Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Tanah Gratis dari ATR/BPN: Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Sukabumi

Tanah Gratis dari ATR/BPN: Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Sukabumi

  • account_circle Rahma Putri
  • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Pemerintah meluncurkan langkah nyata untuk mengentaskan kemiskinan. Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) akan memberikan tanah gratis kepada warga miskin di Sukabumi. Pemerintah mendorong masyarakat agar menggarap lahan tersebut menjadi pertanian produktif yang bisa meningkatkan pendapatan keluarga.

Program ini merupakan bagian dari Reforma Agraria, sebuah inisiatif besar yang dirancang untuk memperluas akses masyarakat terhadap sumber daya produktif serta memperkuat perekonomian desa.Melansir dari radarsukabumi, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menjelaskan pada bahwa program ini menjadi langkah nyata pemerintah untuk membantu masyarakat keluar dari jerat kemiskinan.

“Reforma Agraria merupakan salah satu cara memutus rantai kemiskinan. Dengan memiliki lahan, masyarakat punya peluang untuk berusaha dan meningkatkan taraf hidup,” ujar Nusron pada Jumat (7/11).

Dalam program ini, tanah yang diberikan berstatus Hak Pakai, bukan Sertifikat Hak Milik (SHM). Sementara itu, Hak Pengelolaan (HPL) tetap atas nama negara. Nusron menilai kebijakan ini sangat penting karena mencegah masyarakat memperjualbelikan tanah dan memastikan masyarakat menggunakan lahan tersebut untuk kegiatan produktif.

Baca juga: Pemerintah Luncurkan Program Magang Nasional untuk Fresh Graduate, Gaji Setara UMP

Ia menambahkan, selama dua dekade terakhir banyak penerima Reforma Agraria menjual kembali lahan yang sudah berstatus Sertipikat Hak Milik (SHM). Oleh karena itu, pemerintah ingin memastikan program kali ini berjalan lebih tepat sasaran.

Pemerintah berencana membagikan tanah di wilayah pertanian seperti Cianjur Selatan, Garut Selatan, dan Sukabumi Selatan. Nusron menegaskan, masyarakat hanya bisa mengajukan lahan di daerah pertanian, bukan di kawasan padat penduduk atau non-pertanian.

“Tanah di kawasan padat seperti Monas jelas tidak mungkin diberikan, tapi untuk lahan pertanian, insyaallah masih bisa disediakan,” jelasnya.

Program Reforma Agraria kali ini juga bertujuan agar dapat mengurangi ketimpangan penguasaan tanah di Indonesia. Menurut data ATR/BPN, kelompok ekonomi menengah ke atas masih menguasai sebagian besar lahan produktif, sementara petani kecil hanya memiliki lahan terbatas. Pemerintah berharap kebijakan redistribusi tanah ini dapat membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat kecil untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.

Dengan langkah ini, pemerintah berharap program Reforma Agraria tidak sekadar menjadi penyaluran aset, tetapi juga gerakan pemberdayaan masyarakat yang mampu menciptakan kesejahteraan secara berkelanjutan.

Baca juga: Truk Tangki Terguling Picu Kebakaran Besar di Pasir Hayam Cianjur

  • Penulis: Rahma Putri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peran Sistem Informasi Akuntansi di Masa Depan, Profesi yang Semakin Dibutuhkan di Era Digital | Sumber: Generated AI (Gemini)

    Peran Sistem Informasi Akuntansi di Masa Depan, Profesi yang Semakin Dibutuhkan di Era Digital

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Rifa Fitriyani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Perkembangan teknologi digital membawa perubahan besar dalam berbagai sektor, termasuk bidang akuntansi. Proses pencatatan keuangan saat ini telah beralih dari metode manual ke sistem yang lebih modern. Perusahaan memanfaatkan teknologi digital untuk mengolah data secara cepat, akurat, dan terintegrasi. Perubahan ini membuat Sistem Informasi Akuntansi (SIA) menjadi salah satu bidang yang memiliki prospek […]

  • Penulisan Jurnal Ilmiah

    Prokrastinasi Digital dan Ilusi ‘Menunggu Mood’: Mengupas Hambatan Mahasiswa dalam Penulisan Jurnal Ilmiah

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Shinta Septi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Dalam dunia akademik, kewajiban mempublikasikan jurnal ilmiah sering kali menjadi momok yang lebih menakutkan daripada ujian akhir itu sendiri. Fenomena “naskah abadi” yang tak kunjung selesai bukan lagi rahasia umum di kalangan mahasiswa tingkat akhir maupun dosen muda. Namun, apa sebenarnya akar masalah yang membuat kursor di layar komputer hanya berkedip tanpa melahirkan […]

  • Tarhib Ramadhan dengan tema “Ramadhan Istimewa bersama AT-Tartil”

    Tarhib Ramadhan: Memupuk Ukhuwah Menuju Ramadhan Istimewa bersama YPI AT-Tartil

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Yayasan Pendidikan Islam (YPI) AT-Tartil sukses menggelar acara Tarhib Ramadhan dengan tema “Ramadhan Istimewa bersama AT-Tartil”. Kegiatan ini berlangsung di Aula Sekolah Dasar Islam Terpadu Qur’an AT-Tartil, Gunung Puyuh, Sukabumi. Pada hari Kamis (27/02) dengan dihadiri oleh 231 guru dari 12 lembaga di bawah naungan YPI AT-Tartil, acara ini menjadi momen istimewa untuk […]

  • Kasus Bullying Anak SD di Sukabumi, Status Penyelidikan Naik Jadi Penyidikan

    Kasus Bullying Anak SD di Sukabumi, Status Penyelidikan Naik Jadi Penyidikan

    • calendar_month Rabu, 13 Des 2023
    • account_circle Dilan
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Seorang siswa SD di Kota Sukabumi menjadi korban perundungan (bullying) teman sekolahnya. Akibatnya, tangan kanan korban patah dan harus menjalani operasi di rumah sakit. Peristiwa ini terjadi pada Februari 2023 di lingkungan sekolah korban. Kepala Polres Sukabumi Kota AKBP Ari Setyawan Wibowo mengatakan, pihaknya akan menangani kasus dugaan bullying ini dengan profesional. Proses […]

  • sasakala batu jolang

    Jejak Megalitik Batu Jolang: Legenda Tatar Sunda di Kaki Gunung Salak

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle Rahma Putri
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Di balik hijaunya kaki Gunung Salak, tersimpan sebuah situs bersejarah yang penuh misteri dan nilai filosofi tinggi. Batu Jolang, atau banyak orang menyebutnya sebagai Situs Batu Kujang, menjadi saksi bisu kejayaan masa lalu yang masih memikat hingga kini. Terletak di Kampung Tenjolaya Girang, Desa Cisaat, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, tempat ini menawarkan perpaduan […]

  • Channel Edukasi

    Podcasting Akademik: Cara Mahasiswa Membuat Channel Edukasi yang Menghasilkan

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Aulia Ramadhani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Podcast telah berkembang menjadi platform edukasi yang efektif, terutama di kalangan mahasiswa. Dengan format audio yang fleksibel, mahasiswa dapat menyampaikan materi akademik secara menarik dan mudah diakses. Namun, untuk menghasilkan podcast yang berkualitas dan menguntungkan, perlu adanya perencanaan serta strategi yang matang. Tenentukan Tujuan dan Audiens Sebelum memulai, penting bagi mahasiswa untuk menetapkan […]

expand_less