Sukabumihitz — Penggunaan aplikasi Mendeley semakin penting dalam dunia akademik, terutama bagi mahasiswa yang aktif menyusun tugas dan penelitian. Melihat kebutuhan tersebut, Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi Akuntansi (HIMASA) Universitas Bina Sarana Informatika Kampus Sukabumi menggelar kegiatan Study Club Mendeley bertema “Smart Research with Mendeley: Dari Riset Berantakan Jadi Rapi” pada Kamis, 21 Mei 2026 di Aula UBSI Kampus B.
Kegiatan yang berlangsung pukul 13.00 hingga 15.00 WIB tersebut mendapat antusias tinggi dari mahasiswa yang ingin memahami pengelolaan referensi akademik secara lebih praktis dan terstruktur.
Study Club Jadi Wadah Belajar Akademik Mahasiswa
Program Study Club HIMASA hadir sebagai ruang belajar bersama untuk membantu mahasiswa meningkatkan kemampuan akademik di luar perkuliahan.
Dalam kegiatan ini, HIMASA menghadirkan Saela Nurusysyifa sebagai pemateri dengan moderator Ratu Zahra. Materi yang dibahas berfokus pada penggunaan Mendeley sebagai aplikasi manajemen referensi untuk kebutuhan karya ilmiah.
Ketua pelaksana, Revalina Nurmalia, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan membantu mahasiswa memahami penggunaan teknologi pendukung akademik agar proses penyusunan tugas menjadi lebih efektif.
“Lewat kegiatan ini kita belajar bersama mengenai Mendeley. Harapannya, teman-teman dapat memahami sekaligus mempraktikkannya dalam penyusunan tugas maupun penelitian,” ujarnya.
Baca juga: HIMASA UBSI Sukabumi Lolos Seleksi Internal PPK Ormawa 2026, Siap Kembangkan Desa Wisata
Mendeley Permudah Penyusunan Sitasi dan Daftar Pustaka
Dalam pemaparannya, Saela Nurusysyifa menjelaskan bahwa Mendeley menjadi salah satu aplikasi yang banyak mahasiswa, peneliti, hingga akademisi gunakan untuk mengelola referensi penelitian.

Aplikasi tersebut membantu pengguna menyusun sitasi dan daftar pustaka secara otomatis sehingga proses penulisan karya ilmiah menjadi lebih rapi dan efisien.
Materi yang disampaikan meliputi pengenalan dasar Mendeley, cara mengelola jurnal referensi, hingga praktik penggunaan sitasi otomatis pada dokumen penelitian. Penyampaian materi berlangsung interaktif sehingga peserta lebih mudah memahami langkah-langkah penggunaan aplikasi tersebut.
Mahasiswa Antusias Ikuti Praktik Mendeley
Suasana kegiatan berlangsung aktif dan komunikatif sejak awal hingga akhir acara. Peserta terlihat antusias mengikuti pemaparan materi sekaligus praktik langsung penggunaan Mendeley.
Banyak mahasiswa mengajukan pertanyaan terkait pengelolaan referensi jurnal yang sering menjadi kendala saat menyusun tugas kuliah maupun penelitian.
Salah satu peserta, Diah, mengaku kegiatan tersebut sangat membantu mahasiswa dalam memahami sistem manajemen referensi akademik.
“Materinya mudah dipahami dan sangat membantu, terutama untuk mahasiswa yang sedang belajar menyusun karya ilmiah,” ungkapnya.
HIMASA UBSI Sukabumi Dorong Mahasiswa Lebih Siap Meneliti
Ketua HIMASA, Iman Maulana Ripaldi, mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan aktif dan penuh semangat. Menurutnya, Study Club menjadi salah satu program edukatif yang mampu meningkatkan wawasan akademik mahasiswa.
Kegiatan tersebut juga mendapat apresiasi dari Lis Saumi Ramdhani selaku staf Program Studi Sistem Informasi Akuntansi sekaligus perwakilan Pembina HIMASA. Ia menilai Study Club Mendeley memiliki manfaat yang relevan dengan kebutuhan mahasiswa saat ini, khususnya dalam menghadapi penyusunan karya ilmiah dan penelitian akademik.
Melalui kegiatan ini, HIMASA UBSI Sukabumi berharap mahasiswa semakin siap menghadapi tantangan akademik sekaligus lebih memahami penggunaan teknologi digital dalam dunia penelitian modern.














