Breaking News
light_mode
Beranda » Pendidikan » Workshop Inovatif Menggali Potensi AI untuk Meningkatkan Kualitas Proposal Hibah Penelitian dan PKM

Workshop Inovatif Menggali Potensi AI untuk Meningkatkan Kualitas Proposal Hibah Penelitian dan PKM

  • account_circle Decul
  • calendar_month Jumat, 4 Okt 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Universitas BSI Sukabumi menyelenggarakan workshop dengan tema “Pemanfaatan AI untuk Mendukung Proposal Hibah Penelitian dan PKM” pada hari Jumat (4/10), mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WIB. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan keterampilan bagi dosen dalam menyusun proposal hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (PKM) dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI).

Dalam era digital yang semakin maju, pemanfaatan AI menjadi sangat penting, terutama dalam meningkatkan kualitas proposal untuk hibah penelitian. Dosen-dosen Universitas BSI Sukabumi akan mendapatkan pengetahuan langsung dari para ahli di bidangnya, yakni Denny Pribadi, M.Kom, Agung Wibowo, ST, M.Kom, dan Rizal Amegia Saputra, M.Kom.

Denny Pribadi, yang menjadi salah satu narasumber, menjelaskan, “Workshop ini terselenggara sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan dosen dalam menyusun proposal yang tidak hanya memenuhi syarat administrasi, tetapi juga memiliki nilai inovatif yang tinggi. Kami percaya bahwa pemanfaatan AI dapat menjadi solusi untuk mencapai tujuan ini.”

Baca Juga: Semangat dan Ketekunan: Mahasiswa Judo Raih Medali di PON XXI

Pemaparan Materi Workshop AI oleh Bapak Denny Pribadi | dok. Istimewa

Pemaparan Materi Workshop AI oleh Bapak Denny Pribadi | dok. Istimewa

Tema dalam workshop ini sangat relevan dengan kebutuhan saat ini. Denny Pribadi memberikan panduan terkait hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Sementara itu, Agung Wibowo, membahas panduan Rencana Anggaran Biaya (RAB) proposal, yang merupakan elemen penting dalam setiap pengajuan hibah. Rizal Amegia Saputra, mengupas tuntas bagaimana AI dapat diintegrasikan dalam pembuatan proposal hibah, dengan contoh nyata dan aplikasi praktis.

Pemaparan Panduan RAB oleh Bapak Agung Wibowo | dok. Istimewa

Pemaparan Panduan RAB oleh Bapak Agung Wibowo | dok. Istimewa

Peserta workshop ini terdiri dari dosen-dosen Universitas BSI Sukabumi yang memiliki minat dan keterlibatan dalam penelitian serta pengabdian kepada masyarakat. Harapannya, kegiatan ini dapat memberikan dorongan kepada peserta untuk lebih aktif dalam mengajukan proposal hibah. Serta nantinya dapat meningkatkan kualitas penelitian yang ada di lingkungan universitas.

Salah satu tujuan utama dari workshop ini adalah untuk memperkuat kualitas penelitian yang dilakukan oleh dosen-dosen di Universitas BSI Sukabumi. Dalam beberapa tahun terakhir, hibah penelitian dan PKM semakin menjadi perhatian, baik dari pemerintah maupun dari lembaga swasta. Oleh karena itu, penting bagi dosen untuk memiliki kemampuan dalam menyusun proposal yang tidak hanya memenuhi kriteria, tetapi juga memiliki daya saing.

Dengan dukungan teknologi, kedepannya para peserta dapat menghasilkan proposal yang lebih baik dan sesuai dengan kebutuhan lembaga pemberi hibah. “Dengan memanfaatkan AI, kita bisa mempercepat dan mempermudah proses pembuatan proposal yang lebih tepat sasaran,” tambah Rizal Amegia Saputra.

Bapak Rizal Amegia Saputra ungkapkan kualitas proposal sangat penting untuk tingkatkan daya saing | dok. Istimewa

Bapak Rizal Amegia Saputra ungkapkan kualitas proposal sangat penting untuk tingkatkan daya saing | dok. Istimewa

Workshop ini menjadi langkah awal bagi Universitas BSI Sukabumi dalam meningkatkan kompetensi dosen dalam bidang penelitian. Melalui kolaborasi yang baik dan pemanfaatan teknologi, harapannya akan lebih banyak proposal hibah yang berhasil diajukan dan didanai, sehingga dapat berkontribusi lebih besar terhadap masyarakat.

