Lebih dari Sekadar Pohon, Ki Hujan Menyimpan Cerita Warga Pangumbahan
- account_circle Rifa Fitriyani
- calendar_month 43 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Lebih dari Sekadar Pohon, Ki Hujan Menyimpan Cerita Warga Pangumbahan | Doc: Istimewa
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Diperkirakan Berusia Lebih dari 100 Tahun
Cerita mengenai usia Pohon Ki Hujan juga terus diwariskan oleh masyarakat. Orang-orang tua di Kampung Jaringao menyebut beberapa pohon tersebut telah berusia lebih dari 100 tahun.
Cerita turun-temurun itu membuat sebagian warga memberikan penghormatan khusus terhadap pohon tersebut. Bahkan, ada masyarakat yang menganggap beberapa Pohon Ki Hujan sebagai pohon yang memiliki nilai keramat.
Pandangan tersebut menjadi bagian dari cerita lokal yang berkembang di tengah masyarakat. Nilai budaya dan sejarah yang melekat pada pohon membuat keberadaannya tidak bisa dilepaskan dari ingatan kolektif warga Jaringao.
Julukan “Pohon 4G” dari Cerita Warga
Pohon Ki Hujan memiliki kisah tersendiri bagi warga Jaringao. Saat teknologi telepon seluler mulai berkembang, masyarakat memanfaatkan area bawah pohon sebagai tempat untuk memperoleh sinyal.
Ketika telepon seluler dan smartphone mulai digunakan masyarakat secara lebih luas, warga menemukan bahwa area di bawah pohon mampu menangkap sinyal dengan cukup baik. Kondisi itu kemudian melahirkan julukan “Pohon 4G” atau tempat mencari sinyal.
Julukan tersebut bukan sekadar nama. Bagi warga, cerita itu menggambarkan bagaimana satu pohon dapat mengikuti perubahan zaman. Dari menjadi tempat berteduh dan bagian dari lingkungan masyarakat, Ki Hujan kemudian ikut hadir dalam cerita perkembangan teknologi komunikasi di Pangumbahan.
Menjaga Pohon Berarti Menjaga Sejarah
Keberadaan tujuh Pohon Ki Hujan di Pangumbahan menunjukkan bahwa warisan lingkungan tidak selalu berbentuk bangunan atau benda peninggalan. Pohon yang tumbuh selama puluhan tahun juga dapat menyimpan cerita tentang perubahan suatu masyarakat.
Ki Hujan menyimpan cerita tentang Kampung Jaringao, perjalanan Desa Pangumbahan, kebutuhan masyarakat terhadap sumber air, hingga perubahan teknologi komunikasi. Setiap cerita tersebut membentuk nilai yang membuat pohon ini memiliki tempat tersendiri dalam kehidupan warga.
Karena itu, menjaga Pohon Ki Hujan berarti menjaga lebih dari sekadar pohon. Upaya tersebut juga berarti turut melestarikan sejarah lokal, lingkungan, dan ruang hidup masyarakat untuk generasi berikutnya.
- Penulis: Rifa Fitriyani
- Editor: Rifa Fitriyani
