Mahasiswa Sains Data UNM Torehkan Prestasi dan Pengalaman Profesional di Bidang AI
- account_circle Redaksi
- calendar_month 53 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Mahasiswa Sains Data UNM Torehkan Prestasi dan Pengalaman Profesional di Bidang AI | Doc: Istimewa
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sukabumihitz.com, Jakarta – Abira Wisnunggal, mahasiswa tingkat akhir Program Studi (Prodi) Sains Data Universitas Nusa Mandiri (UNM), terus mengembangkan kompetensinya di bidang Artificial Intelligence (AI). Ia membangun pengalaman profesional melalui perkuliahan, proyek teknologi, kompetisi, hingga program magang di sejumlah instansi.
Sebagai Kampus Digital Bisnis, UNM mendorong mahasiswa untuk menguasai keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri. Salah satu upaya tersebut hadir melalui Internship Experience Program (IEP) 3+1. Program ini membantu mahasiswa menghubungkan pengetahuan akademik dengan praktik kerja secara langsung.
Dalam perjalanan profesionalnya, Abira pernah mengembangkan Research Intelligence berbasis data bibliometrik di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Ia juga menjalani peran sebagai Machine Learning Engineer Intern di Nawatech. Selain itu, Abira mengerjakan berbagai proyek riset pengolahan data bersama GAO TEK Inc. dan Home Credit Indonesia.
Raih Prestasi melalui Kompetisi dan Pengalaman Praktis
Abira juga menunjukkan kemampuannya melalui sejumlah kompetisi akademik. Ia meraih medali perunggu dalam ajang PeDaS x APTIKOM 2025. Selain itu, ia berhasil membawa timnya masuk ke dalam 160 tim teratas pada kompetisi Satria Data tingkat nasional.
Berbagai pengalaman tersebut memperkaya pemahaman Abira tentang penerapan AI dalam menyelesaikan persoalan nyata. Ia tidak hanya mempelajari teori di bangku kuliah, tetapi juga mengasah kemampuan analisis data, pengembangan model, dan kolaborasi dalam tim.
Abira membagikan pengalamannya saat menerapkan ilmu AI untuk mendukung proyek bisnis nyata. Ia menilai pengalaman magang memberinya ruang untuk menguji pengetahuan akademik sekaligus memahami kebutuhan industri.
“Pengalaman magang memberikan saya kesempatan menerapkan ilmu ke dalam proyek nyata. Mengembangkan solusi AI bukan hanya membuat model, tetapi memahami masalah, mengolah data, dan bekerja sama dalam tim,” katanya dalam rilis yang diterima pada Senin (26/10).
Dorong Mahasiswa Terus Mengembangkan Kompetensi
Abira turut membagikan pesan bagi mahasiswa yang ingin membangun karier di bidang teknologi. Ia mendorong mahasiswa untuk memulai dari langkah sederhana, membangun proyek, mengikuti kompetisi, dan memanfaatkan peluang magang. Menurutnya, konsistensi serta kemauan untuk terus meningkatkan kemampuan menjadi kunci dalam proses pengembangan diri.
Perjalanan Abira menunjukkan bahwa mahasiswa dapat memperluas kompetensi melalui pengalaman di luar ruang kelas. Proyek, kompetisi, dan program magang memberinya kesempatan untuk menguji pengetahuan sekaligus memahami tantangan profesional.
Pengalaman tersebut juga memperlihatkan pentingnya kesiapan mahasiswa dalam menghadapi perkembangan teknologi digital. Melalui eksplorasi dan praktik langsung, mahasiswa dapat membangun keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri.
Kisah Abira diharapkan mampu memotivasi mahasiswa UNM lainnya untuk terus belajar, mengembangkan kemampuan di bidang teknologi, dan meraih prestasi. Dengan memadukan pembelajaran akademik serta pengalaman praktis, mahasiswa dapat mempersiapkan diri menghadapi tantangan karier di era transformasi digital.
- Penulis: Redaksi
- Editor: Aulia Akhira