Dengan demikian, Universitas BSI Sukabumi terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian melalui kegiatan-kegiatan yang bermanfaat seperti ini. Semoga dengan adanya workshop ini, para dosen dapat mengambil manfaat dan menerapkannya dalam praktik penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Baca Juga: Memahami Tren Bisnis 2024: Peluang Emas bagi Calon Entrepreneur

 

  • Penulis: Decul

Rekomendasi Untuk Anda

  • Semarak LKBB di Sukabumi, Ribuan Pelajar se-Jawa Barat Berkompetisi Rebut Piala Bergilir Wali Kota

    Semarak LKBB di Sukabumi, Ribuan Pelajar se-Jawa Barat Berkompetisi Rebut Piala Bergilir Wali Kota

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2024
    • account_circle Dian
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Lomba Ketangkasan Baris Berbaris (LKBB) BSI Flash 2024 sukses digelar pada Sabtu (7/9) di Universitas BSI Sukabumi, bekerja sama dengan Komunitas Pelatih Paskibra Sukabumi (Kappas). Acara yang diikuti oleh ribuan pelajar dari berbagai SMA/SMK/sederajat se-Jawa Barat ini menjadi sorotan, menarik perhatian penonton yang sangat antusias. Dalam acara tersebut, para peserta berlomba memperebutkan berbagai […]

  • Goalpara Estate Camp

    Glamping dan Ngopi Sekaligus? Nikmati Sensasi Alam dan Kopi Lokal di Sukabumi!

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Rahma Putri
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Sukabumi kembali menghadirkan destinasi wisata unik yang menyatukan dua hal istimewa: kopi lokal berkualitas dan pengalaman glamping premium di tengah alam pegunungan. Kolaborasi antara Sukha Kopi dan Goalpara Estate Camp menciptakan pengalaman yang cocok bagi pencinta kopi sekaligus pencari ketenangan. Suka Kopi: Nongkrong Asyik 24 Jam dengan Cita Rasa Premium Terletak di Jalan […]

  • Ojek Online

    Tragedi Dini Hari di Sukabumi: Driver Ojek Online Jadi Korban Pembacokan Geng Motor Misterius

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Shinta Septi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Suasana senyap di Jalan RA Kosasih, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, mendadak pecah oleh aksi kekerasan brutal pada Sabtu (10/01) dini hari. Seorang pengemudi ojek online (ojol) berinisial AN (28) menjadi korban penyerangan sekelompok geng motor saat dirinya tengah berjuang mencari nafkah. Peristiwa mencekam ini terjadi sekitar pukul 02.30 WIB di depan sebuah toko ponsel […]

  • Mentoring Administrasi 2 HIMASI Perkuat Administrasi Organisasi

    Mentoring Administrasi 2 HIMASI Perkuat Administrasi Organisasi

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Vina Agustina
    • 0Komentar

    Sukabumihitz  – Mentoring Administrasi 2 HIMASI Bahas Optimalisasi Administrasi dalam Manajemen Organisasi menjadi salah satu upaya Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi (HIMASI) untuk meningkatkan kualitas tata kelola organisasi. Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui Google Meet pada Rabu, 20 Mei 2026 ini melibatkan seluruh sekretaris departemen HIMASI sebagai peserta utama. Melalui kegiatan tersebut, HIMASI mendorong pengurus […]

  • Minuman Manis yang Lagi Hits, Benarkah Aman untuk Dikonsumsi Setiap Hari?| Sumber: pinterest

    Minuman Manis yang Lagi Hits, Benarkah Aman untuk Dikonsumsi Setiap Hari?

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Lusi Mardiana
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Tren minuman boba seperti milk tea, kopi susu gula aren, hingga es teh manis jumbo kini digemari hampir semua kalangan, bukan hanya anak muda. Rasa manis yang memikat, tampilan yang menarik, dan kemudahan mendapatkannya membuat minuman ini cepat populer. Namun, pertanyaannya: aman nggak kalau diminum setiap hari? Kandungan Gula Tinggi yang Mengintai Satu […]

  • Tak Diberi Uang Oleh Sang Ibu, Pria Asal Sukabumi Nekat Membakar Rumah

    Tak Diberi Uang Oleh Sang Ibu, Pria Asal Sukabumi Nekat Membakar Rumah

    • calendar_month Kamis, 24 Agt 2023
    • account_circle Dilan
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com – Seorang pemuda Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi nekat membakar rumah diduga karena tak dikasih uang oleh ibunya, pada Rabu (23/8). Peristiwa membakar rumah tersebut bermula saat Asep Gumelar (24 tahun), meminta sejumlah uang kepada ibunya sebesar 500 ribu. Karena permintaannya tidak terpenuhi, pemuda tersebut kemudian nekat membakar rumahnya. Adi Sukahdi (41 tahun), […]

expand_less