KeagamaanPendidikan

Tanamkan Kejujuran dan Disiplin, Mahasiswa Sukabumi Kenalkan Peran Al-Qur’an sebagai Pedoman Hidup

3
×

Tanamkan Kejujuran dan Disiplin, Mahasiswa Sukabumi Kenalkan Peran Al-Qur’an sebagai Pedoman Hidup

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa Sukabumi Kenalkan Peran Al-Qur’an sebagai Pedoman Hidup | Doc: Istimewa

Sukabumihitz – Mahasiswa Sistem Informasi Universitas BSI Kampus Sukabumi mengadakan penyuluhan Pendidikan Agama Islam untuk siswa kelas 6 SD Negeri Cemerlang, Selasa (26/5). Kegiatan tersebut mengangkat tema “Peran Al-Qur’an sebagai Pedoman Hidup dan Sumber Ketenangan di Era Modern.”

Tujuan kegiatan ini, untuk menanamkan pemahaman sejak dini bahwa Al-Qur’an bisa jadi pegangan hidup sekaligus penenang hati di tengah gempuran teknologi. Program tersebut merupakan implementasi tugas mata kuliah Pendidikan Agama Islam yang dilaksanakan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Ketujuh mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok 7 adalah Intan Syifa Nurwini Zulfa, Siti Hasna Wulandari, Sahla Faradila, Naurah Rayyani Sri Rejeki, Nasywa Azalia Salsabila, Nur Assyifa Maharani, dan Aurin Nisa Safitri.

Memperkenalkan Al-Qur’an sebagai Pedoman Hidup

Melalui pemaparannya, mahasiswa menjelaskan bahwa Al-Qur’an tidak cukup hanya dibaca. Kitab suci ini juga berfungsi sebagai petunjuk dalam bersikap, mengambil keputusan, hingga menyelesaikan persoalan sehari-hari.

Penyampaian materi Peran Al-Qur’an sebagai Pedoman Hidup dan Sumber Ketenangan di Era Modern | Doc: Istimewa

Mahasiswa juga memperkenalkan berbagai nilai positif kepada peserta, mulai dari kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, kesabaran, hingga sikap hormat kepada sesama. Nilai-nilai tersebut harapannya dapat menjadi bekal dalam membentuk karakter anak sejak usia sekolah dasar.

Baca juga: Pendidikan Agama, Tameng Moral Anak di Tengah Arus Digital

Tak berhenti di situ, mahasiswa juga mendorong para siswa untuk mulai membiasakan diri mengamalkan ajaran Al-Qur’an. Baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun di kehidupan bermasyarakat.

Edukasi Kesehatan Mental di Era Digital

Soal perkembangan teknologi dan media sosial turut menjadi bahasan dalam kegiatan ini. Sebagai mahasiswa Kampus Digital Kreatif, mereka menyoroti beragam tantangan yang kerap dihadapi generasi muda di era digital. Mulai dari tekanan psikologis, rasa cemas, hingga kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain.

Mahasiswa mengajak siswa memahami bahwa Al-Qur’an tidak hanya menjadi pedoman hidup, tetapi juga sumber ketenangan hati. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa turut memperkenalkan konsep Al-Qur’an sebagai Syifa’ atau obat. Tujuannya agar anak-anak tahu cara memperoleh ketentraman batin di tengah dinamika kehidupan modern yang serba cepat.

Mahasiswa juga memaparkan langkah-langkah sederhana untuk lebih dekat dengan Al-Qur’an. Yakni dengan mengimani, membaca, memahami, lalu menerapkanya dalam keseharian.

Antusiasme siswa kelas 6 SD Negeri Cemerlang mendengarkan materi | Doc: Istimewa

Antusiasme Siswa Warnai Jalannya Sosialisasi

Sepanjang kegiatan, siswa menunjukkan ketertarikan yang tinggi terhadap materi yang mahasiswa sampaikan. Para siswa aktif mengikuti sesi diskusi, mengajukan pertanyaan, serta berpartisipasi dalam berbagai interaksi bersama pemateri.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa UBSI Sukabumi berharap para siswa dapat semakin memahami peran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya sebagai bacaan, tetapi juga sebagai pedoman dalam membangun akhlak, memperkuat karakter, dan menghadapi tantangan zaman dengan lebih bijaksana.

Baca juga: Hafal Al-Qur’an Bisa Jadi Tiket Kuliah? Ini Dia Peluang Beasiswanya