Breaking News
light_mode
Beranda » Hiburan » Film » Law and the City: Ambisi dan Tantangan Profesional Generasi Muda

Law and the City: Ambisi dan Tantangan Profesional Generasi Muda

  • account_circle Rifa Fitriyani
  • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Drama Korea terbaru Law and the City (2025) bukan sekadar kisah hukum biasa. Ini adalah potret realita anak muda ambisius yang berjuang di dunia profesional, khususnya dunia hukum, dengan segala intrik, etika kerja, tekanan sosial, dan konflik pribadi yang sangat dekat dengan kehidupan mahasiswa hari ini. Ditopang oleh jajaran aktor dan aktris ternama seperti Lee Jong-suk, Moon Ga-young, dan Ryu Hye-young, serial ini menjadi sajian yang tidak hanya menghibur, tetapi juga membuka ruang refleksi bagi para penonton muda.

Realita Firma Hukum dan Dinamika Idealisme vs Karier

Cerita Law and the City berpusat pada kehidupan para pengacara dari firma hukum besar di kota metropolitan. Di tengah tekanan dan persaingan, para tokoh menghadapi dilema antara mempertahankan idealisme atau mengikuti sistem demi bertahan.

Ahn Joo-hyung (Lee Jong-suk) adalah seorang pengacara senior dengan karier stabil selama 9 tahun di Kyungmin Law Firm. Ia mewakili karakter logis dan realistis, yang awalnya teguh namun mulai goyah ketika menghadapi ujian terhadap prinsip moralnya. Di sisi lain, Kang Hee-ji (Moon Ga-young), pengacara junior yang masih percaya bahwa satu tindakan baik dapat berdampak besar, hadir sebagai kontras yang menyeimbangkan narasi.

Konflik antara dua generasi pengacara ini menjadi gambaran nyata tentang bagaimana dunia kerja kadang memaksa seseorang menurunkan nilai-nilai ideal demi bertahan hidup. Bagi mahasiswa yang sedang bersiap masuk dunia profesional, ini menjadi pengingat bahwa dilema etika akan menjadi ujian sesungguhnya setelah lulus.

Baca juga: Saat Hidup Terasa Berat, Drakor Ini Bisa Jadi Obatnya

Karakter yang Beragam, Cermin Kehidupan Mahasiswa Masa Kini

Salah satu kekuatan utama dari Law and the City adalah pendekatannya yang humanis terhadap karakter. Mereka muncul bukan sebagai sosok sempurna, melainkan sebagai individu kompleks yang sedang tumbuh, berproses, dan sering kali ragu.

Bae Moon-jung (Ryu Hye-young) adalah pengacara senior yang tangguh, kompetitif, namun tetap punya empati untuk juniornya. Ia mewakili figur “kakak tingkat” dalam dunia kerja yang kadang keras, tapi juga peduli. Lalu ada Jo Chang-won (Kang You-seok), pengacara muda komunikatif yang menjadi penyegar suasana, serta Ha Sang-gi (Im Seong-jae), si humoris yang sering melontarkan anekdot tentang makanan di tengah tekanan kerja.

Relasi antar tokoh ini memperlihatkan dinamika khas dunia profesional: kolaborasi, persaingan, dukungan, dan pertentangan. Ini semua sangat relevan dengan kehidupan organisasi kampus, magang, atau dunia kerja pertama mahasiswa.

Pemeran Pendukung yang Tak Kalah Mengesankan

Selain pemeran utama, aktor-aktris pendukung juga memberikan dimensi baru pada cerita. Yum Hye-ran tampil sebagai Kim Hyung-min, pemilik gedung firma hukum yang juga menjadi figur dominan dalam pergerakan kekuasaan antar firma. Kehadirannya membawa lapisan konflik struktural yang menunjukkan bagaimana kekuasaan bisa memengaruhi arah karier seseorang.

Yoon Kyun-sang yang memerankan Kim Ji-seok, teman lama Ahn Joo-hyung dan pasangan dari Bae Moon-jung, menghadirkan nuansa lebih personal. Ia mengisi ruang cerita yang memperlihatkan kehidupan di luar pekerjaan, sebuah keseimbangan yang sering kali diabaikan oleh generasi ambisius.

Drama Ini Bukan Hanya Hiburan, Tapi Bahan Belajar

Law and the City memberi banyak pelajaran hidup bagi mahasiswa, terutama mereka yang sedang meniti idealisme, membangun karier, dan belajar mengelola tekanan. Drama ini mendorong penonton untuk memahami bahwa sukses bukan hanya soal pencapaian cepat, tetapi juga tentang keberanian menjaga kejujuran, konsistensi, dan kesehatan mental.

