Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Kasus Kematian Raya di Sukabumi Berujung Sanksi Penundaan Dana Desa oleh Gubernur Jabar

Kasus Kematian Raya di Sukabumi Berujung Sanksi Penundaan Dana Desa oleh Gubernur Jabar

  • account_circle Dilan
  • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz Kasus meninggalnya seorang bocah tiga tahun bernama Raya di Desa Cianaga, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, memicu sorotan tajam terhadap perangkat pemerintahan desa. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menjatuhkan sanksi penundaan pencairan dana desa setelah menilai adanya kelalaian dalam pengasuhan dan pengawasan warga.

Raya menjadi perhatian publik setelah video kondisinya viral di media sosial. Dalam rekaman itu terlihat cacing keluar dari tubuh mungilnya.

Kepala Desa Cianaga, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, Wardi Sutandi, membenarkan bahwa bocah tersebut merupakan warganya.

“Raya anak dari Udin (32) dan Endah (38). Mereka tinggal di Kampung Padangenyang, Desa Cianaga, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi. Raya meninggal dunia pada 22 Juli 2025,” jelas Wardi, Selasa (19/8) mengutip dari kompas.com.

Kondisi Keluarga dan Pengasuhan

Menurut Wardi, kedua orangtua Raya mengalami keterbelakangan mental sehingga kesulitan memberikan pengasuhan yang layak.

“Keduanya tidak sepenuhnya memahami kondisi kesehatan anaknya. Hal ini menyebabkan daya asuh mereka sangat terbatas,” jelasnya.

Sebelum kondisinya memburuk, Raya kerap bermain di kolong rumah bersama ayam. Ia kemudian jatuh sakit dengan gejala demam. Saat dibawa ke puskesmas, dokter mendiagnosis adanya penyakit paru-paru. Namun, proses perawatan terhambat lantaran keluarga tidak memiliki kartu keluarga (KK) maupun BPJS Kesehatan.

Baca juga: Viral! Bocah SD di Sukabumi Terekam Naik Sepeda Listrik di Jalan Raya, Ibu Kandung Akui Menyuruh karena Alasan Pekerjaan

Bantuan Filantropi dan Perawatan

Wardi menyebut, Raya sempat bolak-balik berobat ke klinik hingga akhirnya mendapat perhatian dari komunitas filantropi Rumah Teduh.

“Dia punya penyakit demam kemudian periksa ke klinik puskesmas terdekat, ternyata dia punya penyakit paru. Udah gitu (keluarga) dia gak punya KK KTP sama sekali, desa tindak urus alhamdulillah. Cuman setelah penyakitnya makin parah, ada keluarga yang kenal Rumah Teduh, laporan, langsung dijemput pakai ambulans,” jelasnya.

Meski sudah mendapat perawatan selama sembilan hari berkat bantuan komunitas tersebut, kondisi Raya tak kunjung membaik. Pada 22 Juli 2025 malam, ia mengembuskan napas terakhirnya.

Sanksi Gubernur Jawa Barat

Kasus meninggalnya Raya mendapat sorotan dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Ia menilai perangkat desa hingga RT lalai dalam memberikan perhatian kepada warganya. Sebagai bentuk sanksi, pencairan dana desa untuk Desa Cianaga ditunda.

“Saya memutuskan terhadap desa itu memberikan hukuman. Saya tunda bantuan desanya karena desanya tak mampu urus warganya,” ujar Dedi saat pidato di Rapat Paripurna DPRD Jabar, Selasa (19/8).

Dedi menggambarkan bagaimana lemahnya empati birokrasi terhadap penderitaan masyarakat kecil.

“Hari ini kita punya derita seorang anak berumur tiga tahun dari Kabupaten Sukabumi pada sebuah kampung terpencil, ibunya ODGJ, bapaknya mengalami TBC. Anak itu tiap hari di kolong. Dia meninggal di rumah sakit dalam keadaan seluruh cacing keluar dari hidungnya,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kasus ini menjadi tamparan keras bagi perangkat pemerintahan desa yang dianggap lalai.

“Betapa kita gagap dan lalai. Perangkat birokrasi yang tersusun sampai tingkat RT ternyata tidak bisa membangun empati,” tegasnya.

