Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Mengamuk di Kebun, Pria ODGJ Diduga Bunuh Wanita dengan Garpu di Sukabumi

Mengamuk di Kebun, Pria ODGJ Diduga Bunuh Wanita dengan Garpu di Sukabumi

  • account_circle Dilan
  • calendar_month Senin, 26 Agt 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Seorang ibu rumah tangga meninggal dunia usai diserang orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang ngamuk di Kampung Gunung Hiur, Desa Bantarsari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (25/8).

Mengutip dari sukabumiupdate.com, insiden ini mengakibatkan dua korban. Korban pertama, seorang wanita, meninggal dunia di tempat kejadian, sementara seorang pria lainnya mengalami luka-luka namun selamat.

Kepala Desa Tegallega Fuad Abdul Latif mengatakan bahwa pelaku berasal dari Desa Tegallega, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi. Pada November 2023, ia juga pernah membuat keributan dengan membakar rumahnya sendiri, yang kemudian membawanya ke RS Marzoeki Mahdi Bogor untuk perawatan medis.

“Dulu pernah mengamuk, membakar rumahnya, dibawa ke RS Marzoeki Mahdi Bogor. Setelah sembuh, dia pindah ke Kampung Gunung Hiur, Desa Bantarsari, Kecamatan Pabuaran (bersama orang tuanya). Tadi kami menerima informasi dari bhabinkamtibmas, dia mengamuk (lagi) dan mengakibatkan korban jiwa. Saat ini sudah berada di Polsek Lengkong dan masih mengamuk,” ujar Fuad.

Beredar kabar bahwa pelaku kembali mengamuk di rumahnya di Kampung Gunung Hiur, Desa Bantarsari, pada Sabtu ini, dan terlibat cekcok dengan seorang pria. Setelah itu, pelaku menuju ke kebun dan bertemu dengan korban wanita yang sedang membawa garpu. Pelaku kemudian merebut garpu tersebut dan menyerang korban dengan benda tersebut.

“Informasinya dia menggunakan garuk, semacam garpu, menganiaya warga,” ungkapnya.

Baca juga: Mahasiswa Sukabumi Tuntut Keadilan, Suara Tuntutan Menggema Hingga Malam

Kepala Puskesmas Pabuaran, Sudira Efendi, menyatakan mendapat informasi mengenai kematian warga Kampung Gunung Hiur akibat ulah pelaku sekitar pukul 14.57 WIB. Dugaan penyerangan atau pembacokan diduga terjadi beberapa jam sebelumnya, yakni sekitar pukul 11.30 WIB.

“Ada dua korban, satu perempuan dan satu laki-laki. Korban meninggal adalah yang perempuan. Tadi telah kami cek ke lokasi bersama tim kesehatan PKM Pabuaran,” ujar Sudira.

Sudira juga mengungkapkan bahwa korban yang selamat dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Puskesmas Lengkong.

“Terkait kronologinya kami tidak tahu. Namun yang pasti laki-laki (korban). Informasi dari tim kesehatan PKM Pabuaran yang berkoordinasi dengan PKM Lengkong, korban sudah pulang ke rumahnya,” katanya.

Dewi Aprilia, Kepala Puskesmas Lengkong, menyebutkan bahwa korban selamat mengalami luka yang memerlukan jahitan. Meskipun sempat petugas sarankan untuk menjalani rawat inap, korban memilih untuk pulang ke rumahnya.

“Tadinya kami suruh rawat inap, namun menolak dan pulang ke rumahnya,” ungkapnya.

Baca juga: GAK TEGA LIHATNYA‼️Detik-detik ojol vs angkot di Sukabumi 😱

  • Penulis: Dilan

Rekomendasi Untuk Anda

  • mahasiswa baru

    Peraih Emas Porprov Kalbar, Dava Febrian Resmi Jadi Mahasiswa Baru UBSI Kampus Pontianak

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Nana
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Kehadiran mahasiswa baru selalu menjadi momen berharga bagi kampus, terutama jika mereka datang dengan rekam jejak prestasi gemilang. Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Pontianak kini menyambut Dava Febrian, atlet futsal yang berhasil meraih medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Barat. Dava, lulusan SMAN 11 Pontianak, aktif menorehkan prestasi di dunia […]

  • Manfaat Matcha untuk Kesehatan Energi Tenang dan Segudang Keunggulan

    Manfaat Matcha untuk Kesehatan Energi Tenang dan Segudang Keunggulan

    • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
    • account_circle Ina haryani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Matcha, serbuk teh hijau asal Jepang yang dikenal sejak berabad-abad lalu, kini semakin populer di berbagai penjuru dunia, termasuk Indonesia. Orang-orang menyukai matcha bukan hanya karena warna hijaunya yang menarik atau rasanya yang khas, tetapi juga karena berbagai manfaat kesehatannya yang dibuktikan oleh penelitian ilmiah terkini. Manfaat utama yang layak diketahui: 1. Antioksidan […]

  • Ilustrasi Pria terkena sambaran petir ketika bermain handphone di pantai

    Pria di Sukabumi Meninggal Akibat Sambaran Petir Saat Teleponan

    • calendar_month Kamis, 13 Jun 2024
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Sebuah peristiwa tragis terjadi di Kampung Kokoncong, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, ketika petir menyambar Risman (31), seorang pria yang akhirnya meninggal dunia. Kejadian naas ini berlangsung pada Rabu (12/6) sekitar pukul 15.30 WIB saat cuaca buruk melanda area tersebut. Menurut keterangan Kapolsek Ciemas, IPTU Azhar Sunandar, saat itu cuaca di Sukabumi […]

  • Entrepreneur Fair UBSI

    Entrepreneur Fair 2025 UBSI Sukabumi Resmi Digelar! Dorong Jiwa Wirausaha Mahasiswa

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Shinta Septi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Kota Sukabumi resmi menggelar Entrepreneur Fair 2025 pada Rabu, (17/12). Kegiatan ini sebagai Day 1 dalam rangkaian acara Entrepreneur Fair UBSI Kampus Sukabumi yang berlangsung selama dua hari berturut-turut. UBSI Dorong Jiwa Kewirausahaan Mahasiswa Melalui Entrepreneur Fair 2025 Sebagai kampus yang berkomitmen mencetak lulusan kreatif dan berdaya saing, […]

  • Berwirausaha Sejak Dini: Langkah Cerdas Mahasiswa untuk Membangun Masa Depan

    Berwirausaha Sejak Dini: Langkah Cerdas Mahasiswa untuk Membangun Masa Depan

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Berwirausaha sejak dini merupakan langkah strategis bagi mahasiswa untuk mengembangkan diri dan mempersiapkan masa depan yang lebih mandiri. Ir. Dini Silvi Purnia, dosen sekaligus Koordinator BSI Entrepreneur Center di Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Tasikmalaya, menekankan pentingnya memulai wirausaha selama masa kuliah. Alasan Mengapa Mahasiswa Perlu Memulai Wirausaha Berikut adalah beberapa alasan […]

  • Fenomena Curhat Digital dengan ChatGPT

    Fenomena Curhat Digital dengan ChatGPT di Tengah Krisis Kesehatan Mental

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Aulia Ramadhani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Kesehatan mental menghadapi tantangan besar di era serba cepat. Tuntutan pekerjaan, tekanan akademik, hingga perbandingan sosial di media digital menekan banyak orang. Kondisi ini memicu meningkatnya stres, kecemasan, bahkan depresi. Masalah tersebut berkembang serius ketika tidak ada ruang aman untuk berbagi atau akses mudah ke layanan profesional. Di tengah situasi itu, banyak orang […]

expand_less