Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Cegah Bullying dan Kekerasan Sejak Dini, Mahasiswa Peserta BSI Explore 2025 Gelar Self Love and Respect di SDN Babakan Situ

Cegah Bullying dan Kekerasan Sejak Dini, Mahasiswa Peserta BSI Explore 2025 Gelar Self Love and Respect di SDN Babakan Situ

  • account_circle Dilan
  • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Dalam upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya mencintai dan menghargai diri sendiri, mahasiswa peserta BSI Explore 2025 Desa Perbawati sukses menyelenggarakan kegiatan penyuluhan bertajuk Self Love and Respect: Semua Berharga dan Tidak Boleh Ada yang Disakiti. Kegiatan ini diselenggarakan pada Selasa (18/2) yang diikuti oleh siswa SDN Babakan Situ. Tujuan dari kegiatan ini yaitu memberikan pemahaman kepada siswa mengenai bahaya bullying dan cara mencegah kekerasan seksual.

Kegiatan ini menghadirkan dua educator yaitu Saela Nurusysyifa dan Riska Lutviani. Saela Nurusysyifa membawakan materi mengenai bullying, sedangkan Riska Lutviani menyampaikan edukasi tentang mengenal diri sendiri sebagai langkah pencegahan kekerasan seksual.

Edukasi Mengenai Bullying dan Dampaknya

Pada sesi pertama, Saela Nurusysyifa menjelaskan secara mendalam tentang bullying, termasuk definisinya, jenis-jenisnya, serta dampak negatif bagi korban maupun pelaku. Para siswa mendapatkan wawasan mengenai bagaimana cara menghadapi dan mencegah tindakan perundungan di lingkungan sekolah maupun sosial.

Siswa SDN Babakan Situ saat mendapatkan materi tentang bullying | Doc: Istimewa

“Bullying bukan hanya tindakan fisik, tetapi juga bisa berupa verbal dan sosial. Efeknya bisa berdampak jangka panjang pada mental dan kepercayaan diri korban. Oleh karena itu, penting bagi kita semua untuk menyadari bahayanya dan berani mengambil sikap menolak bullying,” jelas Saela.

Mengenali Diri untuk Mencegah Kekerasan Seksual

Pada sesi kedua, Riska Lutviani mengajak siswa untuk lebih mengenali diri sendiri dan memahami batasan pribadi dalam interaksi sosial. Ia menekankan bahwa setiap individu memiliki hak untuk menolak tindakan yang tidak pantas. Termasuk larangan bagi orang lain untuk menyentuh bagian tubuh pribadi mereka tanpa izin.

Siswa SDN Babakan Situ saat mendapatkan materi tentang mengenal diri sendiri | Doc: Istimewa

“Menanamkan kesadaran ini sejak dini akan membantu anak-anak tumbuh dengan rasa percaya diri dan keberanian dalam melindungi diri mereka sendiri,” ujar Riska.

Baca juga : Taman Baca Masyarakat (TBM) Cijati, Titik Balik Semangat Literasi

 Deklarasi Bersama: Stop Bullying dan Kekerasan

Sebagai bentuk komitmen dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman, seluruh siswa yang hadir berpartisipasi dalam deklarasi bersama untuk menolak segala bentuk bullying dan kekerasan. Mereka mencap tangan mereka dengan cat pada banner bertuliskan Deklarasi Stop Bullying dan Kekerasan sebagai simbol dukungan terhadap gerakan ini.

Siswa SDN Babakan Situ saat mencap tangan mereka dengan cat pada banner bertuliskan Deklarasi Stop Bullying dan Kekerasan | Doc: Istimewa

Berharap deklarasi ini dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan lingkungan sekolah yang lebih positif dan mendukung bagi seluruh siswa. Dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya menghormati diri sendiri dan orang lain, kasus perundungan dan kekerasan seksual di kalangan pelajar diharapkan dapat diminimalisir.

BSI Explore 2025: Mengabdi untuk Masyarakat

BSI Explore 2025 merupakan program pengabdian masyarakat yang Universitas Bina Sarana Informatika rancang. Program ini melibatkan mahasiswa dalam berbagai kegiatan sosial dan edukasi di berbagai daerah, dengan tujuan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini mahasiswa peserta BSI Explore 2025 membuktikan bahwa peran pemuda dalam menciptakan perubahan sangatlah besar. Dengan adanya edukasi seperti ini, berharap generasi muda semakin sadar akan pentingnya menghormati diri sendiri dan orang lain, serta berani menolak segala bentuk kekerasan dan diskriminasi.