Baca juga: Warga Sukabumi Dikejutkan Dengan Penemuan Bayi Baru Lahir di Dekat Masjid Warudoyong

  • Penulis: Dilan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Literasi Emosional Jadi Kunci Gen Z Hadapi Tekanan Era Digital | Sumber: Pinterest

    Literasi Emosional Jadi Kunci Gen Z Hadapi Tekanan Era Digital

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Rifa Fitriyani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz — Istilah Literasi Emosional semakin penting di tengah kehidupan generasi muda yang penuh tekanan. Media sosial, tuntutan akademik, lingkungan pertemanan, hingga ekspektasi masa depan sering memengaruhi kondisi emosional Gen Z. Sayangnya, masih banyak anak muda yang kesulitan memahami dan mengelola emosinya sendiri sehingga stres, overthinking, hingga burnout semakin sering terjadi. Di era digital saat […]

  • Gadget Terbaru 2025 Bawa Inovasi Besar: Proyektor, Baterai Jumbo, dan Teknologi AI

    Gadget Terbaru 2025 Bawa Inovasi Besar: Proyektor, Baterai Jumbo, dan Teknologi AI

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Honor meluncurkan seri Magic 8 Pro dan Magic Pad 3 Pro dengan chip Snapdragon 8 Elite Gen 5. Teknologi baru ini membawa fitur Magic Color yang bisa mengubah gambar hanya lewat instruksi singkat. Sistem Low-Bit Quantization membantu perangkat lebih hemat baterai dan ruang penyimpanan. Untuk gamer, GPU-NPU AI Super Sampling meningkatkan grafis hingga […]

  • Nyeri Sendi Tak Tertahankan? Waspadai Gejala Asam Urat Tinggi dan Temukan Solusi Ampuhnya!

    Nyeri Sendi Tak Tertahankan? Waspadai Gejala Asam Urat Tinggi dan Temukan Solusi Ampuhnya!

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Penderita gout atau encok mengalami penumpukan asam urat berlebih dalam darah, yang kemudian membentuk kristal di dalam sendi. Kristal ini dapat memicu peradangan, menyebabkan nyeri hebat serta pembengkakan. Penyakit asam urat ditandai dengan rasa sakit yang menyiksa, pembengkakan, dan sensasi panas di area persendian. Penyebab Asam Urat Tinggi Ada beberapa faktor yang dapat […]

  • Kerja Sama PLN Icon Plus

    PLN Icon Plus Kerja Sama dengan Kejaksaan Negeri Kota Bogor dalam Menjaga Kualitas Layanan

    • calendar_month Kamis, 22 Feb 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com, Bogor – Dalam menjaga kualitas layanannya, PLN Icon Plus sukses lakukan kerja sama dengan Kejaksaan Negeri Kota Bogor, Rabu (21/2). Berlokasi di Ruang Serbaguna Kejaksaan Negeri Kota Bogor, kerja sama ini dilakukan oleh Senior Manager Stretegic Bisnis Unit Regional Jakarta & Banten, Enrico H Batubara, bersama dengan Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bogor, Waito Wongateleng. […]

  • Digitalisasi UMKM melalui pendampingan mahasiswa Sistem Informasi.

    Digitalisasi UMKM, Peran Mahasiswa dalam Mendorong Transformasi Bisnis

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Salsabila
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Digitalisasi UMKM menjadi kebutuhan penting bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di Indonesia. Namun, banyak pelaku usaha masih menghadapi kendala dalam mengadopsi teknologi karena keterbatasan literasi digital dan sumber daya manusia. Kondisi tersebut membuka peluang besar bagi mahasiswa Sistem Informasi untuk berkontribusi sebagai pendamping sekaligus agen perubahan dalam mendorong digitalisasi UMKM. Mahasiswa […]

  • Tercium Bau Menyengat, Warga Sukamanah Temukan Jenazah Pria di Rumah Kontrakan

    Tercium Bau Menyengat, Warga Sukamanah Temukan Jenazah Pria di Rumah Kontrakan

    • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
    • account_circle Dilan
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Warga Kampung Sukamanah, Desa Sukamanah, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, dikejutkan dengan penemuan jenazah seorang pria dalam kondisi membusuk di sebuah rumah kontrakan milik Hj. Eros (54), yang terletak di area belakang pasar pada Senin (7/4) pagi. Penemuan bermula sekitar pukul 07.30 WIB saat warga sekitar mencium bau tak sedap yang menyengat dari dalam […]

expand_less