Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Kongres Budaya Umat Islam Hasilkan 10 Poin ‘Deklarasi Muharram 1445 H’

Kongres Budaya Umat Islam Hasilkan 10 Poin ‘Deklarasi Muharram 1445 H’

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 27 Jul 2023
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz.com, Jakarta — Kongres Budaya Umat Islam Indonesia yang digelar Lembaga Seni Budaya dan Peradaban Islam (LSBPI) Majelis Ulama Indonesia (MUI) ditutup secara resmi oleh Sekjen MUI Dr. Amirsyah Tambunan pada Rabu sore, 26 Juli 2023. Kegiatan tersebutr diadakan sejak pagi hari di TMII Jakarta.

Sebelum penutupan, panitia menghadirkan seniman sekaligus Raja Dangdut yang dikenal dengan Nada dan Dakwahnya, yakni Raden Haji Oma Irama (Rhoma Irama. Rhoma  — yang diangkat sebagai Pembina LSBPI — didaulat untuk menyampaikan kuliah umum sekitar 30 menit.

Usai Rhoma menyampaikan pengalamannya dalam berdakwah melalui seni musik, Ketua MUI Bidang Seni Budaya dan Peradaban Islam, Dr KH Jeje Zainuddin membacakan “Deklarasi Muharram 1445 H.”  Kiai Jeje didampingi oleh Pembina LSBPI Rhoma Irama dan para pimpinan MUI Pusat.

Berikut isi Deklarasi Muharram 1445 H, hasil Kongres Budaya Umat Islam Indonesia di TMII Jakarta, Rabu, 26 Juli 2023.

Deklarasi Muharam 1445 Hijriyah
Jakarta, 8 Muharram 1445 H / 26 Juli 2023 M

Bismillahirrahmanirrahim

Kami, seniman dan budayawan Muslim, dan peserta Kongres Budaya Umat Islam Indonesia di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) yang bertema “Mengukuhkan Peran Kebudayaan Islam Indonesia dalam Merekatkan Kebhinnekaan Bangsa”, dalam rangka menyongsong Indonesia Emas 2045, dengan ini berikrar:

  1. Mengakui seni budaya sebagai fitrah naluriah karunia Illahi yang harus disyukuri, dirawat, dan dikembangkan sesuai panduan agama dan nilai serta norma kemanusiaan agar bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan.
  2. Harmonisasi antara keragaman budaya bangsa Indonesia dengan nilai-nilai islami sangat berkontribusi bagi terwujudnya bangsa Indonesia yang bersahaja dan beradab dalam meningkatkan martabat dan citra bangsa Indonesia.
  3. Akselerasi kebudayaan menjadi instrumen dakwah untuk menjemput hidayah Allah SWT yang sangat membutuhkan dukungan seni dan budaya, sehingga agama mampu menembus kalbu dan kesadaran logis umat Islam sebagai soko guru dan ruh yang sangat penting bagi pembentukan dan pengembangan jati diri kebudayaan bangsa.
  4. Menggali, mendorong dan memperkuat kiprah dan kreativitas seniman dan budayawan Muslim Indonesia terutama kelompok usia milenial agar memiliki daya saing di dalam negeri sendiri serta mewarnai dan berkontribusi di tingkat global.
  5. Memelihara, melindungi, mengembangkan, dan mengampanyekan nilai budaya luhur bangsa Indonesia dengan melakukan kampanye menolak budaya yang bertentangan dengan Pancasila, seperti LGBTQ+, sexual consent, child free marriage, menelantarkan orang tua, dan stigmatisasi negatif.
  6. Mengapresiasi karya seni dan budaya yang orisinal serta menghimbau pemerintah dan masyarakat untuk mendorong terciptanya kreativitas, penghormatan, dan perindungan terhadap HAKI.
  7. Menjaga dan merawat kolaborasi (ta’awun) antarseniman dan budayawan Muslim Indonesia dalam menghasilkan karya yang berkualitas serta melakukan pemasaran dan sosialisasi yang optimal dalam skala lokal, nasional maupun internasional melalui berbagai media baik konvensional maupun digital.
  8. Menghadirkan dan menumbuhkembangkan karya seni budaya yang berbasis adab dan ketahanan keluarga serta menjaga kesehatan jasmani dan rohani; ramah anak, perempuan, dan penyandang disabilitas; serta tidak diskriminatif.
  9. Menyelenggarakan konser dan festival seni budaya Islam secara reguler, bekerjasama dengan stakeholder pemerintah dan lembaga nonpemerintah, baik dalam dan luar negeri.
  10. Mengembangkan seni budaya berbasis digital beserta literasinya dengan baik di era disrupsi untuk mendapatkan manfaat kebaikan yang tersedia serta menjauhi dan menjauhkan diri, keluarga, komunitas dan masyarakat dari dampak negatif yang ditimbulkan.
  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Makna Lagu “Teh Hijau” Tulus, Kisah Tentang Hampa dan Belajar Menerima Diri

