Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Tiga Pejabat RSUD Palabuhanratu Ditangkap atas Kasus Korupsi Insentif Nakes Covid-19

Tiga Pejabat RSUD Palabuhanratu Ditangkap atas Kasus Korupsi Insentif Nakes Covid-19

  • account_circle Redaksi Smi
  • calendar_month Jumat, 4 Okt 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Polda Jawa Barat kembali mengungkap kasus korupsi yang melibatkan penyelewengan dana insentif tenaga kesehatan (nakes) Covid-19 di RSUD Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, untuk tahun anggaran 2020 dan 2021. Kasus ini berhasil menyeret tiga tersangka baru berinisial DP, SR, dan WB, yang masing-masing memiliki peran penting dalam korupsi yang merugikan negara hingga Rp5,4 miliar.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Kombes Jules Abraham Abast menjelaskan bahwa DP, SR, dan WB menjabat sebagai Direktur, Kepala Bidang, dan Subkor RSUD Palabuhanratu. Ketiganya berkolaborasi dalam menyusun data fiktif yang mencantumkan nama-nama nakes yang tidak pernah menangani pasien Covid-19 untuk memperoleh dana insentif.

“Modus yang digunakan memasukkan nama-nama tenaga kesehatan fiktif ke dalam daftar penerima insentif Covid-19. Setelah dana cair, para pelaku meminta sebagian uang tersebut kembali,” ungkap Jules dalam keterangan persnya, Kamis (3/10/2024).

Detail Korupsi dan Kerugian Negara

Kasus ini berawal dari laporan polisi yang dilaporkan pada Juni 2022, lalu Ditreskrimsus Polda Jawa Barat mengembangkan kasus ini. DP, SR, dan WB menyusun laporan fiktif untuk mencairkan dana insentif bagi tenaga kesehatan yang menangani Covid-19. Padahal, sebagian dari mereka tidak terlibat dalam penanganan pasien Covid-19. Tersangka mengumpulkan kembali uang hasil pengajuan fiktif, lalu menggunakan untuk kepentingan pribadi dan membagikannya kepada pegawai non-nakes.

Barang Bukti

Penyidik menyita barang bukti berupa dokumen pengajuan dana insentif, surat keputusan tenaga kesehatan, dan uang tunai Rp4,8 miliar. | Sumber: Humas Polda Jabar

Hasil audit dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Jawa Barat mencatat kerugian negara mencapai Rp5,4 miliar. Sebanyak 1.300 nama diajukan sebagai penerima dana insentif, bervariasi antara Rp7 juta hingga Rp15 juta sesuai jenjang dan keahlian. Namun, sebagian besar penerima tersebut tidak berhak atas insentif karena mereka bukan tenaga kesehatan yang menangani pasien Covid-19.

“Jumlah dana yang diselewengkan cukup besar, dan kami menyita barang bukti, termasuk dokumen administrasi pengajuan dana, rekening koran, dan uang tunai Rp4,8 miliar,” tambah Jules.

Baca Juga: Aksi Brutal Geng Motor di Sukabumi, Dua Pemuda Jadi Korban Penusukan

Penyelidikan dan Sanksi Hukum

Polda Jawa Barat telah memeriksa 184 orang saksi yang diduga terlibat atau mengetahui alur penyelewengan dana ini. Saat ini, penyidik telah menyerahkan ketiga tersangka ke Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Kejati Jabar) untuk proses hukum lebih lanjut.

Para tersangka menghadapi ancaman hukuman berat. Kombes Pol Jules Abraham Abast menjelaskan hukuman penjara seumur hidup, minimal empat tahun, maksimal 20 tahun, dan denda Rp200 juta hingga Rp1 miliar. Kasus ini berkembang dari kasus sebelumnya, dengan tersangka HC yang telah divonis 4 tahun 6 bulan penjara pada 2023.

Tindak Lanjut dan Pencegahan

AKBP Maruli Pardede menyatakan kasus ini melanggar berbagai peraturan penanganan Covid-19, termasuk instruksi dari Kementerian Kesehatan. Ia juga menekankan pentingnya pengawasan yang lebih ketat terhadap penggunaan dana insentif untuk tenaga kesehatan, agar tidak lagi terjadi penyelewengan.

