Breaking News
light_mode
Beranda » Sasakala » Asal Usul Sukabumi dalam Kisah Sasakala Sunda

Asal Usul Sukabumi dalam Kisah Sasakala Sunda

  • account_circle Vina Agustina
  • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Asal Usul Sukabumi selalu menarik perhatian banyak orang karena wilayah ini menyimpan sejarah panjang dalam Sasakala Sunda. Dalam 100 kata pertama, kisah Asal Usul Sukabumi muncul kuat melalui perjalanan Wangsa Suta dan Pudak Arum. Cerita tersebut menjadi salah satu warisan budaya Sunda yang terus hidup hingga sekarang. Masyarakat mempelajari kisah ini karena nilai perjuangan dan keteguhan yang hadir sepanjang perjalanan tokoh-tokohnya.

Nama Sukabumi ternyata memiliki cerita panjang yang berkembang dari sasakala atau dongeng rakyat Sunda yang masyarakat wariskan secara turun-temurun. Kisah ini menghadirkan perjalanan Wangsa Suta dan Pudak Arum yang berperan penting dalam Asal Usul Sukabumi hingga wilayah tersebut berkembang menjadi pemukiman nyaman.

Baca Juga: Sasakala Dalem Cikundul, Warisan Sejarah dan Dakwah Islam Sunda

Sasakala Sunda dan Asal Usul Sukabumi

Dalam Sasakala Sunda, Asal Usul Sukabumi berawal ketika Priangan Barat berada dalam kekuasaan Kadipatian Pamingkis. Wilayah itu hidup damai sebelum serangan datang dari dua kerajaan besar. Situasi berubah cepat ketika serangan Pajajaran memicu kekacauan dan ketegangan.

Pada masa itu Rangga Bitung gugur dalam peperangan, sementara Nyai Puntung Mayang memperoleh pertolongan dari Jaro Loa. Perjalanan mereka menuju Cibadak membawa perubahan besar ketika mereka menemukan seorang bayi yang kelak dikenal sebagai Wangsa Suta. Kehadirannya memulai rangkaian kisah yang mempengaruhi perkembangan Nama Sukabumi.

Asal Usul Sukabumi | Sumber: iNewsportal

Wangsa Suta dan Pudak Arum dalam Kisah Sukabumi

Kehidupan Wangsa Suta terus berkembang ketika ia tumbuh menjadi pemuda berwibawa. Ia menjalin hubungan dengan Pudak Arum, anak angkat Nyai Puntung Mayang. Keduanya saling mencintai dan berusaha membangun masa depan bersama. Kisah ini semakin kuat karena berbagai rintangan hadir, termasuk upaya bangsawan yang mencoba merebut Pudak Arum.

Keberanian Wangsa Suta terlihat saat ia menghadapi ancaman Raden Kartala. Pertarungan besar terjadi, tetapi keberaniannya menyelamatkan Pudak Arum dan memperkuat peran mereka sebagai tokoh penting dalam Kisah Sukabumi.

Asal Usul Sukabumi dari Pedukuhan Baru

Setelah menyelesaikan tugas dari Resi Suradea, Wangsa Suta membuka pedukuhan baru di kaki Gunung Parang. Wilayah itu berkembang cepat karena tanah subur dan air melimpah. Penduduk merasa nyaman dan memilih tinggal tetap di sana. Ungkapan “Suka Bumi”, yang berarti senang tinggal di tempat nyaman, muncul dari masyarakat setempat sebagai bentuk rasa syukur.

Seiring waktu, sebutan itu berubah menjadi Nama Sukabumi yang masyarakat kenal hingga sekarang. Proses tersebut menggambarkan perjalanan panjang penuh perjuangan dan tekad membangun kehidupan harmonis.

Baca Juga: Sasakala Jaka Tarub: Kisah Misteri dan Pesona dari Jawa Tengah

Warisan Sasakala Sunda bagi Generasi Sekarang

Cerita Asal Usul Sukabumi tidak hanya menghadirkan romantika sejarah, tetapi juga nilai kesetiaan dan keberanian. Kisah ini membuktikan bahwa budaya lisan Sunda tetap hidup dan relevan. Mahasiswa dan masyarakat dapat mempelajari nilai perjuangan serta semangat membangun kehidupan baru dari perjalanan Wangsa Suta dan Pudak Arum.

