini, banyak mahasiswa lebih akrab dengan budaya populer luar negeri dibanding tradisi daerahnya sendiri. Tren musik, fashion, bahasa, hingga gaya hidup modern terus berkembang melalui media sosial dan memengaruhi kehidupan sehari-hari. Karena itu, mahasiswa perlu memperkuat pemahaman mengenai budaya lokal agar identitas budaya bangsa tetap terjaga di tengah modernisasi.

Literasi Budaya Bantu Mahasiswa Memahami Identitas Lokal

Literasi budaya merupakan kemampuan memahami, menghargai, dan menerapkan nilai budaya dalam kehidupan sehari-hari. Pemahaman tersebut tidak hanya berkaitan dengan adat atau tradisi, tetapi juga mencakup bahasa daerah, kesenian, norma sosial, hingga nilai kebersamaan dalam masyarakat.

Melalui literasi budaya, mahasiswa dapat memahami pentingnya menjaga identitas lokal tanpa harus tertinggal perkembangan zaman. Budaya lokal juga tetap relevan bagi generasi muda jika masyarakat mengemasnya secara kreatif dan mengikuti perkembangan teknologi digital.

Baca juga: Literasi Emosional Jadi Kunci Gen Z Hadapi Tekanan Era Digital

Media Sosial Jadi Tantangan Sekaligus Peluang

Perkembangan media sosial membuat generasi muda lebih mudah mengenal budaya luar. Namun, kondisi tersebut juga berpotensi membuat budaya lokal semakin terpinggirkan jika generasi muda tidak memiliki kesadaran untuk melestarikannya.

Banyak anak muda mulai jarang menggunakan bahasa daerah atau mengenal tradisi di lingkungan sekitar karena lebih tertarik pada budaya populer yang sedang viral.

Meski begitu, teknologi digital juga membuka peluang besar untuk memperkenalkan budaya lokal kepada masyarakat luas. Mahasiswa dapat memanfaatkan media sosial untuk membuat konten edukatif mengenai budaya daerah melalui video kreatif, desain visual, maupun karya digital lainnya. Cara tersebut membantu budaya lokal tetap dikenal dan diminati generasi muda.

Literasi Budaya Bentuk Karakter Mahasiswa

Pemahaman budaya lokal juga membantu mahasiswa membentuk karakter dalam kehidupan sosial. Nilai seperti gotong royong, sopan santun, toleransi, dan rasa hormat merupakan bagian penting dari budaya yang perlu terus dijaga.

Mahasiswa yang memahami budaya daerahnya sendiri biasanya memiliki rasa percaya diri dan kepedulian sosial yang lebih kuat dalam kehidupan bermasyarakat.

Modernisasi tidak selalu menghilangkan identitas budaya. Sebaliknya, mahasiswa dapat memadukan perkembangan teknologi dengan pelestarian budaya lokal secara kreatif dan positif.

Mahasiswa Jadi Agen Pelestarian Budaya

Mahasiswa memiliki posisi strategis untuk menjaga budaya lokal karena aktif menggunakan teknologi dan media sosial. Mereka dapat menjadi agen pelestarian budaya melalui berbagai kegiatan kreatif, seperti membuat konten budaya, mengikuti kegiatan seni tradisional, hingga memperkenalkan bahasa daerah di lingkungan kampus. Langkah sederhana tersebut membantu budaya lokal tetap hidup dan dikenal generasi berikutnya.

Di lingkungan Universitas Bina Sarana Informatika Kampus Sukabumi, mahasiswa tidak hanya mempelajari kemampuan akademik dan teknologi, tetapi juga meningkatkan kepedulian terhadap budaya dan kehidupan sosial masyarakat.

Mahasiswa dapat memulai pelestarian budaya dari hal sederhana, seperti menggunakan bahasa daerah, mengenal kesenian lokal, atau mendukung produk budaya di lingkungan sekitar. Jika mereka melakukannya secara konsisten, langkah tersebut dapat memperkuat identitas budaya bangsa di tengah perkembangan era digital.