“Ke depannya, kami akan terus memantau dan memastikan dana yang disalurkan tepat sasaran, terutama dalam situasi krisis kesehatan seperti pandemi,” tutup Maruli.

Baca Juga: Enam Tersangka Penyerangan Pasar Cibadak Sukabumi Berhasil Ditangkap Polisi

  • Penulis: Redaksi Smi

Rekomendasi Untuk Anda

  • The WONDERfools Hadir dengan Misteri Seru dan Humor yang Menghibur

    The WONDERfools Hadir dengan Misteri Seru dan Humor yang Menghibur

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Vina Agustina
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com – The WONDERfools menjadi salah satu drama Korea terbaru yang langsung menarik perhatian sejak episode pembuka. Serial original Netflix ini menawarkan cerita yang berbeda karena memadukan misteri, aksi, komedi, dan hubungan antarkarakter dalam satu alur yang terasa segar. Sejak awal, The WONDERfools berhasil membangun rasa penasaran sehingga penonton ingin terus mengikuti setiap episodenya. Cerita […]

  • Mengenal Gaya Belajar: Temukan Metode yang Cocok untuk Kuliahmu!

    Mengenal Gaya Belajar: Temukan Metode yang Cocok untuk Kuliahmu!

    • calendar_month Selasa, 1 Apr 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Setiap mahasiswa memiliki pendekatan yang berbeda dalam memahami dan menguasai materi kuliah. Menemukan gaya belajar yang tepat mampu mendongkrak efektivitas proses belajar dan berdampak positif pada pencapaian akademik. Berikut ini adalah beberapa tipe gaya belajar beserta metode efektif dalam memaksimalkan proses belajar. 1. Gaya Belajar Visual Mahasiswa dengan gaya ini lebih mudah memahami […]

  • Menguatkan Nilai Empati untuk Generasi Berakhlak Mulia

    Menguatkan Nilai Empati untuk Generasi Berakhlak Mulia

    • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Lima mahasiswa UBSI Sukabumi menggelar sosialisasi bertema “Kemanusiaan yang Mengedepankan Nilai-Nilai Empati dalam Pendidikan Agama Islam” di SDN Cemerlang. Kegiatan berlangsung pada Jumat pagi pukul 09.00-11.00 WIB, dengan melibatkan 22 siswa kelas VI sebagai peserta utama. Sosialisasi ini menjadi bagian dari tugas akhir mata kuliah Pendidikan Agama Islam yang bertujuan menanamkan nilai empati […]

  • Tergerus Globalisasi, Mampukah Makanan Lokal Bertahan di Negeri Sendiri?

    Tergerus Globalisasi, Mampukah Makanan Lokal Bertahan di Negeri Sendiri?

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Arus globalisasi mengubah pola konsumsi masyarakat. Produk makanan global kini hadir di hampir setiap sudut kota. Restoran cepat saji, minuman kekinian, dan produk instan asing menjadi pilihan harian, terutama bagi generasi muda. Perubahan ini menempatkan makanan lokal pada posisi yang semakin terdesak. Makanan lokal sebenarnya menyimpan nilai budaya dan identitas daerah. Setiap menu […]

  • PLN Icon Plus

    PLN Icon Plus Regional Jakarta dan Banten Dorong Pendidikan Berkualitas Lewat Program TJSL Mengajar Bertema Artificial Intelligence

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – PLN Icon Plus Regional Jakarta dan Banten kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung Pendidikan Berkualitas melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Mengajar. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jum’at, 30 Januari 2026, bertempat di Aula SMK Daarul Uluum Jakarta, berlokasi di Jl. Karet Pedurenan, Karet Kuningan, Jakarta Selatan. Baca juga: PLN Icon Plus Dukung […]

  • desain responsif

    Desain Responsif: Rahasia Website yang Nyaman di Semua Perangkat

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Di era digital, pengguna mengakses website melalui berbagai perangkat seperti laptop, tablet, dan smartphone. Untuk menjaga kenyamanan tampilan, desain responsif menjadi kunci utama. Desain ini menyesuaikan elemen website secara otomatis agar konten tetap rapi dan mudah dibaca di semua ukuran layar. Website yang tidak mengikuti prinsip desain responsif sering kali membuat pengunjung frustrasi. […]

expand_less