Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Tanggapi Laporan Warga, PLN Icon Plus Rapikan Kabel Semrawut

Tanggapi Laporan Warga, PLN Icon Plus Rapikan Kabel Semrawut

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 29 Jan 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz.com, Lebak – PLN Icon Plus Regional Jakarta dan Banten merespons cepat laporan warga terkait kabel telematika yang semrawut di beberapa lokasi wilayah di Lebak, Kabupaten Banten. Tim PLN Icon Plus langsung melaksanakan patroli dan penataan jaringan kabel fiber optik di Jalan Raya Pasar Malingping, Kabupaten Lebak, pada Senin (29/1).

Tim yang dikirimkan juga dilengkapi dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan Alat Pelindung Diri (APD) sesuai standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Hasil pendataan menunjukkan bahwa kabel PLN Icon Plus yang terpasang di tiang PLN sudah sesuai dengan standar instalasi, dan penataan secara rutin telah dilakukan.

Ternyata, menurut informasi dari petugas lapangan, laporan warga terkait instalasi kabel yang semrawut ternyata berkaitan dengan kabel milik provider lain yang di instal di tiang mereka sendiri. Bukan milik PLN ataupun PLN Icon Plus.

Penataan dan perapihan kabel fiber optik oleh PLN Icon Plus bukanlah kegiatan baru. Ini menjadi tindakan rutin yang dilakukan di seluruh wilayah kerja PLN Icon Plus Regional Jakarta dan Banten. Bahkan instalasi kabel yang sudah tidak digunakan pun telah dibongkar.

General Manager (GM) Strategic Bisnis Unit (SBU) Regional Jakarta dan Banten, Enrico H Batubara, mengungkapkan bahwa perapihan kabel fiber optik ini akan terus dilakukan secara bertahap dan konsisten di seluruh area kerja Jakarta dan Banten. “Kami akan melaksanakan perapihan kabel fiber optik di area kerja kami secara bertahap,” ujar Enrico.

Melalui inisiatif ini, PLN Icon Plus menegaskan komitmennya terhadap keindahan kota dan keamanan pengguna jalan.

“Kami juga mengharapkan partisipasi aktif dari masyarakat dengan memastikan petugas yang melakukan instalasi kabel telematika di lapangan memiliki dokumen tugas yang sah. Dengan demikian, kerja sama yang baik antara PLN Icon Plus dan masyarakat dapat terus terjaga demi kenyamanan bersama,” jelasnya.

Baca juga: Berikan Layanan Prima 24 Jam, PLN ICON Plus SBU Regional Jakarta dan Banten Gelar Apel

Baca juga: Patroli dan Perapihan Kabel, Bentuk Komitmen PLN ICON Plus Minimalisir Risiko Buruk

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hubungan Harmonis di Era Digital

    Cinta dalam Genggaman, Ini Dia 10 Tips Hubungan Harmonis di Era Digital

    • calendar_month Kamis, 22 Feb 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com – Di era digital yang semakin maju, membangun hubungan harmonis menjadi tantangan yang relevan. Di bawah gemerlapnya media sosial dan teknologi canggih, kita perlu mengingat esensi sejati dari hubungan adalah komunikasi yang harmonis. Lantas, bagaimana kita menjaga api romantisme tetap membara di era digital ini? Bagaimana kita bisa terus terhubung secara emosional dengan pasangan […]

  • Persebaya Tundukkan Persib 4-1

    Persebaya Tundukkan Persib 4-1: Alarm bagi Persib Bandung

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Pada Sabtu, 1 Maret 2025, Persib Bandung mengalami kekalahan telak 1-4 dari Persebaya Surabaya dalam lanjutan pekan ke-25 Liga 1 2024/2025 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Jalannya Pertandingan Babak pertama berlangsung ketat tanpa gol. Namun, di babak kedua, Persebaya berhasil mencetak empat gol melalui gol bunuh diri Marc Klok (61′), Rizky Dwi […]

  • Flexing Jadi Tren Baru Generasi Muda di Media Sosial

    Flexing Jadi Tren Baru Generasi Muda di Media Sosial

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Ardila Khaylila
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Media sosial kini tidak hanya menjadi tempat berbagi aktivitas sehari-hari, tetapi juga berubah menjadi ruang untuk menunjukkan gaya hidup. Banyak pengguna mengunggah foto liburan mewah, barang bermerek, kendaraan mahal, hingga gaya hidup eksklusif demi menarik perhatian publik. Fenomena ini populer dengan istilah flexing. Tren flexing semakin populer di kalangan generasi muda karena media […]

  • Kerja sebelum wisuda

    Mahasiswa UBSI Sukabumi Berhasil Bekerja Sebelum Wisuda, Buktikan Pentingnya Magang dan Persiapan Dini

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Anisa Azskia
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Mochammad Rizky Akbar Darmawan, mahasiswa Program Studi Sistem Informasi UBSI Sukabumi angkatan 2021, berhasil memulai karier profesionalnya bahkan sebelum proses wisuda berlangsung. Prestasi tersebut hadir karena usahanya mencari peluang, mempersiapkan diri, serta memanfaatkan jalur rekrutmen yang tepat. Rizky memulai langkah awal dengan aktif mengikuti informasi lowongan melalui BSI Career Center serta berbagai portal […]

  • Ekspor

    Sukabumi Economic Summit 2025 Siap Digelar, Dorong UMKM Lokal Tembus Pasar Ekspor Lewat Inovasi Berkelanjutan

    • calendar_month Minggu, 18 Mei 2025
    • account_circle Dian
    • 0Komentar

    Sukabumihitz– Menjawab tantangan era globalisasi dan pentingnya keberlanjutan dalam perdagangan internasional, Sukabumi Economic Summit 2025 siap digelar dengan tema “Sustainable Export Strategy: Penetrating Global Market with Local Innovation & Excellence”. Universitas BSI Sukabumi, yang berlokasi di Jl. Cemerlang No. 08, Sukakarya, Sukabumi, akan menjadi tuan rumah kegiatan pada Kamis (22/5). Seminar ini menjadi momentum penting […]

  • Bencana Banjir

    Kabupaten Sukabumi Dilanda Bencana Hidrometeorologi, Ratusan Warga Terpaksa Mengungsi

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2024
    • account_circle Dian
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, selama dua hari berturut-turut, Selasa (3/12) dan Rabu (4/12), mengakibatkan serangkaian bencana hidrometeorologi di 33 lokasi. Bencana tersebut meliputi tanah longsor, banjir, angin kencang, dan pergerakan tanah yang merusak berbagai wilayah di 22 kecamatan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukabumi mencatat tanah longsor terjadi di […]

expand_less