Dari Catatan Warung ke Aplikasi Digital, Bangun Portofolio Karier Mahasiswa
- account_circle Anggita Sulistiyaningsih
- calendar_month 17 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Dari Catatan Warung ke Aplikasi Digital, Bangun Portofolio Karier Mahasiswa | Sumber: Pinterest
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sukabumihitz.com – Portofolio karier mahasiswa tidak selalu harus berawal dari proyek besar atau pengalaman bekerja di perusahaan ternama. Mahasiswa juga bisa membangun pengalaman berharga dengan membantu usaha kecil mengatasi masalah sehari-hari, seperti pencatatan keuangan yang masih menggunakan buku tulis atau mencampurkan uang usaha dengan uang pribadi.
Di tengah perkembangan teknologi, persoalan tersebut membuka peluang bagi mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI), khususnya yang mempelajari sistem informasi. Berbekal pengetahuan teknologi, mahasiswa dapat membantu pemilik warung dan toko kelontong mengelola usaha secara lebih praktis melalui solusi digital sederhana.
Ubah Masalah Usaha Kecil Jadi Peluang
Banyak usaha kecil memiliki produk berkualitas dan pelanggan tetap, tetapi pemiliknya masih kesulitan mengatur keuangan. Pencatatan manual sering menyulitkan mereka saat menghitung keuntungan, memantau pengeluaran, atau mengevaluasi perkembangan usaha.
Mahasiswa dapat mengambil peran dengan mengenalkan aplikasi pencatatan kas melalui ponsel, membantu memisahkan uang pribadi dan uang usaha, serta mengajarkan cara membaca laporan keuangan sederhana. Langkah ini tidak harus membutuhkan sistem yang rumit. Mahasiswa cukup menyesuaikan solusi dengan kebutuhan dan kemampuan pemilik usaha.
Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa bisa menerapkan ilmu perkuliahan untuk menyelesaikan persoalan nyata. Pemilik usaha memperoleh kemudahan dalam mengelola keuangan, sedangkan mahasiswa mendapatkan pengalaman yang relevan dengan bidang studinya.
Bangun Portofolio Karier Mahasiswa Lewat Proyek Nyata
Pengalaman membantu usaha lokal dapat menjadi bahan portofolio yang menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam menghadapi tantangan di lapangan. Perusahaan tidak hanya mencari kandidat yang memahami teori, tetapi juga individu yang mampu menganalisis masalah, menentukan solusi, dan bekerja secara terarah.
Agar pengalaman tersebut memiliki nilai lebih, mahasiswa perlu mendokumentasikan setiap tahap proyek. Mereka dapat menjelaskan masalah awal, solusi yang ditawarkan, proses penerapan, serta hasil yang benar-benar tercapai. Dokumentasi berupa laporan singkat, tangkapan layar aplikasi, atau testimoni pemilik usaha juga bisa memperkuat portofolio.
Dengan begitu, mahasiswa memiliki bukti konkret tentang keterampilan teknis, komunikasi, dan pemecahan masalah yang mereka kuasai.
BSI Career Center Dukung Persiapan Karier
Mahasiswa Universitas BSI dapat memanfaatkan BSI Career Center (BCC) untuk mendukung persiapan memasuki dunia profesional. BCC menyediakan dukungan pengembangan karier yang membantu mahasiswa mempersiapkan diri menghadapi proses rekrutmen.
Melalui pembekalan CV atau resume, simulasi wawancara, bimbingan karier, serta informasi peluang magang dan kerja, mahasiswa dapat belajar menyajikan pengalaman secara lebih profesional.
Jadi, jangan menunggu hingga lulus untuk membangun portofolio. Mulailah dari masalah sederhana di sekitar, kembangkan solusi yang bermanfaat, lalu dokumentasikan prosesnya. Pengalaman kecil yang dikerjakan dengan sungguh-sungguh dapat menjadi langkah awal untuk menunjukkan potensi dan kesiapanmu menghadapi dunia kerja.
- Penulis: Anggita Sulistiyaningsih
- Editor: Salsabila