Drama ini juga membicarakan isu-isu gender, seperti ekspektasi terhadap perempuan untuk tampil “anggun namun tidak terlalu ambisius”, atau peran ganda antara menjadi profesional dan memenuhi tuntutan sosial. Ini membuka ruang refleksi kritis bagi mahasiswa perempuan tentang bagaimana menghadapi standar ganda tersebut di dunia nyata.

Law and the City belum sampai pada akhir ceritanya, namun sudah berhasil membuka banyak pintu refleksi tentang pilihan hidup, karier, dan nilai-nilai yang penting diperjuangkan. Bagi mahasiswa, drama ini bukan sekadar hiburan, tapi juga cermin dan pelajaran untuk menghadapi realita dunia profesional yang kompleks. Serial ini mengingatkan kita bahwa perjalanan membangun karier dan integritas adalah proses panjang yang butuh keberanian dan keteguhan hati.

Baca juga: “S Line” Serial Thriller Fantasi Korea yang Menguak Rahasia Garis Merah

  • Penulis: Rifa Fitriyani

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengapa Wanita Lebih Rentan Osteoporosis dan Bagaimana Mencegahnya?| Sumber: istockphoto

    Mengapa Wanita Lebih Rentan Mengalami Osteoporosis dan Bagaimana Mencegahnya?

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
    • account_circle Lusi Mardiana
    • 0Komentar

    Sukabumihitz –  Kesehatan tulang merupakan aspek penting yang sering diabaikan, khususnya oleh wanita. Faktanya, wanita memiliki risiko lebih tinggi terkena osteoporosis dibandingkan pria, terutama setelah memasuki masa menopause. Osteoporosis menyebabkan tulang menjadi rapuh dan mudah patah akibat berkurangnya kepadatan tulang. Konsumsi Kalsium dan Vitamin D yang Cukup Kalsium merupakan mineral utama pembentuk tulang, sementara vitamin […]

  • badminton

    Korea Selatan Kuasai Denmark Open 2025, Indonesia Raih Satu Gelar Lewat Jonatan Christie

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Anisa Azskia
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Korea Selatan tampil gemilang pada ajang Denmark Open 2025 dengan meraih dua gelar juara sekaligus dan menjadi juara umum. Sementara itu, Indonesia membawa pulang satu gelar lewat tunggal putra Jonatan Christie yang berhasil menaklukkan Shi Yu Qi asal Cina. Korea Selatan mengirim tiga wakil ke partai final dan memastikan satu gelar dari sektor […]

  • Rapat Koordinasi Sinkronisasi Capaian Pembelajaran dan Bentuk Interaksi Pembelajaran Daring Kolaboratif

    Rapat Koordinasi Sinkronisasi Capaian Pembelajaran dan Bentuk Interaksi Pembelajaran Daring Kolaboratif

    • calendar_month Senin, 5 Agt 2024
    • account_circle Dewin
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com –  Universitas BSI Kampus Kota Sukabumi mengadakan rapat koordinasi dengan tema “Sinkronisasi Capaian Pembelajaran dan Bentuk Interaksi Pembelajaran Daring Kolaboratif”. Rapat ini dilaksanakan pada 3 Agustus 2024, yang berlokasi Kampus Universitas BSI Sukabumi dengan menghadirkan Bapak Agung Wibowo, Kaprodi Sistem Informasi Kampus Kota Sukabumi, sebagai narasumber. Acara ini berjalan secara Hybrid turut hadir Tim […]

  • Data Analytics

    Peran Data Analytics dalam Meningkatkan Efektivitas Proses Pembelajaran Modern

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Aulia Ramadhani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Di era digital saat ini, data analytics menjadi salah satu inovasi penting dalam dunia pendidikan. Teknologi ini membantu guru dan institusi memahami pola belajar siswa melalui analisis data, seperti kehadiran, nilai tugas, hingga aktivitas di platform pembelajaran online (Learning Management System). Learning analytics terbukti mampu meningkatkan motivasi dan hasil belajar karena memberikan informasi […]

  • Program Keberkahan

    Program Keberkahan PBB-P2 2025: Diskon Pajak & Hadiah Umroh!

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle Rahma Putri
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan publik yang inovatif dengan memberikan kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sukabumi resmi meluncurkan Program Keberkahan PBB-P2 2025, sebuah program yang memberikan berbagai keringanan bagi Wajib Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Program ini berlaku mulai sekarang […]

  • Student Mobility

    Welcoming Ceremony untuk Mahasiswa Filipina dalam Program International Student Mobility

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Shinta Septi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Suasana hangat dan semangat kolaborasi menyelimuti Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Kramat 98. UBSI menyambut lima mahasiswa dari University of Northern Philippines (UNP) melalui rangkaian Welcoming Ceremony sebagai bagian dari program International Student Mobility. Kegiatan berlangsung di Jl. Kramat Raya No. 98, Senen, Jakarta Pusat, dengan tema “Culture in Harmony: International Student […]

expand_less