Breaking News
light_mode
Beranda » Bisnis » Mahasiswa Entrepreneur: Tips Membagi Waktu antara Kuliah dan Bisnis

Mahasiswa Entrepreneur: Tips Membagi Waktu antara Kuliah dan Bisnis

  • account_circle Salsabila
  • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Banyak mahasiswa entrepreneur dari berbagai perguruan tinggi, termasuk Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI), membangun bisnis sejak masih kuliah. Menjalankan bisnis sambil menyelesaikan pendidikan memang menjadi tantangan tersendiri. Jadwal kuliah yang padat, tugas akademik, hingga tanggung jawab mengelola usaha sering kali membuat waktu terasa terbatas. Namun, dengan strategi manajemen waktu yang tepat, mahasiswa tetap dapat meraih prestasi akademik sekaligus mengembangkan bisnis secara optimal.

Bagi mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI), peluang untuk menjadi entrepreneur muda semakin terbuka lebar melalui berbagai program pengembangan kewirausahaan. Kuncinya adalah mampu mengatur prioritas dan memanfaatkan waktu secara efektif agar kedua aktivitas tersebut dapat berjalan beriringan.

Baca juga: 1 Muharam 1448 H: Momentum Hijrah, Refleksi Diri, dan Awal Perubahan Menuju Kebaikan

Terapkan Teknik Fokus dan Atur Skala Prioritas

Salah satu penyebab produktivitas menurun adalah banyaknya gangguan saat belajar maupun bekerja. Untuk mengatasinya, mahasiswa dapat menerapkan teknik Pomodoro, yaitu bekerja selama 25 menit dengan fokus penuh, kemudian beristirahat selama lima menit sebelum melanjutkan sesi berikutnya. Metode ini terbukti membantu menjaga konsentrasi dan mengurangi rasa lelah ketika mengerjakan tugas kuliah atau mengelola bisnis.

Selain menjaga fokus, menyusun skala prioritas juga menjadi langkah penting. Buat daftar aktivitas berdasarkan tingkat kepentingan dan tenggat waktunya agar pekerjaan tidak menumpuk. Mahasiswa sebaiknya menjadikan jadwal perkuliahan, ujian, dan penyelesaian tugas akademik sebagai prioritas utama, lalu mengatur aktivitas bisnis pada waktu yang lebih fleksibel. Dengan perencanaan yang baik, mahasiswa dapat menghindari benturan jadwal dan tetap menjaga kualitas di kedua bidang tersebut.

Manfaatkan Teknologi dan Dukungan Kampus

Di era digital, berbagai aplikasi produktivitas dapat membantu mahasiswa mengatur aktivitas harian. Mahasiswa dapat memanfaatkan platform seperti Notion, Trello, atau Google Calendar untuk menyusun jadwal kuliah, mengelola proyek bisnis, mencatat target mingguan, serta mengingat tenggat waktu penting. Langkah ini membuat pekerjaan lebih terstruktur dan membantu mengurangi risiko lupa terhadap agenda yang mahasiswa susun sebelumnya.

Selain itu, mahasiswa juga dapat memanfaatkan dukungan dari BSI Entrepreneur Center (BEC). Melalui berbagai pelatihan, mentoring, dan pendampingan bisnis, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kemampuan kewirausahaan sekaligus memperluas jaringan bisnis. Pendampingan tersebut membantu mahasiswa membangun usaha secara lebih profesional tanpa mengganggu proses perkuliahan. Kombinasi antara teknologi dan dukungan dari lingkungan kampus dapat meningkatkan produktivitas sekaligus membantu mahasiswa mengelola waktu dengan lebih efisien.

Baca  juga: DICO Sukabumi Bongkar Rahasia Percaya Diri Lewat Workshop Graphic Design

Kunci Sukses Menjadi Mahasiswa Entrepreneur

Menjadi mahasiswa sekaligus pelaku usaha bukan lagi hal yang mustahil. Dengan menerapkan manajemen waktu yang baik, menjaga fokus, menentukan prioritas, serta memanfaatkan berbagai fasilitas pendukung, mahasiswa dapat menjalankan bisnis tanpa mengabaikan kewajiban akademik.

Kemampuan mengelola waktu sejak di bangku kuliah akan menjadi bekal penting untuk menghadapi dunia kerja maupun dunia usaha di masa depan. Mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman akademik, tetapi juga memiliki kesempatan membangun bisnis yang berkelanjutan sejak dini.

