Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Krisis Darah di Sukabumi: Stok Tersisa Kurang dari 15 Kantong!

Krisis Darah di Sukabumi: Stok Tersisa Kurang dari 15 Kantong!

  • account_circle Rahma Putri
  • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Kondisi ketersediaan darah di Kota Sukabumi kini berada di titik kritis. Hingga Kamis (17/07), Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sukabumi hanya memiliki kurang dari 15 kantong darah, padahal kebutuhan setiap bulan mencapai 1.850 hingga 2.000 kantong.

Kepala Bidang Pelayanan Donor PMI Kota Sukabumi, Zanuar Ahmad Hikmah, menjelaskan bahwa lonjakan permintaan dari rumah sakit tidak diimbangi dengan ketersediaan stok. Akibatnya, banyak permintaan darah yang belum bisa terpenuhi.

“Kami terus menerima permintaan dari rumah sakit, tapi jumlah darah yang tersedia sangat terbatas,” ujar Zanuar pada Kamis (17/07) mengutip dari sukabumiupdate.com.

PMI telah berusaha meningkatkan jumlah stok melalui kegiatan donor darah menggunakan unit mobil keliling. Namun, hasil yang didapat masih jauh dari kebutuhan.

“Kami rutin menggelar donor darah keliling. Sayangnya, hasilnya belum sesuai harapan. Kami mengapresiasi pendonor yang rutin datang. Tapi kami khawatir, karena jumlah pasien yang membutuhkan terus bertambah,” tambah Zanuar.

Saat ini, semua stok golongan darah hampir habis. Melihat situasi ini, Zanuar mengajak seluruh warga Sukabumi untuk aktif mendonorkan darah demi menyelamatkan nyawa sesama.

Baca juga: Sekolah Rakyat di Sukabumi Resmi Dibuka, 100 Siswa Kurang Mampu Mulai Menempuh Pendidikan

Zanuar juga menyebutkan bahwa bulan ini menjadi periode dengan kekurangan darah paling parah, berbeda dengan bulan-bulan sebelumnya yang masih bisa memenuhi kebutuhan. Ia menilai, salah satu penyebab utama adalah rendahnya kesadaran masyarakat untuk rutin berdonor. Dalam satu kegiatan donor di Kota Sukabumi, PMI biasanya mendapatkan sekitar 50 kantong darah. Sementara di luar kota, jumlah itu bisa mencapai dua kali lipat. Namun, stok dari kegiatan tersebut belum mampu mencukupi kebutuhan secara keseluruhan.

“Sebagai bentuk nyata kepedulian sosial, Kami terus mendorong masyarakat agar menjadikan donor darah sebagai kebiasaan. Untuk menjaga ketersediaan darah, Kami juga harus mengandalkan donor dari luar kota,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa mayoritas pendonor berasal dari instansi pemerintah, sekolah, dan perusahaan. Namun, kegiatan donor di tempat-tempat tersebut hanya berlangsung pada momen tertentu seperti peringatan hari besar nasional.

“Karena frekuensinya tidak rutin, ketersediaan darah jadi tidak stabil. Inilah alasan kami menyebut kondisi ini sebagai darurat,” pungkasnya.

Menurunnya stok darah bukan sekadar angka, di baliknya ada nyawa yang menunggu pertolongan. Donor darah hanya butuh waktu beberapa menit, namun dampaknya bisa menyelamatkan banyak hidup. Mari jadikan donor darah sebagai kebiasaan, bukan hanya rutinitas musiman. Ayo datang ke PMI Kota Sukabumi dan jadilah bagian dari solusi kemanusiaan hari ini!

