BSI Explore 2026 Hadir Lagi, Mahasiswa Siap Mengabdi
- account_circle Ardila Khaylila
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ketua BSI Explore 2026, Ade Suriyadi | Sumber: Dok. Istimewa
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sukabumihitz.com, Jakarta – BSI Explore 2026 menjadi salah satu wujud keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Melalui program ini, mahasiswa dapat mengasah kemampuan sekaligus memahami kebutuhan masyarakat secara langsung sebelum terjun ke dunia kerja.
Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif kembali menggelar BSI Explore 2026, program pengabdian kepada masyarakat (PKM) yang melibatkan mahasiswa terpilih untuk terjun ke desa-desa mitra di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). Melalui program ini, mahasiswa dapat menerapkan ilmu dan keterampilan yang mereka peroleh selama perkuliahan.
Mahasiswa Terjun ke 38 Desa Mitra
Pada pelaksanaan tahun 2026, BSI Explore akan melibatkan peserta di 38 desa mitra selama satu bulan. Selanjutnya, panitia membagi peserta ke dalam tim yang masing-masing beranggotakan lima mahasiswa. Setiap tim akan menjalankan program kerja sesuai kebutuhan masyarakat setempat, sekaligus menyesuaikan potensi dan karakteristik yang dimiliki setiap desa.
Ketua BSI Explore 2026, Ade Suriyadi, menjelaskan bahwa program ini menjadi salah satu bentuk pembelajaran berbasis pengalaman. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk berinteraksi secara langsung dengan masyarakat serta memahami tantangan yang mereka hadapi sehari-hari.
“Kegiatan BSI Explore 2026 merupakan program pengabdian kepada masyarakat unggulan yang diselenggarakan oleh Universitas Bina Sarana Informatika. Program ini dirancang secara sistematis untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa terpilih dalam mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan secara langsung di tengah masyarakat,” kata Ade dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis (16/7).
Dosen Dampingi Pelaksanaan Program
Selain itu, Ade menjelaskan bahwa setiap kelompok mahasiswa akan memperoleh pendampingan dari seorang Dosen Pendamping Lapangan (DPL). Pendampingan tersebut bertujuan memastikan setiap program kerja berjalan sesuai rencana sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat dan mahasiswa. Dengan adanya pendampingan ini, setiap tim juga dapat memperoleh arahan, evaluasi, serta solusi terhadap berbagai kendala yang muncul selama pelaksanaan program.
“Selama satu bulan, peserta akan berada dalam tim di 38 desa mitra untuk melaksanakan program kerja yang telah dirancang. Setiap tim yang terdiri atas lima mahasiswa mendapat bimbingan dari satu Dosen Pendamping Lapangan guna memastikan tujuan dan luaran program tercapai,” jelas Ade.
Dorong Pengalaman Belajar di Masyarakat
Ade berharap BSI Explore 2026 mampu membantu mahasiswa mengembangkan kemampuan beradaptasi, bekerja sama, serta memecahkan berbagai persoalan di lingkungan nyata. Selain itu, program ini juga memperkuat kontribusi Universitas Bina Sarana Informatika dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di berbagai daerah. Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa juga dapat meningkatkan kepemimpinan, kemampuan komunikasi, serta kepedulian sosial sehingga lebih siap menghadapi tantangan di dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat.
- Penulis: Ardila Khaylila
- Editor: Ardila Khaylila
