Breaking News
light_mode
Beranda » Pendidikan » Tips Menulis Latar Belakang Penelitian Logis dan Menarik

Tips Menulis Latar Belakang Penelitian Logis dan Menarik

  • account_circle Rahma Putri
  • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Menyusun latar belakang penelitian sering menjadi tantangan terbesar bagi mahasiswa. Banyak yang sudah punya ide menarik, tetapi masih bingung saat mulai menulis bagian pembuka penelitian. Akibatnya, isi latar belakang terasa berputar-putar, kurang fokus, bahkan sulit menunjukkan urgensi penelitian.

Padahal, latar belakang menjadi “gerbang pertama” yang menentukan apakah penelitian terlihat penting atau tidak. Karena itu, penulis perlu menyusun alurnya secara runtut dan logis agar pembaca mudah memahaminya.

Baca juga: Masih Bingung Cari Jurnal Ilmiah? 9 Website Ini Bisa Jadi Penyelamat Riset Kamu!

Mengutip dari instagram @literasisains.id, supaya proses menulis jadi lebih terarah, berikut 5 tahapan menyusun latar belakang penelitian yang bisa kamu terapkan.

1. Mulai dari Isu Global

Pertama, awali latar belakang dengan fenomena atau isu terkini yang relevan dengan topik penelitianmu. Langkah ini membantu pembaca memahami bahwa penelitian yang kamu angkat memang memiliki hubungan dengan kondisi nyata.

Misalnya, jika kamu meneliti sistem informasi akuntansi, kamu bisa memulai dengan perkembangan digitalisasi bisnis atau meningkatnya penggunaan teknologi dalam pengelolaan data keuangan. Selain membuat tulisan lebih menarik, pendekatan ini juga memperkuat konteks penelitian secara luas.

2. Persempit ke Isu Spesifik

Setelah membahas isu global, lanjutkan dengan kondisi yang lebih spesifik. Kamu bisa mengarahkan pembahasan pada wilayah tertentu, kelompok tertentu, atau objek penelitian yang kamu pilih.

Di tahap ini, pembaca mulai memahami fokus penelitianmu secara lebih jelas. Oleh karena itu, hindari penjelasan yang terlalu umum agar pembahasan tetap terarah. Semakin spesifik masalah yang kamu jelaskan, semakin kuat pula alasan penelitian tersebut dilakukan.

3. Temukan Permasalahan atau Celah Riset

Selanjutnya, tunjukkan masalah utama atau research gap yang belum banyak dibahas peneliti sebelumnya. Bagian ini sangat penting karena menjadi dasar mengapa penelitianmu layak dilakukan.

Kamu bisa membandingkan hasil penelitian terdahulu, menemukan ketidaksesuaian data, atau menunjukkan kondisi yang belum mendapatkan solusi optimal. Dengan adanya celah penelitian, pembaca akan melihat bahwa penelitianmu memiliki kontribusi nyata.

4. Jelaskan Pendekatan atau Solusi

Setelah menjelaskan masalah, kamu perlu memberikan gambaran singkat mengenai pendekatan yang akan kamu pakai untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Tidak perlu terlalu detail seperti di bab metode penelitian. Cukup jelaskan strategi atau konsep utama yang menjadi solusi penelitianmu.

Contohnya, penggunaan metode tertentu, implementasi sistem informasi, atau pendekatan analisis data yang relevan dengan masalah yang dibahas.

5. Tutup dengan Tujuan Penelitian

Terakhir, akhiri latar belakang dengan menjelaskan tujuan penelitian secara jelas dan terarah. Bagian ini membantu pembaca memahami sasaran yang ingin tercapai dari penelitianmu.

Selain itu, tujuan penelitian juga memperlihatkan kontribusi ilmiah yang akan diberikan, baik secara teori maupun praktik. Dengan alur yang runtut mulai dari isu global hingga tujuan penelitian, latar belakang akan terasa lebih kuat, logis, dan meyakinkan.

Cari Referensi Jurnal yang Tepat!

Selain memahami cara menyusun latar belakang penelitian, kamu juga perlu memperkuat tulisan dengan referensi jurnal ilmiah yang kredibel. Semakin berkualitas referensi yang digunakan, semakin kuat pula penelitian yang kamu buat.

Bagi kamu yang sedang mencari referensi atau ingin publikasi karya ilmiah, bisa mengunjungi portal jurnal resmi LPPM Universitas Bina Sarana Informatika Kampus Sukabumi  yang menyediakan berbagai jurnal ilmiah dari beragam bidang keilmuan yaitu SWABUMI, JUSTIKA, LARIK dan JATIK.

