Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Menguji Limitasi: Tahap Akhir Diklatsar Mapala Pelita UBSI Sukabumi Gen XI

Menguji Limitasi: Tahap Akhir Diklatsar Mapala Pelita UBSI Sukabumi Gen XI

  • account_circle Aulia Ramadhani
  • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Dunia kepencintaalaman menuntut integrasi antara kekuatan fisik, kecerdasan taktis, dan mentalitas baja. Unit Kegiatan Mahasiswa Mapala Pelita UBSI Sukabumi sukses menyelenggarakan tahapan penting, yaitu Diklatsar Angkatan XI yang berlangsung pada (05-07/12), dengan tema “Membangun Jiwa Tangguh dan Kepemimpinan Melalui Alam”.

Dari 14 peserta yang terdaftar dan lolos administrasi, hanya 10 orang mampu bertahan hingga akhir pendidikan lapangan. Fase ini menjadi persiapan terakhir sebelum mereka benar-benar memasuki medan pengembaraan.

Tahap Pembuka: Long March Strategis Menuju Salabintana

Perjalanan dimulai dengan uji daya tahan melalui mobilisasi darat menantang. Long March dari UBSI Sukabumi Kampus B menuju Camp Area 1 di Kaki Gunung Gede Pangrango, wilayah Salabintana, bukan sekadar perpindahan lokasi. Setiap langkah menguji manajemen beban dan pengendalian emosi peserta. Medan aspal hingga jalur bebatuan menjadi penguji pertama sebelum memasuki hutan tropis.

Persiapan keberangkatan peserta | Doc: Istimewa

Hari Pertama: Fondasi Ketahanan dan Adaptasi Medan

Fokus utama pada hari pertama adalah transisi dari lingkungan urban ke ekosistem hutan yang lembap dan dingin.

  • Mobilisasi Fisik: Peserta menempuh jalur panjang menuju Camp Area 1. Instruktur memantau kemampuan tiap individu mengatur ritme langkah dan pernapasan di bawah beban carrier berat.
  • Manajemen Energi: Setibanya di lokasi, peserta memulihkan kondisi fisik untuk menghadapi agenda teknis yang lebih padat di hari berikutnya.

Hari Kedua: Konsolidasi Tim, Survival, dan Konservasi

Memasuki hari kedua, tantangan bergeser dari sekadar ketahanan fisik menuju penguasaan keterampilan teknis (hard skills) yang menjadi syarat mutlak seorang rimbawan sejati.

Petualangan berlanjut dengan Long March lanjutan menuju Camp Area 2 Tepatnya di Kawasan Pondok Halimun, Salabintana. Masih berlokasi di wilayah Kaki Gunung Gede Pangrango, rute ini menuntut kerja tim yang solid dan stamina yang lebih tangguh karena medan yang semakin menanjak dan vegetasi yang kian rapat.

Baca Juga: Operasi Bersih Gunung Gede Pangrango Jalur Selabintana: Wujud Nyata Cinta Alam dari Mapala Sukabumi

 

  • Penulis: Aulia Ramadhani

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN Icon Plus Torehkan Rekor Penghargaan Selama 2025

    PLN Icon Plus Torehkan Rekor Penghargaan Selama 2025

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Vina Agustina
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – PLN Icon Plus Catat Deretan Penghargaan Sepanjang 2025, Perkuat Fondasi Menuju 2026 dengan meraih lebih dari 85 apresiasi dari lembaga nasional dan internasional. Capaian ini menandai peningkatan signifikan dalam transformasi perusahaan yang berjalan secara konsisten sepanjang tahun. Sepanjang 2025, PLN Icon Plus menunjukkan komitmen kuat pada inovasi digital, pengembangan energi hijau, dan peningkatan […]

  • Masayoshi Son

    Masayoshi Son Tancapkan Masa Depan SoftBank demi Kuasai Super AI

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle Shinta Septi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Pendiri SoftBank, Masayoshi Son, menempatkan fokus besar pada kecerdasan buatan, meyakini bahwa dalam waktu kurang dari satu dekade masa depan perusahaan Jepang ini akan sangat bergantung pada super AI, yaitu kecerdasan buatan yang melampaui kemampuan berpikir manusia. Langkah ini sejalan dengan reputasinya sebagai pengambil risiko besar yang sering membuahkan hasil signifikan. Perjalanan Masayoshi […]

  • Rahasia Sukses Memulai Bisnis: Panduan Lengkap bagi Pemula

    Rahasia Sukses Memulai Bisnis: Panduan Lengkap bagi Pemula

    • calendar_month Rabu, 4 Sep 2024
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Memulai bisnis seringkali menjadi tantangan besar, terutama bagi mereka yang baru terjun ke dunia usaha. Namun, dengan strategi yang tepat dan tekad yang kuat, peluang untuk meraih kesuksesan selalu terbuka. Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat membantu Anda mengembangkan bisnis menurut Fuad Nur Hasan, Kepala BSI Entrepreneur Center (BEC) sekaligus Ketua Inkubator […]

  • Ratusan Calon Jemaah Haji Kabupaten Sukabumi Kloter 3 Mulai Diberangkatkan

    Ratusan Calon Jemaah Haji Kabupaten Sukabumi Kloter 3 Mulai Diberangkatkan

    • calendar_month Senin, 13 Mei 2024
    • account_circle Dilan
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Sebanyak 432 calon jemaah haji asal Kabupaten Sukabumi telah resmi diberangkatkan menuju tanah suci pada Minggu (12/5) dini hari di Pusbangdai Cikembang. H. Abdul Manan, kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kemenag Kabupaten Sukabumi, mengatakan jumlah keseluruhan jamaah haji yang akan berangkat ke tanah suci pada tahun 1445 hijriah ini sebanyak 1.704 […]

  • Peluang Bisnis Untuk Gen Z yang Kreatif

    Gen Z Wajib Tahu! BSI Entrepreneur Center Ungkap Strategi Bisnis Sukses di Era Digital

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Di era digital ini, peluang bisnis makin luas terutama buat Gen Z yang kreatif dan paham teknologi. Dengan ide-ide baru dan cara kerja yang lebih modern, generasi ini punya kesempatan besar buat sukses di dunia bisnis. Untuk membantu para pengusaha muda berkembang, BSI Entrepreneur Center (BEC) Kampus Sukabumi  mau kasih strategi bisnis sukses […]

  • Orang Tua Bella

    Orang Tua Bella Amalia Bangga Putrinya Tembus GYC 2026

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Vina Agustina
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com, Jakarta – Orang Tua Bella Amalia mengungkapkan rasa bangga atas terpilihnya putrinya sebagai delegasi Indonesia. Bella mengikuti Global Youth Congress (GYC) 2026 di Bangkok, Thailand. Kesempatan tersebut menjadi pencapaian membanggakan sekaligus membuktikan bahwa mahasiswa Indonesia mampu bersaing dan berkontribusi pada forum internasional. Orang Tua Bella Amalia menilai keikutsertaan Bella menjadi langkah penting bagi masa […]

expand_less