Baca juga: Di Balik Konten Viral, Literasi Visual Jadi Kemampuan Penting untuk Gen Z

  • Penulis: Rifa Fitriyani

Rekomendasi Untuk Anda

  • kebakaran

    Diduga Akibat Korsleting Listrik, Tiga Rumah Hangus Terbakar di Desa Gegerbitung Sukabumi

    • calendar_month Rabu, 17 Apr 2024
    • account_circle Dilan
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Tiga rumah milik warga Kampung Gegerbitung, RT 004/RW 001, Desa Gegerbitung, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi, hangus terbakar pada Selasa (16/4). Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Ofieq mengatakan tiga unit rumah yang dilalap si jago merah itu, diduga api berasal dari korsleting arus listrik. Api pertama kali muncul di atap ruangan kamar depan rumah […]

  • Akreditasi Program Studi Penting atau Tidak? Ini yang Perlu Calon Mahasiswa Ketahui

    Akreditasi Program Studi Penting atau Tidak? Ini yang Perlu Calon Mahasiswa Ketahui

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Ardila Khaylila
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Saat memilih kampus, banyak calon mahasiswa fokus pada biaya kuliah, lokasi, atau jurusan yang banyak peminatnya. Padahal, ada satu hal penting yang juga perlu menjadi perhatian, yaitu status akreditasi program studi. Akreditasi merupakan bentuk penilaian terhadap kualitas penyelenggaraan pendidikan pada sebuah program studi. Melalui proses tersebut, lembaga akreditasi menilai berbagai aspek, mulai dari […]

  • Manfaatkan Teknologi Desa Undrus Binangun Lakukan Pelatihan Visualisasi Data Demografi

    Manfaatkan Teknologi Desa Undrus Binangun Lakukan Pelatihan Visualisasi Data Demografi

    • calendar_month Kamis, 28 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz, 28 Juli 2022 – Desa Undrus Binangun Bersama Universitas Bina Sarana Informatika bekerjasama menyelenggarankan pelatihan yang bertajuk “Pelatihan Visualisasi Data Demografi Dengan Google Data Studio Pada Desa Undrus Binangun”  kegiatan ini dimulai 3-4 Juli 2022 di kampus Universitas Bina Sarana Informatika, Kamus Kota Sukabumi. Seiring kebutuhan akan penyajian data yang lebih menarik dan interkatif […]

  • Aplikasi Tracking

    Mahasiswa Hibahkan Aplikasi Tracking Alumni, Solusi Inovatif untuk Memantau Perkembangan Alumni Sekolah

    • calendar_month Rabu, 7 Agt 2024
    • account_circle Dilan
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Mahasiswa Universitas BSI Sukabumi program studi Sistem Informasi kembali menunjukkan dedikasinya dalam mendukung dunia pendidikan melalui teknologi dengan menghibahkan aplikasi inovatif bernama “SITASI” (Sistem Informasi Tracking Alumni Sekolah) kepada Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ma’arif NU Banteran Sumbang. Aplikasi ini dirancang untuk memudahkan sekolah dalam memantau dan melacak perkembangan para alumni setelah mereka menyelesaikan pendidikan […]

  • DP2KBP3A Kota Sukabumi Buka Layanan KB Gratis, Catat Jadwalnya

    DP2KBP3A Kota Sukabumi Buka Layanan KB Gratis, Catat Jadwalnya

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Ina haryani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Kabar baik datang untuk para ibu di Kota Sukabumi. Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) menghadirkan layanan keluarga berencana (KB) gratis yang berlangsung mulai (1-12/9) . Program ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Kontrasepsi Sedunia yang jatuh pada (26/9) mendatang, sebagaimana dikutip dari  sukabumiupdate. Kepala Bidang KB DP2KBP3A […]

  • Liburan Hemat dan Seru di Agrowisata Gunung Wayang Sukabumi | Sumber: Kumparan

    Menyatu dengan Alam di Agrowisata Gunung Wayang Sukabumi

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Anita Rahmawati
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Agrowisata Gunung Wayang, atau Taman Gunung Wayang, menjadi destinasi wisata alam yang berkembang pesat di Kabupaten Sukabumi. Terletak di Kampung Sinagar, Desa Gunung Endut, Kalapa Nunggal, kawasan ini memadukan keindahan pegunungan dengan nuansa pertanian serta rekreasi keluarga. Sejak digagas tahun 2017, pengembangan dilakukan pemerintah desa bersama BUMDes untuk mendorong perekonomian lokal. Lokasi dan […]

expand_less