  • Penulis: Vina Agustina

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kalender Peringatan Kenaikan Yesus Kristus

    Di Peringatan Kenaikan Yesus Kristus 2024, Kamu Harus Tahu Ini!

    • calendar_month Rabu, 8 Mei 2024
    • account_circle Nana
    • 0Komentar

    SukabumiHitz – Meskipun mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam, Hari Peringatan Kenaikan Yesus Kristus diakui sebagai hari libur nasional. Bagi yang bukan Kristen, mereka akan memanfaatkan hari tersebut untuk bersantai di rumah. KAPAN HARI KENAIKAN YESUS KRISTUS 2024? Hari libur Peringatan Kenaikan Yesus Kristus di Indonesia pertama kali ditetapkan lewat Keppres Nomor 24 Tahun 1953 mengenai […]

  • Sayyidul Ayyam: Menebar Berkah di Hari Jum'at dengan Sedekah dan Dzikir

    Sayyidul Ayyam: Menebar Berkah di Hari Jum’at dengan Sedekah dan Dzikir

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Hari Jum’at memiliki keistimewaan tersendiri dalam Islam dan sering disebut sebagai “Sayyidul Ayyam” atau pemimpin dari semua hari. Pada hari ini, umat Muslim memperbanyak amal kebaikan, termasuk sedekah dan dzikir, guna meraih keberkahan yang melimpah. Keutamaan Sedekah di Hari Jumat Sedekah merupakan amalan yang sangat Islam anjurkan. Namun, bersedekah pada hari Jum’at memiliki […]

  • Generasi muda siap berkembang lewat Beasiswa Talenta Digital UBSI Sukabumi.

    Beasiswa Talenta Digital UBSI Sukabumi: Dukung Generasi Muda Menghadapi Era Digital

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Dalam era digital yang semakin berkembang, kebutuhan akan talenta digital menjadi semakin krusial. Kemampuan di bidang teknologi informasi, data analitik, pengembangan perangkat lunak, hingga pemasaran digital kini menjadi salah satu kunci utama dalam mendorong kemajuan berbagai sektor. Dengan meningkatnya permintaan terhadap tenaga kerja yang memiliki keahlian digital, investasi dalam pengembangan talenta muda menjadi […]

  • Pendidikan Masa Kini

    Pendidikan Digital Masa Kini Mengubah Cara Belajar Generasi Modern

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Teknologi pendidikan masa kini mendorong dunia belajar menuju era digital yang lebih interaktif dan fleksibel. Dunia pendidikan terus berkembang mengikuti perubahan zaman. Kini, teknologi pendidikan bukan lagi pelengkap, tetapi bagian penting yang mengubah cara guru dan siswa berinteraksi. Metode tradisional yang dulu mengandalkan papan tulis dan buku kini bergeser menjadi pembelajaran imersif berbasis […]

  • BKOT Batch 2, UBSI Sukabumi Wujudkan Masa Depan Cerah Bersama Orang Tua Mahasiswa

    BKOT Batch 2, UBSI Sukabumi Wujudkan Masa Depan Cerah Bersama Orang Tua Mahasiswa

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Rizky Akbar
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Sukabumi siap menggelar Bincang Kampus Bersama Orang Tua (BKOT) Batch 2 pada Sabtu (13/9/2025). Acara akan dimulai pukul 09.00 WIB di Aula UBSI Sukabumi, Jalan Cemerlang No.88, Sukakarya. Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI menghadirkan forum dialog yang mempertemukan orang tua dan civitas akademika. Melalui BKOT, kampus ingin […]

  • Kunvalut Vitidsarn berhasil naik podium juara di turnamen India Open 2023

    Kunlavut Vitidsarn Raih Gelar Juara di India Open 2023

    • calendar_month Kamis, 26 Jan 2023
    • account_circle Dilan
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Turnamen India Open 2023 telah mencapai puncaknya dengan babak final yang akan menentukan siapa pemain terbaik di ajang bergengsi ini. Para pemain top dari berbagai negara siap bertanding untuk memperebutkan gelar juara. Pada hari ini, masing-masing negara mengirimkan perwakilannya untuk berlaga di babak final. China dan Jepang masing-masing diwakili oleh tiga pemain, sementara […]

expand_less