Breaking News
light_mode
Beranda » Pendidikan » Anggaran Pendidikan Indonesia Terendah di 40 Ekonomi Dunia, Tantangan Akses Pendidikan Makin Besar

Anggaran Pendidikan Indonesia Terendah di 40 Ekonomi Dunia, Tantangan Akses Pendidikan Makin Besar

  • account_circle Lusi Mardiana
  • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz.com – Indonesia kembali menjadi perhatian setelah tercatat sebagai negara dengan alokasi pendidikan terendah di antara 40 ekonomi terbesar dunia. Data UNESCO Institute for Statistics yang disajikan melalui Our World in Data menunjukkan Indonesia hanya mengalokasikan sekitar 1,3% dari Produk Domestik Bruto (PDB) untuk sektor pendidikan.

Angka tersebut menjadi perhatian karena kebutuhan pendidikan di Indonesia masih sangat besar. Sekitar 40,2% penduduk Indonesia berusia di bawah 24 tahun. Jumlah itu menunjukkan kebutuhan terhadap pendidikan berkualitas dan terjangkau terus meningkat.

Namun, alokasi pendidikan Indonesia masih tertinggal dibandingkan sejumlah negara lain. Singapura mengalokasikan sekitar 2,2% dari PDB untuk pendidikan, Thailand 2,5%, Vietnam 2,9%, sedangkan Swedia mencapai 7,3%.

20% APBN Pendidikan, Prioritas Anggaran Jadi Pembahasan

Perbedaan alokasi pendidikan dengan sejumlah negara lain membuat perhatian tidak hanya tertuju pada besarnya anggaran, tetapi juga pada penggunaannya. Pemerintah tetap memenuhi amanat konstitusi dengan mengalokasikan sekitar 20% APBN atau sekitar Rp757,8 triliun hingga Rp769 triliun untuk fungsi pendidikan.

Namun, sebagian anggaran yang masuk dalam fungsi pendidikan turut mendukung program lain, salah satunya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan penguatan Koperasi Desa (Kopdes) sebagai bagian dari rantai pasok pangan. Kebijakan tersebut memunculkan pembahasan mengenai prioritas penggunaan anggaran pendidikan.

Program MBG memiliki tujuan meningkatkan kualitas gizi anak sebagai investasi sumber daya manusia. Meski demikian, kebutuhan sektor pendidikan juga masih besar, mulai dari peningkatan mutu sekolah, penguatan perguruan tinggi, penyediaan fasilitas belajar, peningkatan kualitas tenaga pendidik, hingga perluasan program beasiswa.

Perdebatan mengenai penggunaan anggaran pendidikan menunjukkan bahwa persoalan pendidikan tidak hanya berhenti pada besarnya dana, tetapi juga sejauh mana masyarakat dapat merasakan manfaatnya melalui akses pendidikan yang lebih terbuka.

Akses Pendidikan Tinggi Masih Terbentur Biaya

Salah satu gambaran tantangan akses pendidikan terlihat dari sekitar 60 ribu calon mahasiswa jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) yang tidak melanjutkan proses daftar ulang meski sebelumnya berhasil lolos seleksi perguruan tinggi.

Pemerintah masih mencari penyebab pasti dari banyaknya peserta yang memilih tidak melakukan registrasi. Namun, persoalan biaya kuliah menjadi salah satu alasan yang banyak diperbincangkan. Sejumlah calon mahasiswa menghadapi kendala karena besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) belum sesuai dengan kemampuan ekonomi keluarga. Selain itu, keterbatasan akses Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah juga membuat sebagian calon mahasiswa kesulitan melanjutkan pendidikan.

Bagi sebagian siswa, keberhasilan lolos SNBP belum sepenuhnya menjadi akhir perjuangan. Setelah melewati proses seleksi yang ketat, mereka masih harus memastikan kemampuan finansial keluarga agar dapat melanjutkan pendidikan hingga selesai.

Kondisi ini menunjukkan bahwa memperluas akses pendidikan tidak hanya tentang memberikan kesempatan masuk perguruan tinggi, tetapi juga memastikan mahasiswa memiliki dukungan yang cukup untuk menyelesaikan pendidikannya.

Kampus dengan Biaya Terjangkau Menjadi Alternatif

Di tengah tantangan biaya pendidikan, kehadiran perguruan tinggi dengan biaya yang lebih terjangkau menjadi salah satu pilihan bagi lulusan SMA, SMK, maupun MA yang ingin melanjutkan pendidikan. Di Sukabumi, salah satu perguruan tinggi yang dapat menjadi alternatif adalah Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Sukabumi.

UBSI Kampus Sukabumi saat ini masih membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Periode September 2026. Kampus ini menyediakan berbagai program studi jenjang sarjana dengan biaya kuliah yang lebih terjangkau bagi calon mahasiswa.

Selain itu, UBSI memberikan kemudahan melalui sistem pembayaran bertahap serta program beasiswa bagi calon mahasiswa yang memenuhi syarat dan ketentuan.

