Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Puluhan Rumah Terendam Banjir Akibat Luapan Sungai Cicatih di Nagrak Sukabumi

Puluhan Rumah Terendam Banjir Akibat Luapan Sungai Cicatih di Nagrak Sukabumi

  • account_circle Dilan
  • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Minggu malam (3/8) memicu banjir di dua kecamatan setelah Sungai Cicatih meluap. Puluhan rumah di Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, serta Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, terdampak banjir yang datang tiba-tiba.

Data awal menyebutkan sedikitnya 15 rumah di Kampung Pamuruyan RT 01/01, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, mengalami genangan air. Menurut Kepala Desa Cisarua, Kosasih, upaya penanganan dilakukan segera oleh Tim Unit Reaksi Cepat (URC) setempat.

“Kami di desa punya Tim URC (Unit Reaksi Cepat). Pascabencana, tim sudah turun ke lapangan, membantu membersihkan sisa-sisa lumpur yang terbawa banjir di rumah-rumah warga. Itu sampai pukul 01.00 WIB,” uajr Kosasih, mengutip dari mediaindonesia.com.

Selain merusak perabotan, banjir juga berdampak pada aktivitas sekolah. Sejumlah siswa SMP dan SMA tak bisa bersekolah karena perlengkapan mereka seperti buku dan seragam terendam air. Kosasih menyebut telah berkoordinasi dengan sekolah agar anak-anak yang terdampak mendapat izin tidak hadir.

Baca juga: Pendaki Asal Sukabumi Meninggal Dunia di Pos 5 Gunung Slamet

Banjir ini disebabkan oleh tingginya curah hujan yang membuat Sungai Cicatih meluap dan menenggelamkan permukiman di sepanjang bantaran. Kosasih menyebut, terdapat lebih dari 30 rumah yang berlokasi sangat dekat dengan aliran sungai dan berpotensi terdampak jika hujan deras kembali terjadi.

“Kalau air sungai meluap, segera mencari tempat yang lebih aman. Minimal menyelamatkan diri. Sewaktu-waktu mungkin air tiba-tiba meluap dari daerah hulu,” jelasnya.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nagrak, Micky, mengatakan sebanyak 34 jiwa harus dievakuasi karena rumah mereka terendam air dengan ketinggian antara 80 cm hingga 180 cm. Beberapa bangunan, termasuk bengkel motor, juga ikut terdampak.

“Saat kejadian, ketinggian air mencapai kisaran 80 sentimeter sampai 180 sentimeter. Ada puluhan rumah terendam, termasuk bengkel motor. Tidak ada korban luka maupun jiwa,” jelas Micky.

Hingga Senin siang, pembersihan rumah-rumah terdampak masih berlangsung. Pihak desa bersama relawan dan warga bergotong royong untuk membersihkan sisa-sisa lumpur yang menumpuk. Pemerintah desa juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada, mengingat hujan masih berpotensi turun meskipun secara kalender musim telah memasuki kemarau.

Baca juga: Kecelakaan Lalu Lintas di Sukabumi, Dua Pengendara Motor Terluka

  • Penulis: Dilan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muamalah

    Menimbang Praktik Muamalah Kontemporer Antara Larangan Gharar dan Akad Ijarah dalam Perspektif Fikih

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle Dian
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Dalam kajian Fikih Muamalah, adaptasi terhadap dinamika transaksi modern menjadi krusial. Dua artikel berikut memberikan perspektif menarik mengenai penerapan prinsip-prinsip muamalah dalam konteks kontemporer: “Analisis Kritis Terhadap Larangan Gharar dalam Transaksi Bisnis Modern: Studi Pustaka Berbasis Literatur Fikih Muamalah” oleh Siliwangi dari IAI Darussalam Martapura, dipublikasikan dalam Jurnal Hadratul Madaniyah. “Konsep Al-Ijarah pada […]

  • Suasana Research Expo 2024 di UBSI Sukabumi.

    Inovasi Dosen Sukabumi Sukses Tampil di Research Expo 2025 dengan Format Hybrid

    • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Kampus Sukabumi berhasil menggelar Research Expo 2025 secara hybrid, menggabungkan presentasi virtual dan luring untuk memamerkan hasil riset dan pengabdian masyarakat oleh dosen penerima hibah. Acara yang berlangsung pada (16/04) ini bukan hanya menampilkan inovasi terbaru, tetapi juga memberi kesempatan bagi peserta, baik yang hadir secara […]

  • Career Day 2026, Langkah Awal Siswa SMAN 4 Sukabumi Menuju Kampus Impian

    Career Day 2026, Langkah Awal Siswa SMAN 4 Sukabumi Menuju Kampus Impian

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Aulia Ramadhani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – SMAN 4 Kota Sukabumi menyelenggarakan Career Day 2026 Expo Pendidikan pada Kamis (15/01) sebagai sarana bagi siswa untuk mengenal lebih dekat berbagai pilihan Perguruan tinggi. Melalui kegiatan ini, sekolah mendorong siswa agar memiliki gambaran yang lebih jelas dalam merencanakan langkah pendidikan setelah lulus. Career Day 2026 menghadirkan sekitar 30 perguruan tinggi negeri (PTN) […]

  • Lulus Nggak Harus Bingung, Mahasiswa Kini Punya Bekal Karier

    Lulus Nggak Harus Bingung, Mahasiswa Kini Punya Bekal Karier

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Ardila Khaylila
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Memasuki dunia kerja sering kali menjadi fase yang penuh tantangan bagi mahasiswa tingkat akhir maupun lulusan baru. Tidak sedikit yang merasa bingung menentukan arah karier setelah lulus. Persaingan yang semakin ketat serta tuntutan industri yang terus berkembang membuat mahasiswa perlu mempersiapkan diri sejak dini. Saat ini, dunia kerja tidak hanya melihat nilai akademik […]

  • Pesantren Ibnu Hafidz  Subang Gelar Wisuda Tahfidz, 5 Bulan Hafal 30 Juz

    Pesantren Ibnu Hafidz  Subang Gelar Wisuda Tahfidz, 5 Bulan Hafal 30 Juz

    • calendar_month Minggu, 24 Des 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com, Subang– Pondok Pesantren Ibnu Hafidz  mengadakan wisuda tahfidz 30 juz  ke-5  pada Sabtu, 23 Desember 2023.  Kegiatan itu digelar di Pondok Pesantren Ibnu Hafidz Subang, Jawa Barat. “Acara wisuda tahfidz ini  diikuti oleh 168 santri. Terdiri  dari  126 wisudawan juz 30 dan 42 wisudawan 30 juz. Mereka berasal dari jenjang SMP dan SMA,” kata […]

  • Kisah Tragis di Kampung Sayangkaak: Kakak Tewas Dibacok Adik Sendiri

    Kisah Tragis di Kampung Sayangkaak: Kakak Tewas Dibacok Adik Sendiri

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Peristiwa tragis kembali menggegerkan Sukabumi, Jawa Barat. Pada Sabtu pagi, 22 Februari 2025, sekitar pukul 08.00 WIB, aksi pembacokan mengejutkan warga Cikahuripan, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi. Pria paruh baya berinisial Hen (55 tahun) tewas bersimbah darah dengan sejumlah luka di tubuh setelah Pr membacoknya hingga tewas. Warga setempat menyebut bahwa keduanya memiliki hubungan […]

expand_less