Jadi, selain memperkuat kualitas referensi penelitian, kamu juga bisa mulai mempersiapkan karya ilmiah terbaik untuk dipublikasikan.

Baca juga: Bingung Metode? Cara Tepat Memilih Metode Penelitian

  • Penulis: Rahma Putri

Rekomendasi Untuk Anda

  • BSI FLASH dan BSI Digination

    BSI FLASH dan BSI Digination 2026 Resmi Dibuka! UBSI Siap Cetak Talenta Baru di Era Digital

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle LIL
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) secara resmi membuka dua program unggulan yakni BSI FLASH dan BSI Digination 2026. Pembukaan kedua program ini berlangsung pada acara Independence Day Artificial Intelligence Conference sebuah acara oleh Digital Creative Community (DICO) yang berlangsung Hotel Laska Sukabumi, Kamis (14/08). UBSI sebagai sponsor utama acara ini juga sekaligus menekankan komitmennya […]

  • Kemenag Kota Sukabumi Berangkatkan 336 Jemaah Calon Haji ke Tanah Suci

    Kemenag Kota Sukabumi Berangkatkan 336 Jemaah Calon Haji ke Tanah Suci

    • calendar_month Senin, 27 Mei 2024
    • account_circle Dian
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Sebanyak 336 jemaah calon haji dari Kota Sukabumi resmi diberangkatkan menuju Embarkasi dan Tanah Suci pada Senin (27/5). Acara ini berlangsung di Gedung Anton Sujarwo, Setukpa Lemdiklat Polri. Sejumlah pejabat penting dari Forkompimda Kota Sukabumi, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi Dida Sembada, dan keluarga para calon haji turut hadir dalam acara pelepasan ini. Acara […]

  • Perkuat Kompetensi Susun Outline Sistematis melalui Sosialisasi Tugas Akhir | Doc: Istimewa

    Perkuat Kompetensi, Mahasiswa Sistem Informasi Akuntansi Susun Outline Tugas Akhir Sistematis

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Rifa Fitriyani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Program Studi Sistem Informasi Akuntansi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Sukabumi menggelar kegiatan sosialisasi tugas akhir bagi mahasiswa semester VI pada Kamis (12/03). Kegiatan ini berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting. UBSI Sukabumi terus mendorong mahasiswa untuk siap menghadapi tahap akhir perkuliahan dengan bekal yang matang. Melalui tema “Penguatan Kompetensi Mahasiswa melalui […]

  • Universitas BSI Sukabumi Dorong Kesiapan Mahasiswa Lewat Pendampingan Uji Kompetensi Basis Data

    Universitas BSI Sukabumi Dorong Kesiapan Mahasiswa Lewat Pendampingan Uji Kompetensi Basis Data

    • calendar_month Senin, 15 Jul 2024
    • account_circle Decul
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Program studi Sistem Informasi  Universitas BSI Sukabumi mengadakan workshop pendampingan uji profisiensi berbasis industri bidang basis data pada Senin (15/7) . Pendampingan ini bertujuan untuk memberikan pembekalan, menguatkan pemahaman dan brainstorming studi kasus atau project yang menjadi materi uji profisiensi. Selain itu, pendampingan ini tidak hanya fokus pada penguasaan teori, tetapi juga pada […]

  • Penasehat Akademik

    Layanan Penasehat Akademik v2: Inovasi Bimbingan Dosen untuk Mahasiswa

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
    • account_circle Rahma Putri
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Layanan Penasehat Akademik v2 hadir sebagai inovasi dalam mendampingi mahasiswa agar lebih siap menghadapi tantangan akademik maupun non-akademik. Sistem ini menggabungkan konsultasi tatap muka dengan platform digital, sehingga proses bimbingan berlangsung lebih fleksibel, interaktif, dan terdokumentasi dengan baik. Dengan adanya layanan ini, dosen tidak hanya berperan sebagai pembimbing akademik, tetapi juga sebagai motivator […]

  • Jembatan Penghubung Dua Kampung di Sukaresmi Ambruk Setelah Diguyur Hujan Deras

    Jembatan Penghubung Dua Kampung di Sukaresmi Ambruk Setelah Diguyur Hujan Deras

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Ina haryani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Hujan deras yang melanda Kecamatan Cisaat sejak Selasa malam (11/11) memicu runtuhnya jembatan penghubung dua kampung di Desa Sukaresmi pada Rabu pagi (12/11) sekitar pukul 08.30 WIB. Mengutip dari Radarsukabumi. Jembatan yang menghubungkan Kampung Leles dan Kampung Cijambe Wetan menjadi akses utama warga. Struktur ini runtuh saat debit air sungai meningkat tajam. Pondasi […]

expand_less