Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Lebih dari Sekadar Pohon, Ki Hujan Menyimpan Cerita Warga Pangumbahan

Lebih dari Sekadar Pohon, Ki Hujan Menyimpan Cerita Warga Pangumbahan

  • account_circle Rifa Fitriyani
  • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz — Di tengah perkembangan Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, terdapat pohon yang menyimpan cerita panjang tentang kehidupan masyarakat setempat. Warga mengenalnya sebagai Pohon Ki Hujan, sebutan lokal untuk pohon trembesi yang tumbuh dan bertahan selama puluhan tahun.

Desa Pangumbahan sendiri merupakan bagian dari Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Pemerintah Kabupaten Sukabumi menetapkan Pangumbahan sebagai desa hasil pemekaran dari Desa Gunungbatu melalui Peraturan Daerah Kabupaten Sukabumi Nomor 10 Tahun 2008. Perda tersebut juga mengatur pemekaran Gunungbatu menjadi Desa Gunungbatu, Desa Pangumbahan, dan Desa Ujunggenteng.

Di wilayah Pangumbahan, warga mencatat keberadaan tujuh Pohon Ki Hujan yang memiliki ketinggian sekitar 15–20 meter. Enam pohon tumbuh di belakang SDN Jaringao, sedangkan satu pohon lainnya berada di kawasan Ciburial, tidak jauh dari lokasi Koperasi Desa Merah Putih.

Ki Hujan, Ikon Kampung Jaringao

Bagi masyarakat Kampung Jaringao, Pohon Ki Hujan bukan sekadar tanaman berukuran besar. Keberadaannya telah menjadi bagian dari identitas lingkungan dan perjalanan masyarakat dari masa ke masa.

Warga setempat menyebut Ki Hujan sebagai ikon Kampung Jaringao. Posisi Jaringao yang sejak dahulu menjadi pusat pemerintahan membuat keberadaan pohon tersebut semakin dikenal oleh masyarakat luas. Karena itu, Ki Hujan perlahan tidak hanya melekat sebagai identitas kampung, tetapi juga kerap dipandang sebagai salah satu ikon Desa Pangumbahan.

Pohon tersebut turut menjadi saksi perubahan kehidupan sosial masyarakat. Berbagai aktivitas warga berlangsung di sekitar kawasan pohon, sementara keberadaannya tetap bertahan mengikuti perkembangan desa.

Menjadi Bagian dari Kehidupan Warga

Selain nilai sejarah, masyarakat juga melihat Pohon Ki Hujan dari sisi lingkungan. Pepohonan besar membantu menjaga kondisi tanah dan mendukung fungsi resapan air di sekitarnya.

Ki Hujan, ikon alam Kampung Jaringao. | Doc: Istimewa

Ki Hujan, ikon alam Kampung Jaringao. | Doc: Istimewa

Bagi warga yang tinggal di sekitar pohon, keberadaan kawasan hijau tersebut memiliki arti penting karena berkaitan dengan ketersediaan air yang mereka gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, menjaga pohon tidak hanya berarti mempertahankan tanaman yang telah berusia panjang, tetapi juga mempertahankan lingkungan yang menopang kehidupan masyarakat.

Kondisi tersebut membuat Pohon Ki Hujan memiliki nilai yang lebih luas. Masyarakat tidak hanya memandangnya dari bentuk dan usianya, tetapi juga dari manfaat ekologis yang telah dirasakan secara turun-temurun.

  • Penulis: Rifa Fitriyani
  • Editor: Rifa Fitriyani

Rekomendasi Untuk Anda

  • Realme GT6 vs Poco F6: Siapa Jawara Smartphone 2024?

    Realme GT6 vs Poco F6: Siapa Jawara Smartphone 2024?

    • calendar_month Kamis, 20 Jun 2024
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Persaingan antara Realme dan Xiaomi telah berlangsung lama dengan kedua merek ini terus bersaing ketat di pasar smartphone. Sebagai pemain besar, Realme dan Xiaomi berlomba-lomba menghadirkan smartphone berkualitas tinggi dengan harga yang terjangkau, terutama di segmen menengah ke atas. Mengutip dari wowbabel.com, pada tahun 2024 menyaksikan persaingan yang semakin intens dengan peluncuran dua […]

  • Beasiswa Juara

    Belum Lulus SNBP? Yuk, Tukarkan Kartu SNBP Kamu dan Raih Beasiswa Hingga 100%

    • calendar_month Kamis, 25 Apr 2024
    • account_circle Dilan
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Bagi sebagian siswa, lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) merupakan sebuah pencapaian yang membanggakan. Pencapaian ini tidak hanya menjadi sebuah pencapaian pribadi yang membanggakan, tetapi juga merupakan prestasi nasional. Namun, realitanya bahwa tidak semua siswa dapat mencapai prestasi tersebut meskipun telah berusaha keras. Bagi mereka yang belum berhasil lolos SNBP, seringkali muncul rasa […]

  • Kanker Bukan Vonis Mati: Deteksi Dini dan Gaya Hidup Sehat Jadi Kunci| Sumber: hello sehat

    Mengungkap Faktor Risiko Kanker dan Langkah Pencegahannya

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Lusi Mardiana
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Kanker muncul ketika sel dalam tubuh tumbuh secara abnormal dan tidak terkendali. Sel-sel ini berkembang menjadi massa yang disebut tumor. Tumor bisa bersifat jinak, artinya tidak menyebar, atau ganas, yaitu menyebar ke bagian tubuh lain. Penyakit ini bisa menyerang hampir semua organ dan jaringan, mulai dari payudara, paru-paru, usus, hingga kulit. World Health […]

  • Sekolah KB-TK Prestasi Global Sambut Peserta Didik Baru dengan Stimulus Awal Masuk Sekolah (SAMS) 2023

    Sekolah KB-TK Prestasi Global Sambut Peserta Didik Baru dengan Stimulus Awal Masuk Sekolah (SAMS) 2023

    • calendar_month Sabtu, 22 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com, Depok– Sekolah KB-TK Prestasi Global, Depok menyambut kedatangan peserta didik baru tahun ajaran 2023-2024 dengan rasa gembira  dengan nama Stimulus Awal Masuk Sekolah atau disingkat SAMS. Sulistiowarti selaku kepala sekolah KB-TK Prestasi Global mengatakanm dalam rangka penyambutan bagi peserta didik baru sekolah KB-TK Prestasi Global selalu mengadakan kegiatan yang menyenangkan yaitu kegiatan Stimulus Awal […]

  • haji

    Kisah Haru Jamaah Haji Asal Sukabumi yang Wafat di Madinah, Disalatkan di Raudhah

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Dilan
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Suasana duka menyelimuti rombongan haji asal Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Salah satu jamaah, Agung Dewanto (60), tutup usia saat menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Ia mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Al Haram, Madinah, Arab Saudi, pada Minggu (11/5) pukul 16.35 waktu setempat. Agung berasal dari Kampung Cimaja Girang, RT 04/RW 03, […]

  • Voli Indoor

    Aksi Gemilang Reihan Andhiko di PON XXI, Sukses Bawa Emas Voli Indoor

    • calendar_month Kamis, 3 Okt 2024
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Reihan Andhiko Firli, mahasiswa Ilmu Komunikasi di Universitas BSI, berhasil meraih medali emas di cabang Voli Indoor pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 di Sumatera Utara dan Aceh, yang berlangsung dari 9 hingga 20 September 2024. Penampilan luar biasa Reihan di lapangan, bersama kerja sama tim yang solid, menjadikannya pemain kunci dalam keberhasilan […]

expand_less