Universitas Bina Sarana Informatika terus berkomitmen mencetak generasi muda yang inovatif dan berdaya saing melalui berbagai program pengembangan kewirausahaan. Melalui BSI Entrepreneur Center (BEC), mahasiswa dapat mengasah kemampuan bisnis, mengikuti pelatihan, serta mendapatkan pendampingan dari para praktisi. Mahasiswa dapat mengakses informasi lengkap mengenai program kewirausahaan dan berbagai kegiatan melalui kanal resmi UBSI sebagai langkah awal membangun karier dan bisnis yang sukses.

  • Penulis: Salsabila

Rekomendasi Untuk Anda

  • Desa Purwasedar

    Desa Purwasedar Diwarnai Semangat Literasi dan Nasionalisme

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle Ardila Khaylila
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com, Purwasedar – Desa Purwasedar terus menunjukkan semangat kebersamaan, gotong royong, dan nasionalisme melalui berbagai kegiatan pada Jumat (7/8). Beragam aktivitas berlangsung mulai pagi hingga malam, melibatkan masyarakat, pemuda, siswa, serta mahasiswa Universitas BSI yang tengah mengikuti kegiatan BSI Explore. Pada pagi hari, mahasiswa BSI Explore melaksanakan pre-test literasi dan numerasi bagi siswa SDN Simpenan. […]

  • Semangkuk bubur kacang ijo hangat, tampak menggugah selera sebagai menu sarapan sehat nan mengenyangkan

    Gak Harus Smoothie Bowl, Versi Lokal Ini Lebih Murah tapi Tetap Aesthetic

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Ina haryani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Smoothie bowl memang identik dengan gaya hidup sehat, tampilannya yang cantik dan warna-warni kerap muncul di media sosial sebagai simbol makanan bergizi dan kekinian. Tapi siapa bilang makanan sehat dan estetik hanya datang dari luar negeri dan harus mahal? Indonesia justru memiliki banyak pilihan makanan tradisional berbasis bahan lokal yang tak kalah bergizi, […]

  • Mandi & Keramas Saat Haid ini Fakta yang Bikin Tenang | Sumber: Kehamilan Sehat

    Boleh atau Tidak Keramas Saat Haid? Ini Penjelasan Ahli

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Anita Rahmawati
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Larangan keramas saat haid masih banyak dipercaya sebagian masyarakat. Ada anggapan bahwa mencuci rambut ketika menstruasi bisa menyebabkan sakit kepala berkepanjangan hingga mengganggu kesehatan tubuh. Namun, apakah benar keramas saat haid berbahaya atau hanya sekadar mitos? Keyakinan yang Masih Hidup di Masyarakat Sejak lama, orang-orang sering mengingatkan perempuan untuk tidak mandi apalagi keramas […]

  • EDUCAMP HIMASA Hadirkan Lapak Literasi dan Ruang Kreatif bagi Anak-anak

    EDUCAMP HIMASA Hadirkan Lapak Literasi dan Ruang Kreatif bagi Anak-anak

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle Rahma Sri Melati Putri
    • 0Komentar

    Sukabumihit.com – Sukabumi, Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi Akuntansi (HIMASA) UBSI Sukabumi kembali menghadirkan EDUCAMP Lapak Literasi pada Sabtu (27/06), di Alun-alun Cisaat. Kegiatan ini menjadi salah satu program kerja Departemen Hubungan dan Pengabdian Masyarakat (HPM). Program ini berfokus pada penguatan literasi anak sekaligus membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat. EDUCAMP Lapak Literasi mengajak anak-anak untuk […]

  • Rekomendasi 5 Kuliner Sunda yang Menggugah Selera

    Rekomendasi 5 Kuliner Sunda yang Menggugah Selera

    • calendar_month Rabu, 26 Jun 2024
    • account_circle Sisil
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Jika kamu berkunjung ke daerah Sunda maka kamu harus mencoba beberapa kuliner yang kami rekomendasikan ini. Apalagi bagi pecinta masakan Indonesia, masakan dan minuman khas Sunda menjadi pilihan yang sayang untuk dilewatkan. Berikut  5 rekomendasi kuliner khas Sunda yang bisa menjadi pilihan utama untuk memanjakan lidah saat berkunjung ke daerah tersebut. 1. Cuanki Menikmati […]

  • sistem informasi

    Peran Sistem Informasi Manajemen dalam Meningkatkan Efektivitas Operasional Sekolah

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Neng Merly
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Sekolah modern menghadapi tantangan besar dalam mengelola data siswa, absensi, nilai, jadwal, dan berbagai administrasi lainnya. Sistem Informasi Manajemen membantu sekolah mengatur seluruh data tersebut secara cepat, akurat, dan terstruktur. Dengan sistem ini, tugas rutin yang biasanya memakan waktu lama dapat selesai hanya dalam beberapa menit, sehingga guru bisa lebih fokus pada kegiatan […]

expand_less