Baca juga: PT KAI Resmi Naikkan Tarif KA Pangrango, Penumpang Nikmati Layanan New Generation

  • Penulis: Rahma Putri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Orbit Point One Resmi Diluncurkan, Wadah Ekosistem Bisnis Anak Muda Sukabumi | Doc: Istimewa

    Orbit Point One Resmi Diluncurkan, Wadah Ekosistem Bisnis Anak Muda Sukabumi

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Rifa Fitriyani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Komunitas bisnis anak muda, Orbit Point One, resmi diluncurkan pada Sabtu (15/02), pukul 08.52 WIB di Fresh Hotel, Jalan Bhayangkara No.127, Kota Sukabumi. Momen peresmian tersebut menjadi langkah awal terbentuknya sebuah ekosistem bisnis yang khusus untuk mendukung anak muda dalam belajar, berkolaborasi, serta membangun usaha secara nyata. Arif Nurjaman, Chairatunnisa, Adi Ahmadi Jauhari, […]

  • Kulit Terasa Kasar dan Penuh Bintik Kecil? Kenali Bruntusan dan Cara Mengatasinya

    Kulit Terasa Kasar dan Penuh Bintik Kecil? Kenali Bruntusan dan Cara Mengatasinya

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Lusi Mardiana
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Bruntusan termasuk masalah kulit yang terasa kasar karena muncul bintik-bintik kecil di permukaan kulit. Kondisi ini biasanya muncul akibat penumpukan sel kulit mati, minyak berlebih, dan kotoran yang masuk ke pori-pori. Kombinasi ketiganya membuat tekstur kulit berubah dan tampak tidak rata. Masalah ini sering muncul di area wajah seperti dahi dan dagu, tetapi […]

  • Terungkap! Nutrisi Telur dan 6 Manfaatnya yang Bisa Ubah Hidup Kamu

    Terungkap! Nutrisi Telur dan 6 Manfaatnya yang Bisa Ubah Hidup Kamu

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Vina Agustina
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Manfaat makan telur untuk kesehatan tubuh sering terabaikan karena banyak orang menganggap telur hanya makanan sederhana. Padahal, telur membawa nutrisi telur yang sangat lengkap. Mulai dari protein, vitamin, hingga mineral penting, semuanya ada dalam satu bahan makanan yang mudah ditemukan. Tidak heran kalau telur sering dipilih mahasiswa maupun masyarakat untuk mendukung pola makan […]

  • Kolaborasi Interdisipliner

    Kolaborasi Interdisipliner sebagai Katalis Kreativitas Siswa

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Shinta Septi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Di tengah perubahan zaman yang serba cepat, kreativitas menjadi salah satu keterampilan penting yang harus dimiliki siswa. Tidak cukup hanya menguasai satu bidang, dunia kerja dan kehidupan sehari-hari kini menuntut kemampuan berpikir lintas disiplin ilmu. Karena itu, pendidikan mulai mendorong model pembelajaran berbasis kolaborasi interdisipliner. Kolaborasi interdisipliner adalah kerja sama antar siswa dari […]

  • Pecat Patrick Kluivert

    PSSI Resmi Pecat Patrick Kluivert Usai Gagal Antar Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Rizky Akbar
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) memecat pelatih kepala Patrick Kluivert setelah gagal membawa Timnas Indonesia lolos ke babak selanjutnya Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Keputusan tersebut diumumkan Kamis (16/10) malam melalui laman resmi federasi. Dalam keterangan resminya, PSSI menyebutkan bahwa hasil evaluasi menyeluruh menjadi dasar keputusan ini. “Kami menghargai dedikasi dan kerja […]

  • Kolaborasi MGMP Bahasa Indonesia Kabupaten Sukabumi dengan Universitas BSI Sukabumi dalam BSI FLASH 2024

    Kilau Kolaborasi MGMP Bahasa Indonesia dan Universitas BSI Sukabumi dalam Lomba Mendongeng BSI FLASH 2024

    • calendar_month Sabtu, 3 Feb 2024
    • account_circle LIL
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – BSI FLASH 2024 berhasil menciptakan sinergi kolaborasi yang positif antara MGMP Bahasa Indonesia Kabupaten Sukabumi dan Universitas BSI Sukabumi. Kegiatan ini menghadirkan lomba mendongeng cerita rakyat yang bertajuk “Asal Usul Sukabumi”. Selain itu, gelaran kegiatan ini sukses menampilkan bakat siswa-siswi SMK se-Kabupaten Sukabumi untuk meramaikan panggung BSI FLASH 2024. Gelaran lomba mendongeng ini bukan […]

expand_less