Breaking News
light_mode
Beranda » Gaya Hidup » Kuliner » Nikmati Mango Sticky Rice, Dessert Thailand dengan Resep Sederhana

Nikmati Mango Sticky Rice, Dessert Thailand dengan Resep Sederhana

  • account_circle Anita Rahmawati
  • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Mango Sticky Rice atau Khao Niew Mamuang adalah salah satu hidangan penutup khas Thailand yang berhasil memikat lidah dunia. Perpaduan nasi ketan pulen, santan gurih, dan potongan mangga segar menciptakan harmoni rasa yang sederhana, tetapi mampu memberikan pengalaman kuliner yang berkesan.

Keistimewaan Mango Sticky Rice terletak pada bahan-bahannya yang saling melengkapi. Mangga matang menghadirkan rasa manis alami, ketan pulen memberikan tekstur kenyal, dan santan segar menambah kelembutan rasa yang khas.

Baca  juga: Es Krim, dari Sensasi Manis hingga Manfaat Sehat yang Tak Terduga

Fakta Menarik Mango Sticky Rice

  1. Asal Usul Populer
    Masyarakat Thailand awalnya mengenal Mango Sticky Rice sebagai jajanan jalanan, lalu kini naik kelas menjadi hidangan populer restoran dunia.
  2. Mangga Musiman
    Biasanya dibuat menggunakan mangga matang sempurna yang hanya berbuah ketika musim tertentu. Itulah yang membuat rasanya semakin istimewa.
  3. Simbol Keharmonisan Rasa
    Perpaduan manis, gurih, dan segar melambangkan keseimbangan dalam kehidupan.
  4. Mendunia Lewat Wisata Kuliner
    Hidangan ini semakin dikenal wisatawan mancanegara, sehingga kini populer pada beberapa negara.
  5. Kaya Nutrisi Alami
    Mangga kaya vitamin C dan antioksidan, sementara ketan memberi energi tambahan.

Resep Mango Sticky Rice

Bahan-bahan:

  • 250 gram beras ketan (rendam minimal 3 jam)
  • 200 ml santan kental
  • 3 sdm gula pasir
  • ½ sdt garam
  • 2 buah mangga matang, kupas dan iris
  • 1 sdm biji wijen sangrai (opsional, untuk taburan)

Cara Membuat:

  1. Kukus beras ketan yang sudah direndam hingga matang dan pulen.
  2. Panaskan santan, gula, dan garam. Aduk perlahan hingga mendidih, lalu angkat.
  3. Tuangkan sebagian santan ke dalam ketan yang sudah matang. Aduk rata dan biarkan meresap sekitar 15 menit.
  4. Sajikan ketan dengan irisan mangga segar di sampingnya. Siram dengan sisa santan, lalu taburi wijen sangrai jika suka.

Mango Sticky Rice bukan sekadar makanan penutup, tetapi sebuah karya kuliner Thailand yang mampu menghadirkan keseimbangan rasa dalam setiap suapan. Dengan resep sederhana di atas, siapa pun bisa mencoba menghadirkan cita rasa autentik khas Negeri Gajah Putih langsung di rumah.

Baca juga: Rahasia Matcha: Rasa Unik, Ragam Sajian, dan Manfaat Sehat

  • Penulis: Anita Rahmawati

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ngoding Santai, Ilmu Sampai: HIMASI Sukses Gelar Mini Boot-Camp Laravel Online

    Ngoding Santai, Ilmu Sampai: HIMASI Sukses Gelar Mini Boot-Camp Laravel Online

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Aulia Ramadhani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi (HIMASI) telah sukses menyelenggarakan Mini Boot-Camp Laravel bertema “Ngoding Santai Ilmu Sampai” pada (18–20/08) secara online. Program ini hadir khusus bagi pemula yang ingin mengenal framework Laravel dengan cara terstruktur, praktis, dan mudah diikuti. Sesi boot-camp berlangsung interaktif dengan dipandu oleh host secara bergantian. Nur Assyifa Maharani memandu jalannya […]

  • Banyak Siswa Gagal Akuntansi PTN 2026 Peluang Kuliah Masih Terbuka di Kampus Swasta

    Banyak Siswa Gagal Akuntansi PTN 2026 Peluang Kuliah Masih Terbuka di Kampus Swasta

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Vina Agustina
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Ribuan pelajar SMA/SMK di berbagai daerah, termasuk Sukabumi, sedang berada dalam masa penuh ketegangan menjelang pengumuman hasil seleksi masuk perguruan tinggi tahun 2026. Pengumuman SNBP sudah dirilis lebih dulu, sementara hasil SNBT dan UTBK masih ditunggu. Di tengah penantian itu, muncul satu fenomena yang cukup mencolok, jurusan Akuntansi di perguruan tinggi negeri kembali […]

  • Sukabumi Economy Summit 2025 Dorong UMKM Tembus Pasar Global Lewat Inovasi dan Digitalisasi

    Sukabumi Economy Summit 2025 Dorong UMKM Tembus Pasar Global Lewat Inovasi dan Digitalisasi

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Dian
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Sukabumi Economy Summit 2025 dengan tema “Sustainable Export Strategy: Penetrating Global Market with Local Innovation & Excellence,” berhasil terselenggara pada Kamis (22/5), bertempat di aula kampus Universitas BSI Sukabumi Jl. Cemerlang No. 08, Sukakarya, Kota Sukabumi. Acara ini menjadi kesempatan baik bagi pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) untuk menggali strategi ekspor yang […]

  • Cimol Kopong Super Kriuk dengan Tekstur yang Bikin Nagih dan Rahasia Cara Membuatnya

    Cimol Kopong Super Kriuk dengan Tekstur yang Bikin Nagih dan Rahasia Cara Membuatnya

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Lusi Mardiana
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Cimol adalah singkatan dari aci digemol — adonan tapioka yang orang bulatkan dan goreng untuk menghasilkan tekstur kenyal.  Camilan ini sangat populer sebagai jajanan pinggir jalan, terutama di daerah Jawa Barat. Teksturnya kenyal dan gurih membuat banyak orang ketagihan. Versi yang ‘kopong’ atau berongga di bagian dalam sering membuat banyak orang memilihnya karena […]

  • Spatial Computing Mengintegrasikan Dunia Fisik dan Digital dalam Pengalaman Imersif

    Spatial Computing Mengintegrasikan Dunia Fisik dan Digital dalam Pengalaman Imersif

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle Ina haryani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Teknologi terus berkembang, dan salah satu tren paling menarik dalam beberapa tahun terakhir adalah spatial computing. Konsep ini menggabungkan dunia fisik dan digital untuk menciptakan pengalaman interaktif yang imersif, di mana pengguna bisa berinteraksi dengan objek virtual seolah nyata. Berbagai sektor, mulai dari pendidikan, hiburan, hingga industri, kini banyak menggunakan spatial computing. Apa […]

  • Festival Edukasi & Inovasi AI 2025 mengungsung tema “EDUvolution: Where Innovation Meets Intelligence” | Doc. Istimewa

    “EDUvolution” Dimulai: Ketika Inovasi Bertemu Kecerdasan Buatan di UBSI

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    UBSI akan menggelar Festival AI 2025 pada 2 Juli di Kalimalang untuk mendukung percepatan transformasi digital nasional. Kegiatan ini menjadi bukti komitmen UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif dalam menjembatani dunia pendidikan dan industri teknologi. Festival bertema “EDUvolution: Where Innovation Meets Intelligence” ini menghadirkan para ahli untuk membahas peran AI di masa depan. Ketua pelaksana kegiatan, […]

expand_less