Festival Budaya Anak Pesisir Series 4 Jadi Ruang Kreativitas Generasi Muda
- account_circle Ardila Khaylila
- calendar_month 3 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Mahasiswa BSI Explore 2026 Dukung Kreativitas di Festival Budaya Anak Pesisir | Doc: Istimewa
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sukabumihitz.com, Purwasedar – Festival Budaya Anak Pesisir Series 4 berlangsung di Saung Alam Buruan Ajar Indonesia, Desa Purwasedar, pada Minggu (9/8). Kegiatan ini menjadi ruang bagi anak-anak pesisir untuk mengenal budaya dan mengembangkan kreativitas. Selain itu, kegiatan tersebut mendorong rasa percaya diri melalui berbagai aktivitas seni dan budaya.
Acara tersebut turut menghadirkan Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Pak Ridho, dan Kepala Desa Purwasedar, Pak Defi Susandi. Dalam kesempatan itu, Pak Ridho menyampaikan pentingnya menjaga lingkungan dan kekayaan budaya. Sementara itu, Pak Defi memberikan sambutan sekaligus membuka Festival Budaya Anak Pesisir Series 4 secara resmi.
Festival Budaya Membentuk Karakter Anak Pesisir

Festival Budaya Anak Pesisir Series 4 menjadi ruang bagi anak-anak untuk menampilkan kreativitas dan mengenal kekayaan budaya di Desa Purwasedar | Doc: Istimewa
Dalam sambutannya, Pak Ridho menyampaikan bahwa anak-anak pesisir memiliki kekayaan yang luar biasa. Mereka tumbuh bersama alam, laut, tradisi, permainan rakyat, seni, cerita masyarakat, dan kearifan lokal.
“Kita harus memiliki kepedulian terhadap lingkungan, kecintaan terhadap budaya, karakter, kreativitas, serta rasa percaya diri anak-anak kita. Anak-anak pesisir memiliki kekayaan yang sangat luar biasa,” ujar Pak Ridho.
Selain itu, ia berharap Saung Alam Buruan Ajar Indonesia dapat terus menjadi ruang belajar yang menyenangkan bagi anak-anak. Menurutnya, proses belajar tidak hanya berasal dari buku. Anak-anak juga dapat belajar dari alam, budaya, masyarakat, dan pengalaman.
Selanjutnya, Pak Ridho memberikan pesan kepada anak-anak yang tampil. Ia meminta mereka agar tidak takut bermimpi dan berani menunjukkan kemampuan.
“Anak-anak harus berani bermimpi dan berani tampil. Jangan malu untuk mencintai budaya sendiri. Apa yang kalian lakukan hari ini mungkin terlihat kecil, tetapi jangan pernah menganggapnya tidak berarti,” pesannya.
Dukungan Pemerintah untuk Budaya Anak Pesisir
Sementara itu, Pak Defi memberikan apresiasi atas terselenggaranya Festival Budaya Anak Pesisir yang telah memasuki series ke-4. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada Pak Ridho dan seluruh pihak yang konsisten menjaga keberlangsungan kegiatan tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan Festival Budaya Anak yang ke-4 ini. Meskipun orang silih berganti datang dan pergi, pemerintah desa akan selalu hadir untuk membersamai kegiatan positif seperti ini,” ujar Pak Defi.
Selain memberikan apresiasi, ia berharap festival dapat menjadi wadah bagi anak-anak untuk menyalurkan bakat dan kreativitas. Menurutnya, kegiatan kebudayaan memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda. Terlebih, generasi muda menghadapi berbagai tantangan zaman.
Festival Resmi Dibuka
Setelah menyampaikan sambutan, Pak Defi membuka Festival Budaya Anak Pesisir Series 4 secara resmi dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim. Pembukaan tersebut menandai dimulainya seluruh rangkaian kegiatan festival.

Penampilan seni budaya turut memeriahkan Festival Budaya Anak Pesisir Series 4 di Desa Purwasedar dengan melibatkan anak-anak dan masyarakat | Doc: Istimewa
Melalui kegiatan ini, masyarakat berharap budaya, alam, dan kreativitas anak-anak terus mendapat ruang untuk berkembang. Dengan demikian, festival menjadi momentum untuk membangun generasi yang berkarakter dan kreatif. Anak-anak juga diharapkan semakin mencintai budaya serta peduli terhadap lingkungan dan daerahnya.
BSI Explore 2026 Dukung Kegiatan Budaya di Desa Purwasedar
Mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Sukabumi turut hadir dalam berbagai aktivitas masyarakat melalui program BSI Explore 2026 di Desa Purwasedar. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa dapat mengenal kehidupan masyarakat dan potensi daerah secara lebih dekat. Mereka juga ikut melihat berbagai kegiatan sosial dan budaya yang berkembang di lingkungan desa.
Program BSI Explore 2026 mengusung tema “Inspirasi Membangun Negeri”. Sebanyak 30 mahasiswa menjalankan kegiatan di lima desa di Kecamatan Ciracap. Kelima desa tersebut meliputi Desa Purwasedar, Desa Gunung Batu, Desa Ujung Genteng, Desa Cikangkung, dan Desa Pangumbahan.
Melalui program tersebut, mahasiswa tidak hanya belajar berinteraksi dengan masyarakat. Mereka juga ikut mendukung berbagai aktivitas di bidang sosial, pendidikan, budaya, dan kesehatan. Selain itu, mahasiswa turut mengenal potensi lingkungan di sekitar desa.
- Penulis: Ardila Khaylila
- Editor: Siti Hasna Wulandari
