Sukabumihitz – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Sukabumi menggelar Kuliah Umum bertema “Youth, Green Economy and Entrepreneurship: Driving The Future With Technology” pada Kamis (4/6/2026). Kegiatan ini memberikan wawasan kepada mahasiswa tentang ekonomi hijau, teknologi, dan kewirausahaan.
Mahasiswa dari berbagai program studi mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias. Mereka mempelajari tren dunia kerja sekaligus peluang usaha yang muncul dari perkembangan teknologi dan isu keberlanjutan.
Baca Juga: Sistem Informasi Masih Relevan hingga 10 Tahun Mendatang
Kepala Kampus Dorong Mahasiswa Siap Hadapi Perubahan

Kepala Kampus UBSI Sukabumi, Jamal Maulana Hudin, M.Kom, membuka acara dan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung kegiatan tersebut.
Ia menilai tema kuliah umum sangat relevan dengan visi UBSI Sukabumi sebagai kampus digital kreatif. Menurutnya, mahasiswa perlu menguasai teknologi sekaligus memahami perkembangan dunia usaha agar mampu bersaing pada masa depan.
YouthCenter.Id Apresiasi Antusiasme Mahasiswa
Founder YouthCenter.Id, Arsal Adriana Yusuf, mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta dan panitia.
Ia menjelaskan bahwa YouthCenter.Id baru berdiri sekitar dua bulan. Meski masih tergolong baru, organisasi tersebut berhasil menarik minat banyak peserta dalam kegiatan kuliah umum ini.
Mahasiswa terlihat aktif mengikuti pemaparan materi hingga sesi diskusi. Mereka juga mengajukan berbagai pertanyaan mengenai karier, kewirausahaan, dan peluang kerja di sektor ekonomi hijau.
Bahas Green Economy dan Transisi Dunia Kerja

Perwakilan Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Ari Kustiandi Ariffien, S.T., M.T., menjadi pemateri utama dalam kegiatan tersebut.
Ia menjelaskan bahwa dunia saat ini menghadapi twin transition, yaitu transisi hijau dan transisi digital yang berlangsung secara bersamaan. Kondisi tersebut mendorong perubahan besar pada kebutuhan tenaga kerja dan kompetensi masa depan.
Menurut Ari, green economy mendorong pertumbuhan ekonomi tanpa mengabaikan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Konsep tersebut menggabungkan tiga pilar utama, yaitu pertumbuhan ekonomi, pelestarian lingkungan, dan kesejahteraan sosial.
Green Skills Jadi Kunci Masa Depan
Ari menekankan pentingnya penguasaan green skills bagi generasi muda. Keterampilan tersebut mencakup pemahaman lingkungan, inovasi hijau, praktik berkelanjutan, kolaborasi, analisis data, dan kemampuan beradaptasi.
Ia juga menjelaskan bahwa teknologi berperan sebagai pendukung utama dalam pengembangan ekonomi hijau. Berbagai sektor mulai memanfaatkan teknologi untuk menciptakan solusi yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
Peluang tersebut muncul di berbagai bidang, seperti energi terbarukan, pertanian berbasis teknologi, pengelolaan limbah, dan pendidikan vokasi digital.
Pemuda Jadi Agen Perubahan

Ari mengajak generasi muda untuk mengambil peran sebagai agen perubahan. Menurutnya, bonus demografi Indonesia membuka peluang besar untuk menciptakan inovasi dan bisnis yang berkelanjutan.
Baca Juga: In This Economy: Side Job Mahasiswa sebagai Solusi Menambah Penghasilan
Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh gambaran tentang kebutuhan industri pada masa depan. Mereka juga memahami pentingnya menggabungkan keterampilan digital dengan kesadaran lingkungan.
UBSI Sukabumi terus mendorong mahasiswa agar siap menghadapi perubahan dunia kerja. Kampus juga berkomitmen menghadirkan kegiatan yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri.














