Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Mengenal Rahasia Secangkir Kopi Berkualitas, Tim PKM UBSI Sukabumi Kunjungi Wintira Coffee

Mengenal Rahasia Secangkir Kopi Berkualitas, Tim PKM UBSI Sukabumi Kunjungi Wintira Coffee

  • account_circle Rifa Fitriyani
  • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Secangkir kopi yang dinikmati setiap hari melewati perjalanan panjang sebelum sampai ke tangan konsumen. Petani memilih buah kopi terbaik, mengolah hasil panen, melakukan proses roasting, hingga menyajikan kopi melalui teknik penyeduhan tertentu. Setiap tahapan tersebut menentukan kualitas dan cita rasa kopi.

Untuk memahami perjalanan tersebut sekaligus menyusun program pemberdayaan yang tepat, Tim Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Sukabumi mengadakan Focus Group Discussion (FGD) bersama mitra Wintira Coffee pada Jum’at (01/05) pukul 07.30–11.30 WIB di Wintira Coffe.

Kegiatan ini menjadi bagian dari program hibah Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) dengan tema “Transformasi Usaha Kelompok Tani Kopi Wintira Coffee melalui Penguatan Pascapanen Lanjutan dan Digitalisasi Manajemen untuk Meningkatkan Nilai Tambah Produk.”

Mengenal Perjalanan Kopi dari Kebun hingga Cangkir 

Yusti Farlina memimpin kegiatan FGD bersama anggota tim Rusli Nugraha dan Rizal Amegia Saputra. Dua mahasiswa, Rifa Fitriyani dan Nur Hidayat Suharlan, turut mendampingi kegiatan tersebut sebagai bagian dari implementasi pembelajaran di luar kelas.

Tim PKM UBSI Sukabumi bersama Wintira Coffee dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD). | Doc: Istimewa

Tim PKM UBSI Sukabumi bersama Wintira Coffee dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD). | Doc: Istimewa

Dalam diskusi tersebut, tim PKM mengenal lebih dekat profil usaha Wintira Coffee yang telah berkembang sejak 2017. Wintira Coffee mengolah serta memasarkan kopi lokal Sukabumi sekaligus menjalin kerja sama dengan Kelompok Tani Taruna Tani Mandiri. Informasi tersebut membantu tim memahami kondisi usaha, kebutuhan mitra, serta peluang pengembangan produk kopi lokal.

Teknik Penyeduhan Menentukan Karakter Rasa

Tim PKM juga mempraktikkan teknik penyeduhan kopi menggunakan kertas V60. Metode ini memanfaatkan kertas filter dengan takaran bubuk kopi sekitar 10–14 gram.

Tim PKM juga mempraktikkan teknik penyeduhan kopi | Doc: Istimewa

Tim PKM juga mempraktikkan teknik penyeduhan kopi | Doc: Istimewa

Pada tahap awal, tim melakukan proses blooming dengan menuangkan sedikit air panas ke atas bubuk kopi. Proses tersebut membantu pelepasan gas karbon dioksida sehingga kopi menghasilkan cita rasa yang lebih optimal.

Memahami Perbedaan Arabika dan Robusta 

Diskusi FGD membahas karakteristik dua jenis kopi yang banyak dibudidayakan di Indonesia, yaitu Arabika dan Robusta. Kopi Arabika memiliki cita rasa lebih halus dengan karakter fruity serta tingkat keasaman yang lebih tinggi. Sementara itu, kopi Robusta menawarkan rasa yang lebih kuat, pahit, serta memiliki karakter earthy dan nutty.

Tim PKM juga membandingkan bentuk biji, proses budidaya, hingga waktu panen kedua jenis kopi tersebut. Pemahaman ini membantu tim mengetahui berbagai faktor yang memengaruhi kualitas produk kopi.

Pascapanen dan Roasting Jadi Penentu Mutu 

Tim PKM mempelajari proses pengolahan kopi pascapanen bersama Wintira Coffee. Pada metode Full Wash, pengelola membersihkan lendir pada biji kopi selama kurang lebih satu minggu sebelum memasuki tahap pengeringan.

Selain itu, tim mengenal metode Honey Process yang mempertahankan sebagian lendir pada biji kopi selama proses pengeringan. Metode tersebut terdiri atas Yellow Honey, Red Honey, dan Black Honey. Wintira Coffee juga menerapkan metode Natural dengan mengeringkan buah kopi secara utuh di bawah sinar matahari selama minimal 20 hari.

Tahapan roasting biji kopi Wintira Coffee dalam menghasilkan karakter rasa yang khas. | Doc: Istimewa

Tahapan roasting biji kopi Wintira Coffee dalam menghasilkan karakter rasa yang khas. | Doc: Istimewa

Setelah melewati tahap pascapanen, pengelola melakukan proses roasting menggunakan mesin berkapasitas satu kilogram selama sekitar 14 menit. Proses penyangraian dimulai pada suhu 170 derajat Celsius dan berakhir pada kisaran 200 derajat Celsius. Setelah proses roasting selesai, pengelola langsung mendinginkan biji kopi untuk menjaga karakter rasa. Tim PKM juga mengenal tahapan Yellowing Phase dan First Crack sebagai indikator tingkat kematangan biji kopi.