Kehadiran pilihan kampus dengan biaya yang lebih ramah membuka peluang bagi generasi muda untuk tetap melanjutkan pendidikan tinggi. Dengan akses yang semakin luas, mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja.

Keberhasilan pendidikan tidak hanya terlihat dari jumlah anggaran yang pemerintah siapkan, tetapi juga dari semakin banyaknya masyarakat yang mampu mengakses pendidikan tinggi. Ketika biaya kuliah lebih terjangkau dan dukungan pendidikan semakin kuat, peluang generasi muda meraih masa depan yang lebih baik akan semakin terbuka.

  • Penulis: Lusi Mardiana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengenang Perjuangan Kartini di Sukabumi: Diskusi dan Kolaborasi untuk Kesetaraan

    Mengenang Perjuangan Kartini di Sukabumi: Diskusi dan Kolaborasi untuk Kesetaraan

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Dalam rangka memperingati Hari Kartini, acara bertajuk “Habis Gelap Terbitlah Terang” sukses digelar oleh Sukabumi Stories bekerja sama dengan Kejar Mimpi Sukabumi pada Sabtu(26/04). Bertempat di Bumi Arsa, Sukabumi, kegiatan ini berlangsung dari pukul 08.30 hingga 12.00 WIB dan menyuguhkan diskusi mendalam seputar perjuangan R.A. Kartini, emansipasi perempuan, serta pentingnya kolaborasi antara laki-laki […]

  • Kunjungi UniKL, Edutrip UBSI Perluas Jejaring Akademik

    Kunjungi UniKL, Edutrip UBSI Perluas Jejaring Akademik

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Ardila Khaylila
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Kuala Lumpur, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kunjungi Malaysia melalui Program Edutrip Singapore–Malaysia yang berlangsung pada 9–12 Februari 2026. Melalui program ini, UBSI terus memperluas jejaring internasional sekaligus menegaskan perannya sebagai Kampus Digital Kreatif yang berorientasi global. Sejalan dengan tujuan tersebut, pada Rabu (12/2), mahasiswa dan dosen UBSI kunjungi Universiti Kuala Lumpur (UniKL) […]

  • Jurusan Sistem Informasi

    Penting! Jangan Salah Pilih, Ini Alasan Jurusan Sistem Informasi Adalah Investasi Masa Depan Paling Menguntungkan!

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Era transformasi digital bergerak sangat masif saat ini. Pemilihan program studi bukan lagi sekadar urusan meraih gelar akademik. Ini adalah langkah strategis untuk menentukan posisi Anda di masa depan. Salah satu bidang yang menjadi tulang punggung industri global adalah Sistem Informasi. Sayangnya, masih banyak yang menganggap jurusan ini sebatas belajar komputer. Padahal, Sistem […]

  • Manfaat Yang Kamu Dapatkan Jika Masuk BEM di Kampus

    Manfaat Yang Kamu Dapatkan Jika Masuk BEM di Kampus

    • calendar_month Senin, 8 Jul 2024
    • account_circle Dewin
    • 0Komentar

    SukabumiHitz.com – BEM atau Badan Eksekutif Mahasiswa Merupakan Organisasi Internal Kampus menjadi wadah mahasiswa dalam menyalurkan aspirasi dan Inpirasi mahasiswa dalam mengembangkan Hardskil maupun Softskill mahasiswa, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Kampus memiliki peran penting dalam kehidupan kampus dan mahasiswa secara umum. Salah Satu Universitas Yang mewadahi mahasiswanya dalam Organisasi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yakni Universitas […]

  • masa depan cerah

    Ingin Masa Depan Cerah? Mulailah dari Satu Hal Penting Ini

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Aulia Ramadhani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Setiap orang tentu ingin memiliki masa depan yang cerah. Namun, tanpa arah yang jelas, perjalanan hidup sering terasa membingungkan. Dengan visi yang kuat, seseorang bisa menyusun strategi, menjaga motivasi, dan tetap konsisten dalam menghadapi berbagai tantangan. Mengapa Visi Penting dalam Kehidupan? Visi ibarat kompas yang menuntun langkah kita. Tanpa visi, seseorang cenderung mudah […]

  • Inovasi Hebat! 3 Keunggulan AI yang Meningkatkan Kinerja Backend Development

    Inovasi Hebat! 3 Keunggulan AI yang Meningkatkan Kinerja Backend Development

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Aulia Ramadhani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Di era digital saat ini, pengembangan perangkat lunak terus mengalami evolusi yang pesat. Backend development sebagai fondasi utama sistem aplikasi memerlukan pendekatan yang semakin efisien, aman, dan andal. Kehadiran kecerdasan buatan (AI) membawa angin segar dalam proses pengembangan backend dengan menawarkan solusi otomatisasi dan peningkatan kualitas yang signifikan. Berikut ini tiga keunggulan utama […]

expand_less