Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » NotebookLM Guru Jadi Rekomendasi Nurul Ichsan untuk Belajar AI

NotebookLM Guru Jadi Rekomendasi Nurul Ichsan untuk Belajar AI

  • account_circle Eka Safitri
  • calendar_month 34 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz, Sukabumi — NotebookLM Guru menjadi salah satu rekomendasi Nurul Ichsan, M.Kom., bagi pendidik yang ingin mulai belajar dan memanfaatkan kecerdasan artifisial (AI). Tool tersebut dapat membantu guru mengolah referensi, menyusun materi pembelajaran, hingga mendukung pekerjaan administratif secara lebih praktis.

NotebookLM Guru menjadi salah satu pilihan yang mendapat rekomendasi dari Nurul Ichsan, M.Kom., Head of Digital Creative Community (DICO). Ia menyampaikan rekomendasi tersebut saat menjadi narasumber Seminar Kemerdekaan Digital yang Universitas BSI Kampus Sukabumi selenggarakan di Laska Hotel Sukabumi, Rabu (26/8/2026).

NotebookLM Guru Bantu Guru Mulai Kenal AI

Seminar Kemerdekaan Digital mengusung tema “Inovasi Teknologi untuk Guru Kreatif di Era Digital”. Kegiatan berlangsung pukul 08.00 hingga 13.30 WIB. Selain Nurul Ichsan, seminar tersebut menghadirkan Drs. Dadi Afyaman, M.Pd., I. Setiawan, M.A., dan Japar Sidik sebagai narasumber.

Dalam sesi pemaparan, Nurul menjelaskan bahwa guru pemula dapat mengenal beberapa tools AI seperti ChatGPT dan Gemini. Namun, ia secara khusus merekomendasikan NotebookLM Guru karena tool tersebut mampu membantu pendidik mengelola pekerjaan serta kebutuhan administrasi.

“Kalau salah satu tools yang memang bisa membantu banget Bapak/Ibu guru memudahkan proses administratif terkait dengan pekerjaan dan administrasi guru, salah satunya saya merekomendasikan Bapak/Ibu guru bisa menggunakan tool NotebookLM,” ujar Nurul.

Keunggulan NotebookLM untuk Pembelajaran

Menurut Nurul, NotebookLM memiliki keunggulan karena pengguna dapat memasukkan sumber atau referensi sendiri sebelum meminta AI mengolah informasi. Oleh karena itu, guru perlu memperhatikan kualitas referensi agar memperoleh hasil yang sesuai kebutuhan.

“Semakin berkualitas sumber yang dimasukkan, maka akan menghasilkan output yang semakin berkualitas juga,” jelasnya.

Lebih lanjut, Nurul menjelaskan bahwa guru dapat memanfaatkan NotebookLM untuk berbagai kebutuhan. Misalnya, pendidik dapat menyusun materi presentasi, membuat peta jalan pembelajaran, serta mengembangkan video pembelajaran. Dengan begitu, NotebookLM Guru dapat membantu guru menghemat waktu sekaligus menghadirkan bahan ajar yang lebih beragam.

NotebookLM Guru Jadi Rekomendasi Nurul Ichsan untuk Belajar AI | Sumber: Dok. Istimewa

Selain itu, penggunaan AI dapat membantu guru mengembangkan cara kerja yang lebih efektif. Guru tetap perlu memahami materi dan memeriksa hasil AI sebelum menggunakannya dalam kegiatan pembelajaran.

NotebookLM Guru Buka Peluang Kolaborasi Pendidikan

Nurul juga mengingatkan bahwa proses belajar AI tidak cukup hanya melalui satu seminar. Karena itu, DICO membuka peluang kolaborasi dengan institusi pendidikan yang membutuhkan pendampingan lanjutan.

“Kalau memang ada ruang untuk berkolaborasi, kita pasti tentu selalu ikut kolaborasi, baik itu dengan institusi perguruan tinggi ataupun sekolah,” katanya.

Selanjutnya, DICO siap mendukung sekolah yang ingin mengadakan pelatihan lanjutan. Tim dapat menyesuaikan tema pelatihan dengan kebutuhan masing-masing sekolah. Namun, pelaksanaan program tetap mempertimbangkan waktu dan ketersediaan tim.

Selain berbagi wawasan tentang AI, Nurul memberikan apresiasi terhadap Seminar Kemerdekaan Digital. Ia menilai panitia serta pihak pendukung mampu memberikan pelayanan yang sangat baik selama kegiatan berlangsung.

“Di Sukabumi memang satu yang menjadi highlight-nya itu adalah pelayanan yang memang luar biasa, baik dari sisi panitia, kemudian dari sisi tempat, hotel ataupun yang lainnya,” ungkapnya.