    Makna Lagu “Teh Hijau” Tulus, Kisah Tentang Hampa dan Belajar Menerima Diri

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Nafisya Maulida Mudrikah
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Penyanyi Indonesia Tulus kembali menghadirkan karya baru melalui single “Teh Hijau” yang resmi rilis pada 30 Juni 2026. Lagu ini langsung menarik perhatian karena membawa cerita yang dekat dengan pengalaman emosional banyak orang: ketika rasa bahagia perlahan menghilang, hati sulit terbuka, dan seseorang membutuhkan waktu untuk memahami dirinya sendiri. Tulus menulis sendiri lirik […]

  • Alasan Jurusan Informatika Menjadi Favorit Calon Mahasiswa Era Digital

    Alasan Jurusan Informatika Menjadi Favorit Calon Mahasiswa Era Digital

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Vina Agustina
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com – Alasan jurusan Informatika menjadi favorit calon Mahasiswa semakin banyak dibicarakan karena kebutuhan tenaga ahli teknologi terus meningkat. Perkembangan era digital mendorong banyak siswa memilih jurusan yang mampu memberikan peluang karier luas sekaligus bekal keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri. Selain menawarkan ilmu yang terus berkembang, Jurusan Informatika juga membekali mahasiswa dengan kemampuan memecahkan […]

  • SUHU EXPO 2026

    SUHU EXPO 2026 Perluas Akses Santri ke Pendidikan Tinggi

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – SUHU EXPO 2026 menjadi pengalaman baru bagi santri Pondok Pesantren Sunanul Huda dalam mengenal dunia perguruan tinggi. Pameran pendidikan ini menghadirkan berbagai informasi kampus yang sebelumnya hanya santri ketahui secara terbatas. Melalui pelaksanaan kegiatan pada (28/1) di lingkungan pesantren, santri memperoleh gambaran nyata mengenai pilihan studi dan arah masa depan akademik. Selama kegiatan […]

  • Strategi dan Keberanian: Penaklukan Konstantinopel dalam Film Al-Fatih 1453

    Strategi dan Keberanian: Penaklukan Konstantinopel dalam Film Al-Fatih 1453

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Film Al-Fatih 1453 adalah sebuah karya sinema epik yang mengisahkan penaklukan Konstantinopel oleh Sultan Mehmed II dari Kekaisaran Utsmaniyah. Penaklukan ini adalah salah satu peristiwa sejarah paling signifikan yang mengubah jalannya peradaban dunia. Namun, seberapa akurat film ini dalam menggambarkan fakta sejarah? Film ini berusaha keras untuk tetap setia pada kronologi peristiwa sejarah, […]

  • Korban tenggelam

    Tim SAR Gabungan Temukan Ibu Rumah Tangga yang Melompat ke Sungai Cicatih di Cibadak Sukabumi

    • calendar_month Rabu, 6 Mar 2024
    • account_circle Dilan
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Tim SAR gabungan berhasil menemukan Neneng seorang ibu rumah tangga warga Kampung Bojong Koneng, RT 03/RW 03, Kelurahan/Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi yang hilang setelah melompat ke Sungai Cicatih, pada Selasa (5/3). Koordinator Pos SAR Sukabumi, Suryo Adianto mengatakan bahwa korban ditemukan pada Selasa sekitar pukul 11.45 WIB dengan radius kurang lebih 500 meter […]

  • Di Balik Konten Viral, Literasi Visual Jadi Kemampuan Penting untuk Gen Z | Sumber: Pinterest

    Di Balik Konten Viral, Literasi Visual Jadi Kemampuan Penting untuk Gen Z

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Rifa Fitriyani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz — Istilah literasi visual semakin banyak diperbincangkan di era media sosial karena berkaitan langsung dengan cara generasi muda memahami informasi digital. Di tengah banjir konten visual seperti video pendek, foto estetik, meme, hingga infografis viral, kemampuan memahami visual secara kritis menjadi skill penting bagi Gen Z agar tidak mudah terpengaruh oleh pencitraan digital maupun […]

expand_less