Bekal Menyusun Program Pemberdayaan 

Melalui FGD ini, tim PKM memperoleh pemahaman lebih mendalam mengenai proses produksi, tantangan usaha, serta peluang pengembangan Wintira Coffee.Tim akan menggunakan hasil diskusi tersebut sebagai dasar penyusunan program pemberdayaan yang berfokus pada penguatan pascapanen, digitalisasi manajemen usaha, dan peningkatan nilai tambah produk kopi lokal. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan pelaku UMKM memberikan pengalaman belajar langsung bagi mahasiswa sekaligus menghadirkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan mitra.

Sebagai bagian dari program hibah Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kemdiktisaintek, kegiatan ini mendukung upaya peningkatan kualitas produk, penguatan daya saing kopi lokal Sukabumi, serta keberlanjutan usaha Wintira Coffee melalui pendampingan berkelanjutan.

  • Penulis: Rifa Fitriyani
  • Editor: Rifa Fitriyani

Rekomendasi Untuk Anda

  • Literasi Budaya Jadi Cara Mahasiswa Tetap Dekat dengan Budaya Lokal di Era Digital | Sumber: Pinterest

    Literasi Budaya Jadi Cara Mahasiswa Tetap Dekat dengan Budaya Lokal di Era Digital

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Rifa Fitriyani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz — Perkembangan teknologi dan media sosial membuat arus budaya global semakin cepat masuk ke kehidupan generasi muda. Kondisi tersebut mendorong pentingnya literasi budaya agar mahasiswa tetap mengenal, memahami, dan menghargai budaya lokal di tengah perkembangan era digital. Saat ini, banyak mahasiswa lebih akrab dengan budaya populer luar negeri dibanding tradisi daerahnya sendiri. Tren musik, […]

  • Banyak Mahasiswa Gagal Bisnis, Ternyata Ini Penyebabnya

    Banyak Mahasiswa Gagal Bisnis, Ternyata Ini Penyebabnya

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Anggita Sulistiyaningsih
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com – Cara memulai bisnis sejak kuliah menjadi topik yang semakin menarik perhatian mahasiswa. Kemajuan teknologi digital membuka banyak peluang usaha yang dapat dimulai dengan modal terjangkau. Banyak mahasiswa mulai menjalankan bisnis untuk menambah penghasilan sekaligus mengembangkan pengalaman berwirausaha sejak dini. Namun, semangat memulai usaha saja belum cukup untuk membangun bisnis yang mampu bertahan dalam […]

  • Kembangkan Kompetensi Dosen, UBSI Gelar Workshop Video Editing

    Kembangkan Kompetensi Dosen, UBSI Gelar Workshop Video Editing

    • calendar_month Senin, 14 Agt 2023
    • account_circle Dewin
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com – Dalam mendukung Pembelajaran digital serta pengembangan Komptensi dosen menghadapi Tahun ajaran 2023/2024 . Program Studi Ilmu Komputer Kampus Kota Sukabumi Menggelar Workshop Video Editing pada ruang kelas 302. Universitas Bina Sarana Informatika Kampus Kota Sukabumi yang beralamat Jalan Veteran II No 20A Sukabumi. Kegiatan (12/08) hadir Tim penyusun Modul Pembelajaran Program Studi Ilmu […]

  • Kuliah Sambil Ngulik Cuan, Ini Rahasianya

    Kuliah Sambil Ngulik Cuan, Ini Rahasianya

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle Sri Wahyuni
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com – Belakangan ini, mahasiswa di berbagai kampus mulai merintis bisnis sambil menjalani perkuliahan. Mereka menjalankan berbagai usaha, mulai dari jualan online, jasa desain, makanan ringan, hingga menjadi content creator. Tren tersebut semakin terlihat seiring padatnya tugas, presentasi, dan deadline selama kuliah. Banyak mahasiswa memilih membangun kemandirian finansial sekaligus menambah pengalaman sejak dini daripada hanya […]

  • Lima Jurusan TI dengan Prospek kerja yang menjanjikan

    Lima Jurusan TI dengan Prospek kerja yang menjanjikan

    • calendar_month Rabu, 24 Agt 2022
    • account_circle Dewin
    • 0Komentar

    JAKARTA –Era Digital saat ini tentu memberikan dampak yang signifikan serta menciptakan peluang baru di dunia kerja khususnya pada jurusan Teknologi Informasi, tentunya prospek kerja untuk lulusan dari Jurusan Teknologi Informasi (TI) sangatlah menjanjikan. Buktinya, kehidupan masyarakat di berbagai belahan dunia, kini telah di dominasi oleh teknologi tak terkecuali di Indonesia. Hal inilah yang membuat […]

  • Kurve Massal Sukabumi

    Kurve Massal Palabuhanratu: Polres Sukabumi Ajak Forkopimda Peduli Lingkungan

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Shinta Septi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Polres Sukabumi menunjukkan komitmennya dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas pengelolaan kawasan wisata melalui kegiatan Kurve Massal. Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat (06/02) di kawasan Alun-alun Gadobangkong, Palabuhanratu. Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Samian memimpin langsung kegiatan ini bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Sukabumi. Turut hadir unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) […]

expand_less