Untuk Universitas BSI, Nurul berharap kampus terus meningkatkan kualitas serta menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat pendidikan. Ia juga berharap penyelenggara menghadirkan tema seminar dan workshop yang semakin beragam pada kegiatan berikutnya.

Seminar Kemerdekaan Digital Universitas BSI Kampus Sukabumi pun menjadi momentum untuk memperluas pemahaman pendidik mengenai pemanfaatan AI. Melalui tools yang mudah diakses dan peluang kolaborasi lanjutan, guru dapat memanfaatkan teknologi untuk mendukung pekerjaan sekaligus meningkatkan kreativitas pembelajaran.

  • Penulis: Eka Safitri
  • Editor: Vina Agustina

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jakarta Tuan Rumah Pertemuan Penyair Nusantara (PPN)  XIII

    Jakarta Tuan Rumah Pertemuan Penyair Nusantara (PPN)  XIII

    • calendar_month Kamis, 19 Okt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com, Kuala Lumpur– Musyawarah wakil panitia dari lima negara peserta Pertemuan Penyair Nusantara (PPN) XII di Grand Cambel Hotel Kuala Lumpur,  Ahad,  15 Oktober 2023, memutuskan Jakarta sebagai tuan rumah PPN XIII. Keputusan ini diambil setelah mewacanakan tuan rumah alternatif, yakni Brunei Darussalam, Palembang, dan Kendari. Musyawarah itu dihadiri wakil dari Malaysia (Mohamad Saleeh Rahamad), […]

  • Studi Banding

    UNM Margonda Jadi Sorotan, UNKRIS Dalami Rahasia SPMI dan Kurikulum Unggul

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Nana
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Universitas Nusa Mandiri (UNM) yang dikenal sebagai Kampus Digital Bisnis, bersama Universitas Krisnadwipayana (UNKRIS), melaksanakan studi banding dengan tema “Best Practice Sistem Penjaminan Mutu Internal dan Kurikulum Prodi Unggul” pada Selasa (30/9) di Kampus UNM Margonda, Depok. Dalam kesempatan tersebut, UNM menghadirkan beberapa perwakilan. Mereka adalah Ketua Program Studi (Kaprodi) Sistem Informasi (S1) […]

  • Bangun YouTube sampai Jadi Cuan

    Workshop “Step by Step Bangun YouTube sampai Jadi Cuan” Dorong Siswa SLTA Kuasai Dunia Digital Kreatif

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com, Sukabumi – Puluhan siswa/i SLTA sederajat antusias mengikuti Workshop Digital Kreatif bertema “Step by Step Bangun YouTube sampai Jadi Cuan” yang digelar di Aula Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Sukabumi (Kampus B), Sabtu (25/10). Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh DICO (Digital Creative Community) Sukabumi, didukung oleh FOKSI (Forum OSIS MPK Kabupaten Sukabumi) Regional I […]

  • kuwait mundur

    Kuwait Mundur Taiwan Jadi Pengganti Lawan Timnas Indonesia

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle Anisa Azskia
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert merasa kecewa setelah Kuwait memutuskan mundur sebagai lawan uji tanding. Keputusan itu muncul mendekati jadwal laga sehingga membuat persiapan tim terganggu. Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Raih Poin Penuh Usai Ditahan Imbang Laos Kuwait mengirim surat resmi kepada PSSI pada 21 September lalu. Surat tersebut keluar hanya […]

  • MBG

    MBG SMAN 1 Kalapanunggal Sajikan Menu Lezat, Siswa Semakin Semangat Belajar

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Anisa Azskia
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Program MBG (Makan Bersama Gratis) di SMAN 1 Kalapanunggal selalu menciptakan antusiasme besar dari para siswa. Setiap hari mereka bisa merasakan variasi menu yang berbeda, mulai dari ayam, telur, mie, hingga tambahan minuman susu segar. Menu bervariasi ini tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga menambah semangat belajar sepanjang hari. Salah satu siswa, Dwi Cahyo […]

  • gen z

    Dari Soekarno ke Generasi Z: Menjaga Api Kebangsaan

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Neng Merly
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Soekarno memandang pendidikan sebagai senjata utama untuk menumbuhkan cinta tanah air. Ia menekankan bahwa bangsa Indonesia harus berdiri tegak di atas kaki sendiri tanpa kehilangan jati diri di tengah arus global. Menurutnya, sekolah tidak hanya tempat mengasah logika, tetapi juga ruang untuk menanamkan ideologi kebangsaan. Oleh karena itu, kurikulum pada masa awal kemerdekaan […]

expand_less