Baca juga : Bambu Hoki Perbawati, Usaha Lokal yang Menembus Pasar Internasional

  • Penulis: Dilan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Laptop Era Modern

    Peran Laptop di Era Modern dalam Mendukung Kreativitas dan Produktivitas

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Shinta Septi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Laptop kini bukan lagi sekadar perangkat komputasi portabel, melainkan telah berkembang menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Laptop berfungsi bukan hanya sebagai perangkat keras, tetapi juga sebagai pintu untuk menyalurkan kreativitas, membangun interaksi sosial, dan mendukung produktivitas tanpa batas ruang maupun waktu. Dalam konteks pekerjaan dan pendidikan, laptop menjadi alat vital. Perangkat ini […]

  • Global Youth Congress 2026, UBSI Raih Kesempatan Tampil di Forum Dunia

    Global Youth Congress 2026, UBSI Raih Kesempatan Tampil di Forum Dunia

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Ardila Khaylila
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif kembali menunjukkan kiprahnya di tingkat internasional. Kali ini, UBSI mengirim delegasi untuk mewakili Indonesia pada ajang Global Youth Congress (GYC) 2026 di Bangkok, Thailand. Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, pada 2–4 Juli 2026. Delegasi UBSI terdiri atas Cicih Nuraeni, dosen Program Studi Sastra […]

  • Kang Mak from Pee Mak Tembus 3,1 Juta Penonton, Sukses Remake Setelah Miracle in Cell No. 7

    Kang Mak from Pee Mak Tembus 3,1 Juta Penonton, Sukses Remake Setelah Miracle in Cell No. 7

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2024
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Film Kang Mak from Pee Mak terus mencatat kesuksesan besar di bioskop Indonesia. Hingga Selasa (27/8/2024), lebih dari 3,1 juta orang telah menonton film horor komedi ini, yang melanjutkan tren positif setelah sukses besar dari remake Miracle in Cell No. 7 versi Indonesia. Sejak tayang perdana pada Kamis (15/8/2024), jumlah penonton Kang Mak […]

  • Demo Gen Z di Nepal: 19 Orang Tewas, Pemerintah Cabut Larangan Media Sosial

    Demo Gen Z di Nepal: 19 Orang Tewas, Pemerintah Cabut Larangan Media Sosial

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Rizky Akbar
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Ribuan anak muda turun ke jalan di berbagai kota Nepal setelah pemerintah memblokir lebih dari 20 platform media sosial, termasuk Facebook, Instagram, WhatsApp, dan YouTube. Mereka menuntut pencabutan larangan tersebut sekaligus menekan pemerintah agar segera memberantas korupsi. Bentrokan Menelan Korban Jiwa Ketegangan meningkat ketika massa mencoba masuk ke kompleks parlemen di Kathmandu. Polisi […]

  • Kecelakaan sukabumi

    Kecelakaan di Sukabumi: Mobil Terseret Kereta, Pengemudi Selamat Tanpa Luka

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2024
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Kecelakaan terjadi pada Rabu malam (28/08/2024) di Jalan Pramuka No. 09, Kampung Gang Metro, Parungkuda, Sukabumi. Kereta api yang melaju dari arah Sukabumi menuju Bogor menabrak sebuah mobil sekitar pukul 20:35 WIB. Mengutip dari sukabumitoday, petugas telah memperingatkan pengemudi mobil tentang datangnya kereta. Namun, karena kurangnya fokus, pengemudi tetap melintasi rel dan akhirnya […]

  • Wonka, Sinopsis Film Wonka, Petualangan Ajaib Willy Wonka Membangun Pabrik Coklat

    Sinopsis Film “Wonka”, Petualangan Ajaib Willy Wonka Membangun Pabrik Coklat

    • calendar_month Rabu, 20 Des 2023
    • account_circle LIL
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com – Wonka, sebuah film klasik keluarga yang menggabungkan petualangan dan elemen komedi, memaparkan perjalanan karakter ikonis, Willy Wonka. Menyajikan kisah prekuel dari film terkenal “Charlie and the Chocolate Factory”. Film ini mengisahkan asal-usul yang mempesona dari dunia cokelat yang ajaib. Paul King seorang sutradara yang sebelumnya berhasil menyutradarai film Paddington, kemudian merancang cerita ini […]

expand_less